Keterangan Foto:
Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Paguyangan Bambang Supriyadi,saat menyampaikan testimoni dukungan kepada Bapak Asrofi sebagai calon Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes pada Muscab IV 2026,Kamis (16/7/2026)
BREBES,GarudaXpose.com//-Peta politik internal Partai Demokrat Kabupaten Brebes mengerucut tajam. Di tengah konsolidasi menuju Musyawarah Cabang (Muscab), PAC Paguyangan mengambil sikap paling frontal dan tanpa kompromi.
Salam Demokrat! Siap, Setia, Jaya, Jaya, Jaya!
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan nada lantang, Ketua PAC Paguyangan, Bambang Supriyadi, mendeklarasikan dukungan penuh, solid, dan mutlak kepada Asrofi untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes.
Pernyataan yang disampaikan Kamis, 16 Juli 2026 ini bukan sekadar dukungan seremonial. Ini adalah sinyal perlawanan terhadap wacana perubahan yang dinilai prematur dan bentuk pengawalan terhadap keberlanjutan partai.
“Atas nama PAC Paguyangan, saya Bambang Supriyadi, menyatakan dukungan penuh terhadap Bapak Asrofi guna melanjutkan menjadi Ketua DPC Kabupaten Brebes,” tegas Bambang.
Alasannya tajam dan terukur: keberlanjutan dan kejayaan.
Menurut Bambang, Demokrat Brebes tidak butuh eksperimen. Di bawah komando Asrofi, mesin partai terbukti hidup, bergerak, dan menopang kemaslahatan masyarakat secara berkelanjutan. Jejak organisasi dan kerja nyata Asrofi dinilai menjadi fondasi yang tidak bisa dihapus oleh narasi-narasi sesaat.
“Telah terbukti. Beberapa organisasi yang dipimpin Pak Asrofi selalu mendukung dan menopang guna kemaslahatan masyarakat Demokrat yang berkelanjutan. Ini fakta, bukan retorika. Untuk itulah Demokrat harus berjaya di Kabupaten Brebes dan seterusnya, dan itu hanya bisa dilanjutkan oleh beliau,” tandasnya.
Deklarasi dari Paguyangan ini menjadi krusial. Sebagai salah satu PAC dengan militansi tinggi di wilayah selatan Brebes, sikap Paguyangan diyakini akan menjadi efek domino yang mengunci dukungan PAC-PAC lain.
Pesan Bambang jelas: Demokrat Brebes butuh nahkoda yang sudah teruji badai, bukan yang baru belajar membaca kompas.
Bukan Figur Karbitan, Asrofi Adalah Simpul Kekuatan
Lebih jauh, Bambang membedah alasan ideologis di balik dukungan tersebut. Menurutnya, Asrofi bukan figur karbitan yang muncul menjelang Muscab. Ia adalah simpul kekuatan yang merajut PAC, Ranting, dan Anak Ranting saat partai dalam kondisi paling sulit sekalipun.
Kepemimpinannya dinilai berhasil menjaga marwah partai tetap tegak lurus pada garis perjuangan Ketua Umum AHY, sekaligus menjaga jarak dari politik transaksional yang merusak soliditas kader.
“Apa yang dibangun Pak Asrofi bukan pencitraan lima tahunan. Beliau hadir di tengah masyarakat, organisasi kepemudaan, keagamaan, hingga sosial kemasyarakatan. Inilah modal sosial yang tidak dimiliki calon lain. Demokrat Brebes butuh pemimpin yang dicintai rakyat, bukan hanya dikenal pengurus,” kritiknya tajam.
Bambang menambahkan, di tangan Asrofi, Partai Demokrat di Brebes kembali menemukan jati dirinya sebagai partai yang peduli dan memberi solusi, bukan partai yang hanya sibuk berkonflik internal.
Seruan Konsolidasi Total dan Peringatan Keras
Menutup pernyataannya, Bambang Supriyadi tidak hanya menyatakan dukungan, tetapi juga menyerukan konsolidasi total. Ia menginstruksikan seluruh kader, simpatisan, dan struktural PAC Paguyangan dari tingkat desa hingga dusun untuk merapatkan barisan, satu komando memenangkan Asrofi.
Ia juga memberi peringatan keras bagi upaya-upaya pecah belah yang mencoba mengganggu soliditas Demokrat Brebes dengan iming-iming dan manuver pragmatis.
“Bagi kami di Paguyangan, loyalitas itu bukan kata-kata. Loyalitas itu tindakan. Kami sudah mengunci sikap. Tidak ada tawar-menawar. Tidak ada dua kaki. Kami di Paguyangan berdiri tegak lurus di belakang Bapak Asrofi,” pungkasnya dengan suara bergetar penuh semangat.
“Terima kasih, salam kami dari PAC Paguyangan. Demokrat, Jaya, Jaya, Jaya! Merdeka!”***
(4905)









