“Sikat Total!” Banjarharjo Patok Asrofi Calon Tunggal DPC Demokrat Brebes: Gas Pol Rebut Kembali Suara Rakyat

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Pengurus PAC Partai Demokrat Kecamatan Banjarharjo,Wagio ,saat menyampaikan testimoni dukungan kepada Bapak Asrofi sebagai calon Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes pada Muscab IV 2026,Rabu (15/7/2026)

BREBES,GarudaXpose.com//– Gendang Musyawarah Cabang (Muscab) IV Partai Demokrat 2026 ditabuh lebih kencang dari Banjarharjo. Pengurus Partai Demokrat Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Wagio  pasang badan tanpa kompromi: mengunci nama Bapak Asrofi sebagai calon tunggal Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes. Istilah yang mereka pakai singkat, tajam, dan tak bisa dinego: “sikat total!”

Pernyataan sikap itu dilempar ke publik pada Rabu, 15 Juli 2026. Bukan sekadar dukungan, tapi testimoni politik yang sengaja dibaca keras-keras jelang Muscab IV DPD Partai Demokrat Jawa Tengah. Daftar nama hanya berisi satu baris. Asrofi. Titik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sebagai pengurus Partai Demokrat Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, sudah mengatakan sikat untuk memilih calon DPC Kabupaten Brebes, Bapak Asrofi, untuk menjadi calon tunggal,” ujar juru bicara pengurus. Suaranya bulat, tak ada celah keraguan.

Figur Petarung, Bukan Pemain Baru
Ditanya mengapa Asrofi, Banjarharjo menjawab tanpa tedeng aling-aling. “Kenapa harus Bapak Asrofi? Karena Bapak Asrofi seorang laki-laki, seorang figur yang sangat luar biasa menurut kami. Dan kebijakannya pun sudah kita mengetahuinya selama ini,”

Sudah kita ketahui kebijakannya” jadi amunisi utama. Artinya, Asrofi bukan figur karbitan. Ia dibingkai sebagai petarung yang paham seluk-beluk lapangan Brebes, bukan pemimpin coba-coba yang baru belajar pasang baliho.

Suara Demokrat Melorot Sejak 2024
Banjarharjo tak main aman. Mereka buka rapor partai di depan publik. “Intinya, selama ini dari 2024, Demokrat itu makin menurun suaranya,” akunya.

Kalimat itu lebih dari sekadar pengakuan. Itu tamparan. Dua tahun terakhir disebut jadi masa kelam elektoral Demokrat di Brebes. Karena itu, Muscab IV 2026 ditempatkan sebagai titik balik. Bukan sekadar ganti ketua, tapi ganti mesin.

Target yang dipasang pun tak main-main. “Mudah-mudahan dengan DPC Bapak Asrofi, Demokrat semakin meningkat tinggi suaranya. Dan menjadi partai terbesar di negara Indonesia,” sambung pernyataan itu. Ambisinya jelas: dari papan tengah, langsung bidik puncak klasemen.

Kunci Aklamasi Sejak Dini
Manuver Banjarharjo membaca arah angin. Dengan mendeklarasikan “calon tunggal”, mereka berupaya menutup ruang manuver figur lain. Ini operasi politik: jika 16 kecamatan lain ikut, maka Muscab Brebes selesai sebelum dimulai. Aklamasi jadi harga mati.

Dukungan itu lantas disegel dengan yel-yel penuh tekanan: “Bapak Asrofi… Yes! Yes!”

Akankah Banjarharjo Jadi Episentrum?
Muscab IV DPD Demokrat Jateng bakal merombak total peta DPC se-provinsi. Langkah Banjarharjo adalah bidak pertama yang maju. Pertanyaannya kini sederhana: apakah PAC lain akan merapat dan mengunci aklamasi, atau justru muncul poros penantang yang menolak skenario “satu nama”?

Yang tak bisa dibantah: Demokrat Brebes menolak jalan di tempat. Trauma 2024 memaksa mereka all-in. Pilihannya cuma dua di atas meja: tancap gas bersama Asrofi, atau kehilangan momentum lagi.

Asrofi kini bukan sekadar nama. Ia adalah taruhan politik Demokrat Brebes untuk merebut kembali suara rakyat yang sempat lepas.

Muscab tinggal menghitung hari. Arah Brebes kini menunggu sikap kecamatan lain, pungkasnya.**”

(4905)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi I DPRD Banyuwangi Acungi Jempol Kinerja Lapas Banyuwangi Gagalkan Berbagai Modus Penyelundupan Narkoba
Tegaskan Asrofi Pemersatu Kader, Ziyan Titip Pesan: Jadikan Demokrat Rumah Besar Anak Muda, Bukan Sekadar Obyek Kampanye
Tegaskan Asrofi Pemersatu Kader, Ziyan Titip Pesan: Jadikan Demokrat Rumah Besar Anak Muda, Bukan Sekadar Obyek Kampanye BREBES,GarudaXpose.com//– Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes Tahun 2026 yang dipusatkan di Kantor DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Semarang, pada Rabu, 15 Juli 2026, menjadi panggung konsolidasi penting bagi masa depan partai berlambang bintang mercy di wilayah Pantura. Di tengah forum tertinggi di tingkat kabupaten tersebut, dukungan moril dan politik yang tegas datang dari Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Kecamatan Brebes, Ziyan Basyarah Mansyur, S.Kom., M.M. Secara terbuka, Ziyan menyatakan sikap dan arah dukungannya kepada Bapak Asrofi sebagai calon Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes yang dinilai paling layak untuk menakhodai partai ke depan. Dukungan ini, menurut Ziyan, lahir dari penilaian objektif atas kebutuhan organisasi, bukan sekadar kedekatan personal. Brebes sebagai salah satu DPC dengan struktur kader terbesar di Jawa Tengah membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki jiwa pengayom. “Saya menilai Bapak Asrofi mampu memimpin dan menyatukan seluruh kader, kemudian membangun semangat kebersamaan dan membawa Partai Demokrat semakin dekat dengan masyarakat,” tegas Ziyan saat ditemui di sela-sela Muscab. Pernyataan itu menggambarkan harapan besar agar di bawah kepemimpinan baru nanti, tidak ada lagi sekat antara pengurus DPC, PAC, Ranting hingga Anak Ranting. Semua harus melebur dalam satu semangat kebersamaan untuk merebut kembali hati masyarakat. Sebagai Ketua PAC Kecamatan Brebes yang juga datang dari kalangan akademisi dan kader muda, Ziyan membawa warna berbeda dalam Muscab kali ini. Ia menyuarakan aspirasi yang selama ini mungkin terpendam di kalangan generasi muda Demokrat. Ia menegaskan, Partai Demokrat harus bertransformasi menjadi partai yang modern, terbuka, dan menjadi rumah yang nyaman bagi anak muda Brebes untuk berpolitik dan berkarya. “Harapan saya sebagai kader muda Partai Demokrat, tentunya ingin Partai Demokrat kedepannya mampu menjadi rumah bagi generasi muda. Anak-anak muda tidak hanya menjadi obyek kampanye, tetapi harus dilibatkan dan diarahkan dalam kegiatan sosial dan pelatihan kepemimpinan,” ungkap Ziyan dengan penuh penekanan. Menurutnya, pelibatan anak muda tidak boleh bersifat seremonial. Mereka harus diberi ruang nyata dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi kreatif, hingga pendidikan politik dan pelatihan kepemimpinan yang berkelanjutan. Dari sanalah, Demokrat akan menemukan energi baru untuk menyongsong Pemilu 2029. Di tengah persaingan yang dinamis antar calon, Ziyan justru tampil sebagai penyejuk. Ia mengingatkan bahwa Muscab adalah pesta demokrasi internal untuk memperkuat partai, bukan untuk menciptakan perpecahan yang justru akan merugikan partai itu sendiri. Ia mengajak semua pihak untuk menjunjung tinggi sportivitas dan etika berorganisasi. “Mari kita jadikan Muscab ini sebagai momentum persatuan bukan perpecahan. Siapapun nantinya yang akan terpilih sebagai Ketua DPC Partai Demokrat merupakan bagian keluarga besar Partai Demokrat,” ujarnya. Pesan persatuan ini menjadi sangat relevan, mengingat soliditas menjadi kunci utama untuk membawa Partai Demokrat kembali menjadi partai yang diperhitungkan dan dicintai di Kabupaten Brebes. Soliditas di internal, kedekatan di eksternal. Itulah formula yang ia tawarkan. Menutup pernyataannya, Ziyan Basyarah Mansyur mengajak seluruh kekuatan struktural partai, mulai dari PAC se-Kabupaten Brebes, para Ketua Ranting, hingga seluruh simpatisan, untuk tidak ragu dan bersama-sama memberikan amanah kepada Bapak Asrofi. Ajakan ini menjadi penegas bahwa gerbong kader muda dan akar rumput di Kecamatan Brebes telah satu suara. “Saya mengajak kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk memberikan dukungan kepada Bapak Asrofi untuk menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes menuju Partai Demokrat yang semakin maju, semakin solid dan semakin dicintai masyarakat,” pungkasnya.*** (4905)
MUSCAB IV MEMANAS: PAC DEMOKRAT SALEM BULAT DUKUNG ASROFI PIMPIN DPC BREBES
GEBRAKAN PAC KETANGGUNGAN! Andi: “Demokrat Brebes Terjun Bebas, Asrofi Satu-satunya Jalan Keluar — Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?!”
MANUVER POLITIK LOSARI: PAC DEMOKRAT TEGASKAN ASROFI PILIHAN TERBAIK PIMPIN DPC BREBES 2026
Konsolidasi Total, Ketua DPC PDI-P Brebes Instruksikan PAC Ranting dan Anak Ranting Solid di 2029 Nanti
Wapres Kunjungi TPI Muncar, Dengarkan Aspirasi Nelayan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:15 WIB

Komisi I DPRD Banyuwangi Acungi Jempol Kinerja Lapas Banyuwangi Gagalkan Berbagai Modus Penyelundupan Narkoba

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:53 WIB

Tegaskan Asrofi Pemersatu Kader, Ziyan Titip Pesan: Jadikan Demokrat Rumah Besar Anak Muda, Bukan Sekadar Obyek Kampanye

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:42 WIB

Tegaskan Asrofi Pemersatu Kader, Ziyan Titip Pesan: Jadikan Demokrat Rumah Besar Anak Muda, Bukan Sekadar Obyek Kampanye BREBES,GarudaXpose.com//– Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes Tahun 2026 yang dipusatkan di Kantor DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Semarang, pada Rabu, 15 Juli 2026, menjadi panggung konsolidasi penting bagi masa depan partai berlambang bintang mercy di wilayah Pantura. Di tengah forum tertinggi di tingkat kabupaten tersebut, dukungan moril dan politik yang tegas datang dari Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Kecamatan Brebes, Ziyan Basyarah Mansyur, S.Kom., M.M. Secara terbuka, Ziyan menyatakan sikap dan arah dukungannya kepada Bapak Asrofi sebagai calon Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes yang dinilai paling layak untuk menakhodai partai ke depan. Dukungan ini, menurut Ziyan, lahir dari penilaian objektif atas kebutuhan organisasi, bukan sekadar kedekatan personal. Brebes sebagai salah satu DPC dengan struktur kader terbesar di Jawa Tengah membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki jiwa pengayom. “Saya menilai Bapak Asrofi mampu memimpin dan menyatukan seluruh kader, kemudian membangun semangat kebersamaan dan membawa Partai Demokrat semakin dekat dengan masyarakat,” tegas Ziyan saat ditemui di sela-sela Muscab. Pernyataan itu menggambarkan harapan besar agar di bawah kepemimpinan baru nanti, tidak ada lagi sekat antara pengurus DPC, PAC, Ranting hingga Anak Ranting. Semua harus melebur dalam satu semangat kebersamaan untuk merebut kembali hati masyarakat. Sebagai Ketua PAC Kecamatan Brebes yang juga datang dari kalangan akademisi dan kader muda, Ziyan membawa warna berbeda dalam Muscab kali ini. Ia menyuarakan aspirasi yang selama ini mungkin terpendam di kalangan generasi muda Demokrat. Ia menegaskan, Partai Demokrat harus bertransformasi menjadi partai yang modern, terbuka, dan menjadi rumah yang nyaman bagi anak muda Brebes untuk berpolitik dan berkarya. “Harapan saya sebagai kader muda Partai Demokrat, tentunya ingin Partai Demokrat kedepannya mampu menjadi rumah bagi generasi muda. Anak-anak muda tidak hanya menjadi obyek kampanye, tetapi harus dilibatkan dan diarahkan dalam kegiatan sosial dan pelatihan kepemimpinan,” ungkap Ziyan dengan penuh penekanan. Menurutnya, pelibatan anak muda tidak boleh bersifat seremonial. Mereka harus diberi ruang nyata dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi kreatif, hingga pendidikan politik dan pelatihan kepemimpinan yang berkelanjutan. Dari sanalah, Demokrat akan menemukan energi baru untuk menyongsong Pemilu 2029. Di tengah persaingan yang dinamis antar calon, Ziyan justru tampil sebagai penyejuk. Ia mengingatkan bahwa Muscab adalah pesta demokrasi internal untuk memperkuat partai, bukan untuk menciptakan perpecahan yang justru akan merugikan partai itu sendiri. Ia mengajak semua pihak untuk menjunjung tinggi sportivitas dan etika berorganisasi. “Mari kita jadikan Muscab ini sebagai momentum persatuan bukan perpecahan. Siapapun nantinya yang akan terpilih sebagai Ketua DPC Partai Demokrat merupakan bagian keluarga besar Partai Demokrat,” ujarnya. Pesan persatuan ini menjadi sangat relevan, mengingat soliditas menjadi kunci utama untuk membawa Partai Demokrat kembali menjadi partai yang diperhitungkan dan dicintai di Kabupaten Brebes. Soliditas di internal, kedekatan di eksternal. Itulah formula yang ia tawarkan. Menutup pernyataannya, Ziyan Basyarah Mansyur mengajak seluruh kekuatan struktural partai, mulai dari PAC se-Kabupaten Brebes, para Ketua Ranting, hingga seluruh simpatisan, untuk tidak ragu dan bersama-sama memberikan amanah kepada Bapak Asrofi. Ajakan ini menjadi penegas bahwa gerbong kader muda dan akar rumput di Kecamatan Brebes telah satu suara. “Saya mengajak kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk memberikan dukungan kepada Bapak Asrofi untuk menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes menuju Partai Demokrat yang semakin maju, semakin solid dan semakin dicintai masyarakat,” pungkasnya.*** (4905)

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:38 WIB

“Sikat Total!” Banjarharjo Patok Asrofi Calon Tunggal DPC Demokrat Brebes: Gas Pol Rebut Kembali Suara Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:32 WIB

MUSCAB IV MEMANAS: PAC DEMOKRAT SALEM BULAT DUKUNG ASROFI PIMPIN DPC BREBES

Berita Terbaru

Daerah

Rangkaian BEC 2026 Banyuwangi gelar Berbagai event seru

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:35 WIB