Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Meninggalnya Deteni WNA Australia Di Ruang Detensi Saat Menunggu Proses Deportasi

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garudaxpose.com | Bali – Kantor Imigrasi Ngurah Rai menyampaikan bahwa seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia berinisial CJMH (39), yang tengah menjalani proses detensi keimigrasian, meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026 malam. Yang bersangkutan sempat mendapat penanganan medis darurat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Penanganan terhadap yang bersangkutan bermula dari tindak lanjut aduan masyarakat pada akhir Maret 2026 terkait dugaan penyalahgunaan izin tinggal. Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan dan beberapa kali undangan klarifikasi, hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa yang bersangkutan terbukti melakukan penyalahgunaan izin tinggal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski telah diberikan kesempatan berulang kali untuk menyelesaikan proses keimigrasiannya secara kooperatif, yang bersangkutan berulang kali tidak memenuhi undangan resmi dari petugas. Pada Jumat, 10 Juli 2026, tim melakukan penjemputan di kediaman yang bersangkutan di wilayah Jimbaran, Kuta Selatan, didampingi unsur Banjar setempat, sebelum kemudian ditempatkan di ruang detensi Kantor Imigrasi Ngurah Rai guna menunggu proses pendeportasian.

Pada sore hari yang sama, petugas piket melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap kondisi deteni di ruangannya. Dalam pemantauan berkala berikutnya melalui kamera pengawas (CCTV), petugas mendapati kejanggalan pada posisi deteni yang tidak menunjukkan pergerakan dalam waktu cukup lama di dalam toilet.

Petugas segera mendatangi lokasi dan menemukan deteni dalam kondisi tidak sadarkan diri. Petugas langsung melakukan pemeriksaan tanda vital, memberikan pertolongan pertama termasuk bantuan oksigen, serta berkoordinasi dengan rumah sakit terdekat untuk pengiriman ambulans.

Tim medis yang tiba di lokasi melakukan penanganan awal sebelum membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit Umum Bali Jimbaran untuk perawatan lebih intensif. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia. Hasil pemeriksaan awal pihak rumah sakit turut mencatat dugaan serangan jantung sebagai faktor pada saat kejadian.

Kantor Imigrasi Ngurah Rai segera berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Badung dan Kepolisian Sektor Kuta Selatan, yang selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Proses investigasi lebih lanjut terkait penyebab kematian menjadi kewenangan pihak kepolisian dan rumah sakit terkait.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam – dalamnya atas meninggalnya yang bersangkutan kepada pihak keluarga. Beliau menegaskan bahwa pihaknya menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses penindakan keimigrasian, termasuk dalam insiden ini.

Petugas piket telah menjalankan prosedur pengawasan rutin sesuai standar, dan begitu terdeteksi kejanggalan melalui CCTV, respons dan pertolongan pertama segera dilakukan. Pihaknya menegaskan komitmen untuk terus berkoordinasi dengan otoritas terkait, termasuk pihak Kepolisian, rumah sakit dan perwakilan Pemerintah Australia, guna memastikan proses lebih lanjut berjalan sesuai prosedur yang berlaku. @ (suriasih) 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Inflasi 2026, Sekda Padang Lawas Ikuti Rakor Nasional Bahas Lonjakan Harga Ikan Segar
Warga Dugaan Gangguan Jiwa Lempar Kaca Rumah di Paluta, Diamankan Satpol PP Namun Belum Ada Penjemputan
Tema Kacatri Pelukis Made Wiradana Menunjukkan Karya Yang Tidak Biasa
Rutan Kelas I Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Coffee Morning Bersama Sobat Media
Kisah Pengabdian Bu Neti:Guru Paruh Waktu di Lebak Wafat Setelah 17 Tahun Mengajar
“KPK Ayam Sayur? Ketika Kejaksaan dan Kepolisian Saling Bidik, Siapa Menjaga Integritas Penegakan Hukum Negeri Ini !”.
Camat Lingga Bayu Imbau Warga Waspada Buaya Usai Insiden Tragis di Sungai Tapus
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Ngurah Rai Gandeng Gojek Untuk Inovasi Pengantaran Paspor

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:24 WIB

Tekan Inflasi 2026, Sekda Padang Lawas Ikuti Rakor Nasional Bahas Lonjakan Harga Ikan Segar

Senin, 13 Juli 2026 - 12:56 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Meninggalnya Deteni WNA Australia Di Ruang Detensi Saat Menunggu Proses Deportasi

Senin, 13 Juli 2026 - 09:35 WIB

Warga Dugaan Gangguan Jiwa Lempar Kaca Rumah di Paluta, Diamankan Satpol PP Namun Belum Ada Penjemputan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:16 WIB

Tema Kacatri Pelukis Made Wiradana Menunjukkan Karya Yang Tidak Biasa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:58 WIB

Rutan Kelas I Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Coffee Morning Bersama Sobat Media

Berita Terbaru