Ipuk Lantik 52 Pejabat Pemkab Banyuwangi, Penguatan Kelembagaan Jadi Fokus

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com|BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 52 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas, di lingkungan Pemkab Banyuwangi, di area Pasar Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Senin (18/5/2026).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik hari ini adalah Alfian sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, sebelumnya ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan. Sedangkan Dwi Handayani dirotasi sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH).

 

Selain juga dilantik Nanin Oktaviantie sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD). Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro & Perdagangan.

 

Selain itu, Ipuk juga melantik sejumlah Camat. Antara lain Abdur Rachman sebagai Camat Giri, Ahmad Subhan sebagai Camat Srono, Satrio sebagai Camat Songgon, Bambang Suryono Camat Gambiran, Sudharto Setyo Camat Purwoharjo dan Khoirul Hidayat Camat Genteng.

 

Dalam kesempatan itu, Ipuk menyampaikanrotasi jabatan ini dilakukan untuk penguatan kelembagaan agar mencapai kinerja yang terbaik. “Saya minta pejabat tidak hanya di balik meja. Harus rutin turun ke lapangan, memahami langsung persoalan warga, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegas Ipuk.

 

Ipuk meminta pejabat yang dilantik menunjukkan dedikasi dan performa terbaik dengan membangun budaya kerja kolaboratif, inovatif, disiplin, dan berorientasi pada dampak.

 

“Seperti Kepala Dispora yang baru, kami harapkan bisa mengoptimalkan peran pemuda dan perempuan, sediakan ruang-ruang kreatif positif guna mencetak generasi yang mandiri dan berdaya saing,” sambungnya.

 

Ipuk juga berpesan kepada para camat agar lebih banyak turun ke lapangan karena kecamatan adalah ujung tombak pelayanan publik.

 

“Kepada para camat, saya tegaskan camat bukan sekadar administrator di belakang meja,. Sifatnya harus dekat, tanggap, dan menjadi pusat solusi tercepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat,” ujar Ipuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Probolinggo Siapkan Pola Baru Perencanaan Pembangunan, Data dan Digitalisasi Jadi Penopang
PERANG BINTANG DI UJUNG TIMUR JATENG: Tarian Senegal di Rumput Agus Salim
Korupsi Mempermalukan Indonesia, DePA-RI Dorong Efek Jera dan Pengembalian Aset Negara
Dari Polda ke Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Bawa Harapan Baru
Kejati Bali Fasilitasi Anak Terlantar Dokumen Kependudukan
Puncak HUT PMI ke-81 di Brebes Meriah, Fun Walk, Bantuan Kaki Palsu hingga Penghargaan Pendonor Darah
Probolinggo Bersolek Exhibition Dibuka, 132 Tenant Ramaikan Stadion Bayuangga
Pemuda Lintas Agama Didorong Jadi Penggerak Ruang Digital yang Sehat di Kota Probolinggo

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:01 WIB

Probolinggo Siapkan Pola Baru Perencanaan Pembangunan, Data dan Digitalisasi Jadi Penopang

Sabtu, 19 September 2026 - 16:45 WIB

PERANG BINTANG DI UJUNG TIMUR JATENG: Tarian Senegal di Rumput Agus Salim

Sabtu, 19 September 2026 - 15:22 WIB

Korupsi Mempermalukan Indonesia, DePA-RI Dorong Efek Jera dan Pengembalian Aset Negara

Sabtu, 19 September 2026 - 03:52 WIB

Kejati Bali Fasilitasi Anak Terlantar Dokumen Kependudukan

Sabtu, 19 September 2026 - 03:35 WIB

Puncak HUT PMI ke-81 di Brebes Meriah, Fun Walk, Bantuan Kaki Palsu hingga Penghargaan Pendonor Darah

Berita Terbaru