Garudaxpose.com | Jember – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Ledokombo berkolaborasi dengan SMPN 3 Ledokombo menggelar workshop literasi penulisan cerita anak di aula sekolah, Selasa (13/05/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Eko Prasetyo, Pimpinan Redaksi Media Guru Surabaya, sebagai narasumber. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam menciptakan bahan bacaan yang edukatif, menarik, dan sesuai kearifan lokal.
Ketua HIMPAUDI Kecamatan Ledokombo, Sayuti, menjelaskan bahwa sinergi lintas jenjang ini penting untuk membekali guru dengan keterampilan menulis kreatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui cerita yang ditulis sendiri, guru bisa menyisipkan nilai-nilai karakter yang spesifik sesuai kebutuhan perkembangan anak di wilayah Ledokombo,” ujar Sayuti.
Ia menegaskan, kemampuan menulis cerita anak sudah menjadi kebutuhan profesional bagi pendidik PAUD.
Kepala SMPN 3 Ledokombo, Prayitno, S.Pd., menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, sekolah ingin berkontribusi dalam memajukan ekosistem literasi di Ledokombo sejak usia dini.
“Guru PAUD adalah garda terdepan pendidikan karakter. Anak usia dini adalah pondasi awal. Apalagi di era digital sekarang, karakter anak rentan mengalami degradasi,” kata Prayitno.
Ia juga mengajak peserta untuk mendokumentasikan hasil tulisan ke dalam format digital.
“Coretan ibu-ibu guru bisa menjadi buku yang dibaca masyarakat seluruh Indonesia. Menulis itu ilmu yang bisa dipelajari, bukan hanya bakat. InsyaAllah ide kreatif panjenengan bisa jadi amal jariyah yang bermanfaat,” ujarnya.
Prayitno juga menyampaikan bahwa SMPN 3 Ledokombo membuka penerimaan murid baru tahun ini dengan kuota 2 rombongan belajar, total 64 siswa.
Eko Prasetyo menjelaskan bahwa budaya literasi membaca di Indonesia masih perlu ditingkatkan, dan penanaman cinta baca harus dimulai sejak dini.
“Anak usia dini sangat lekat dengan visual. Karena itu, buku cerita anak punya peran penting. Gambar digunakan untuk transfer pengalaman, sementara teks dibuat sederhana dan sesuai psikologi anak,” jelas Eko.
Ia menambahkan, workshop ini membekali guru PAUD agar mampu menyusun buku anak yang baik, mulai dari menggali gagasan hingga menyampaikan pesan karakter.
“Antusiasme bunda PAUD di Ledokombo luar biasa. Karena mereka dekat dengan dunia anak, sesi praktik dan pendampingan membuat mereka cepat menangkap dan mengaplikasikannya,” katanya.
Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pemantik agar ilmu yang didapat disebarluaskan ke HIMPAUDI di kecamatan terdekat seperti Sukowono, Kalisat, dan Jelbuk.
“Harapannya literasi di kalangan anak usia dini bisa merata di seluruh Kabupaten Jember,” tutup Eko.
Pewarta: Slamet Raharjo













