Garudaxpose.com | Probolinggo – Jalur menuju kawasan wisata Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo kembali diwarnai kecelakaan lalu lintas. Kali ini, tabrakan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Sabtu (9/5/2026) siang.
Peristiwa tersebut menyebabkan sembilan orang mengalami luka ringan. Korban terdiri dari pengemudi dan penumpang kendaraan, termasuk beberapa wisatawan mancanegara asal Singapura.
Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan bermula saat Microbus Toyota Hi Ace bernopol BE-7013-AQ melaju dari arah selatan menuju utara di jalur kawasan wisata Bromo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kendaraan yang dikemudikan Angga Eka Pragola Pati (39), warga Tabanan, Bali, itu diduga mengalami hilang kendali ketika melintasi jalan menurun di wilayah Ngadisari.
Mobil kemudian bergerak ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan arah dan menabrak Toyota Rush bernopol L-1695-WD yang dikemudikan Mohammad Mahfud (38), warga Surabaya.
Benturan tersebut membuat kendaraan Hi Ace kembali oleng dan menghantam SUV Renault Nissan Koleos bernopol D-1785-NH yang dikemudikan Putra Adi Fajar Winarsa (32), warga Bogor Selatan, Jawa Barat.
Tidak berhenti sampai di situ, laju kendaraan masih berlanjut hingga menabrak satu unit Toyota Hi Ace DK-7049-FK yang dikendarai Eko Wahudiyanto (31), warga Kota Probolinggo, dari arah berlawanan.
Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang kendaraan Renault Nissan Koleos mengalami luka ringan dan harus menjalani perawatan di RSUD Ar Rozy.
Ketiga korban tersebut yakni Putra Adi Fajar Winarsa, Al Wiyah Nur Pamungkas (31), dan seorang anak bernama Rayyan Nazril Winarsa (7).
Sementara itu, enam korban lainnya berasal dari kendaraan Toyota Hi Ace BE-7013-AQ, termasuk lima wisatawan asal Singapura yang mengalami luka ringan dan dirawat di Puskesmas Sukapura.
Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen melalui Kanit Gakkum Iptu Aditya Wikrama Pramundito mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut.
“Hasil pemeriksaan sementara mengarah pada faktor kelalaian pengemudi kendaraan Hi Ace yang diduga kurang konsentrasi saat melintas di jalan menurun sehingga kendaraan berpindah ke jalur lawan arah,” ujar Iptu Aditya.
Menurutnya, kondisi jalur Sukapura menuju Bromo memang memerlukan kewaspadaan tinggi karena memiliki tikungan serta turunan yang cukup ekstrem.
Ia mengimbau para pengendara, khususnya wisatawan dari luar daerah, agar lebih berhati-hati dan memahami karakteristik medan sebelum melintasi jalur pegunungan.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, rem berfungsi optimal, dan pengemudi tetap fokus selama perjalanan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban meninggal dunia. Namun, kerusakan pada empat kendaraan menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp 5 juta. (Septyan)














