Kecelakaan Beruntun Warnai Jalur Wisata Bromo, Polisi Sebut Faktor Kelalaian Pengemudi

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Jalur menuju kawasan wisata Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo kembali diwarnai kecelakaan lalu lintas. Kali ini, tabrakan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Sabtu (9/5/2026) siang.

Peristiwa tersebut menyebabkan sembilan orang mengalami luka ringan. Korban terdiri dari pengemudi dan penumpang kendaraan, termasuk beberapa wisatawan mancanegara asal Singapura.

Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan bermula saat Microbus Toyota Hi Ace bernopol BE-7013-AQ melaju dari arah selatan menuju utara di jalur kawasan wisata Bromo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendaraan yang dikemudikan Angga Eka Pragola Pati (39), warga Tabanan, Bali, itu diduga mengalami hilang kendali ketika melintasi jalan menurun di wilayah Ngadisari.

Mobil kemudian bergerak ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan arah dan menabrak Toyota Rush bernopol L-1695-WD yang dikemudikan Mohammad Mahfud (38), warga Surabaya.

Benturan tersebut membuat kendaraan Hi Ace kembali oleng dan menghantam SUV Renault Nissan Koleos bernopol D-1785-NH yang dikemudikan Putra Adi Fajar Winarsa (32), warga Bogor Selatan, Jawa Barat.

Tidak berhenti sampai di situ, laju kendaraan masih berlanjut hingga menabrak satu unit Toyota Hi Ace DK-7049-FK yang dikendarai Eko Wahudiyanto (31), warga Kota Probolinggo, dari arah berlawanan.

Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang kendaraan Renault Nissan Koleos mengalami luka ringan dan harus menjalani perawatan di RSUD Ar Rozy.

Ketiga korban tersebut yakni Putra Adi Fajar Winarsa, Al Wiyah Nur Pamungkas (31), dan seorang anak bernama Rayyan Nazril Winarsa (7).

Sementara itu, enam korban lainnya berasal dari kendaraan Toyota Hi Ace BE-7013-AQ, termasuk lima wisatawan asal Singapura yang mengalami luka ringan dan dirawat di Puskesmas Sukapura.

Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen melalui Kanit Gakkum Iptu Aditya Wikrama Pramundito mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut.

“Hasil pemeriksaan sementara mengarah pada faktor kelalaian pengemudi kendaraan Hi Ace yang diduga kurang konsentrasi saat melintas di jalan menurun sehingga kendaraan berpindah ke jalur lawan arah,” ujar Iptu Aditya.

Menurutnya, kondisi jalur Sukapura menuju Bromo memang memerlukan kewaspadaan tinggi karena memiliki tikungan serta turunan yang cukup ekstrem.

Ia mengimbau para pengendara, khususnya wisatawan dari luar daerah, agar lebih berhati-hati dan memahami karakteristik medan sebelum melintasi jalur pegunungan.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, rem berfungsi optimal, dan pengemudi tetap fokus selama perjalanan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban meninggal dunia. Namun, kerusakan pada empat kendaraan menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp 5 juta. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bergabung Bersama Ditpolairud Polda Banten, 5 Pewarta Delegasi PWI Banten Ikut Operasi SAR Menuju Ujung Kulon
Erupsi Gunung Semeru: Tinggi Kolom Abu Capai 300 Meter, Warga Imbau Jauhi Radius Berbahaya
Polsek Pasrujambe dan TNBTS Buka Suara Soal Isu Empat Titik Karhutla di Lumajang
Dampak Kebakaran Savana Blok Pengol, TNBTS Tutup Akses Wisata Bromo Dari Jemplang Malang
Gunung Semeru pada Status Level III (Siaga): Erupsi Masih Berlangsung saat Laporan Sedang Dibuat
GUNUNG SEMERU SIAGA: TERCATAT 29 KALI LETUSAN DAN DISERTAI HUJAN, PUNCAK TERTUTUP KABUT
Pengamat sebut Budaya Saling Tutupi dan Politik Uang Jadi Pemicu Maraknya Korupsi
Refleksi Dies Natalis ke-13 LSM PMPR Indonesia: Dadan Nugraha Meneguhkan Esensi Gerakan Sosial dan Integritas Kebijakan Publik

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 03:12 WIB

Bergabung Bersama Ditpolairud Polda Banten, 5 Pewarta Delegasi PWI Banten Ikut Operasi SAR Menuju Ujung Kulon

Sabtu, 12 September 2026 - 17:22 WIB

Erupsi Gunung Semeru: Tinggi Kolom Abu Capai 300 Meter, Warga Imbau Jauhi Radius Berbahaya

Sabtu, 12 September 2026 - 04:14 WIB

Polsek Pasrujambe dan TNBTS Buka Suara Soal Isu Empat Titik Karhutla di Lumajang

Jumat, 11 September 2026 - 00:36 WIB

Dampak Kebakaran Savana Blok Pengol, TNBTS Tutup Akses Wisata Bromo Dari Jemplang Malang

Kamis, 10 September 2026 - 13:54 WIB

Gunung Semeru pada Status Level III (Siaga): Erupsi Masih Berlangsung saat Laporan Sedang Dibuat

Berita Terbaru