Musyawarah Masyarakat Desa Jubang Desak Transparansi Anggaran BUMDes 2021–2026, Warga Terima Laporan Pertanggungjawaban di Kantor Kecamatan Bulakamba

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BULAKAMBA, BREBES,GarudaXpose.com//– Suasana Kantor Pemerintahan Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 14.00–16.00 WIB, memanas namun kondusif. Unsur pemerintahan, aparat keamanan, dan perwakilan masyarakat Desa Jubang duduk satu meja dalam Musyawarah Masyarakat Desa Jubang. Sekitar 20 orang hadir menuntut transparansi laporan penggunaan dan pengelolaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) periode 2021 s/d 2026.

Forum strategis ini dihadiri langsung Camat Bulakamba Setiawan Nugroho, S.STP., M.Si, Kapolsek Bulakamba AKP Muhamad Afandi, S.Si., M.H., Danramil 07/Bulakamba diwakili Sertu Aziz, serta Pendamping Desa Kecamatan Mas Nurdin Jaki. Dari Desa Jubang, hadir Kepala Desa Abdulah beserta perangkat, Ketua BPD Sodikun, Direktur BUMDes saat ini Fais Awaludin dan pengurus, Direktur BUMDes periode 2021–2025 Sunarto, Koordinator Tokoh Pemuda Abdul Haris, dan perwakilan warga.

Awal Mula Desakan WargaKoordinator Tokoh Pemuda Desa Jubang, Abdul Haris, menegaskan bahwa aksi warga datang ke kecamatan bukan sekadar formalitas. “Masyarakat Desa Jubang hadir di Kecamatan dalam rangka ingin menanyakan terkait pengelolaan dan penggunaan anggaran BUMDes Desa Jubang,” tegasnya. Ia mendesak Direktur dan Pengurus BUMDes membuka seluruh laporan laba/rugi tujuh program prioritas: penggilingan padi, pengelolaan sampah, perdagangan beras, jasa pembayaran, Pancimas atau penyediaan air bersih, jual beli minyak goreng, serta program ketahanan pangan penanaman padi dan budidaya lele.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rincian Penyertaan Modal Rp296 Juta Dibuka
Menjawab desakan itu, Direktur BUMDes periode 2021–2025, Sunarto, membuka data penyertaan modal tahunan. Tahun 2021, BUMDes menerima Rp21.000.000 untuk pembangunan gudang sekam. Tahun 2022, Rp50.000.000 digunakan membeli mesin rice mill. Tahun 2023, ia menyebut tidak ada anggaran dari desa. Memasuki 2024, dana Rp43.000.000 digelontorkan untuk usaha minyak. Terakhir, tahun 2025 BUMDes mendapat Rp182.000.000 yang dialokasikan untuk Program Ketahanan Pangan 2026.

“Bahwa BUMDes Jubang terhitung tahun 2021 s/d 2025 sudah melaksanakan laporan pertanggungjawaban melalui Musdes dan sudah disetujui dan diterima,” ujar Sunarto di hadapan forum. Jika ditotal, penyertaan modal yang masuk ke BUMDes Jubang lima tahun terakhir mencapai Rp296.000.000.

Direktur Baru Janji LPJ Akhir 2026
Direktur BUMDes yang baru menjabat 2026, Fais Awaludin, membatasi penjelasannya. “Bahwa dirinya menjabat sebagai Ketua BUMDes Desa Jubang adalah sejak tahun 2026 sehingga hanya bisa menjelaskan terkait Program Ketahanan Pangan penanaman padi dan budidaya lele,” katanya. Ia memastikan program tersebut masih berjalan dan laporan pertanggungjawabannya akan disiapkan akhir 2026.

Sorotan Tajam Kades: Pembukuan dan Sampah Bermasalah
Kepala Desa Jubang, Abdulah, mengakui musyawarah ini menjadi cermin penataan ulang BUMDes. “Acara hari ini intinya tentang kegiatan BUMDes di Desa Jubang untuk penataan administrasi yang kurang pas. Pemuda minta supaya ada pembukuan yang bagus,” ungkapnya.

Abdulah tidak menutupi bobroknya manajemen sampah yang dikeluhkan warga. “Karena tentang sampah di Desa Jubang ini, sementara dari petugas kerjanya tidak sesuai apa yang disampaikan oleh pengurus BUMDes. Sehingga sampah tidak terangkut sampai beberapa hari. Permintaan dari pemuda untuk dikoreksi dan diperbaiki supaya jangan sampai terulang seperti yang terjadi saat ini,” bebernya. Ia menekankan, pembenahan harus menyentuh dua sisi. “Mudah-mudahan harapan dari pemuda diubah manajemen tentang sampah. Supaya lebih bagus dan lebih baik dalam segi pengambilan dan segi pembayaran masyarakat.”

Kesepakatan dan Catatan Kritis
Setelah dua jam berdialog, masyarakat Desa Jubang menyatakan menerima hasil pelaporan pertanggungjawaban kedua direktur BUMDes. Namun penerimaan itu bersyarat. Warga memberi catatan merah: administrasi pembukuan harus dibenahi total dan program pengelolaan sampah tidak boleh lagi mangkrak.

Musyawarah ditutup pukul 16.00 WIB dengan kesepakatan bersama. Seluruh unsur yang hadir berkomitmen mengawal transparansi dan akuntabilitas BUMDes Jubang. Camat Bulakamba Setiawan Nugroho menegaskan, forum ini bukan yang terakhir. “Aspirasi pemuda hari ini menjadi bahan evaluasi. Pengawasan akan diperketat. Jika masih ada program yang tidak jalan, pertanggungjawaban berikutnya harus lebih terbuka,” pungkasnya.

Dengan modal hampir Rp300 juta yang sudah digelontorkan, BUMDes Jubang kini berada di bawah sorotan. Warga menunggu bukti, bukan janji. Jika pembenahan pembukuan dan layanan sampah gagal, gejolak serupa dipastikan akan kembali muncul. Transparansi bukan lagi pilihan, melainkan harga mati.red**

(Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koster-Giri Minta STT Kembangkan Kreativitas dan Kuatkan Jati Diri Bali
Ada Sejak 1977, Kuliner Ikan Asap di Desa Patoman, Blimbingsari Banyuwangi Jadi Favorit Wisatawan
Kabupaten Lumajang Percepat Pemasangan CCTV di 825 Dusun untuk Perkuat Keamanan Wilayah
Ruri Jumar Saef Tegaskan Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Mafia Tanah, Sikapi Skandal Tanah di Pasar Cinde Palembang
DPC Madas Banyuwangi Gelar Rapat Koordinasi di Caffe Seling Tukang Kayu, Perkuat Solidaritas dan Program Organisasi
Jalin Komitmen Bersama KPK dan Pemda se-Sultra, Staf Ahli Kementerian ATR/BPN: untuk Peningka
Pemasangan Patok Tanda Batas dan Pengukuran Tanah Wakaf Di Kabupaten Tangerang
Diduga Proyek Terselubung, Renovasi Gedung Disnaker Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:21 WIB

Musyawarah Masyarakat Desa Jubang Desak Transparansi Anggaran BUMDes 2021–2026, Warga Terima Laporan Pertanggungjawaban di Kantor Kecamatan Bulakamba

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:15 WIB

Koster-Giri Minta STT Kembangkan Kreativitas dan Kuatkan Jati Diri Bali

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:46 WIB

Kabupaten Lumajang Percepat Pemasangan CCTV di 825 Dusun untuk Perkuat Keamanan Wilayah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:59 WIB

Ruri Jumar Saef Tegaskan Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Mafia Tanah, Sikapi Skandal Tanah di Pasar Cinde Palembang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:39 WIB

DPC Madas Banyuwangi Gelar Rapat Koordinasi di Caffe Seling Tukang Kayu, Perkuat Solidaritas dan Program Organisasi

Berita Terbaru