BREBES,GarudaXpose.com//-Majelis Taklim Sabilu Taubah menggelar Pengajian Akbar & Walimatussafar bersama Gus Iqdam dari Blitar, Rabu malam, 29 April 2026. Acara yang dipusatkan di Brebes ini digelar sebagai bentuk syukur Mas Darwanto (Bos Wawan) dan Mbak Rike Astuti sekeluarga yang mendapat panggilan Allah untuk menunaikan ibadah haji bersama istri.

Hadir dalam majelis tersebut sejumlah tokoh, di antaranya H. Ridhohul Khukam, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah, Kyai Subkhan, Hj. Susiyanti sekeluarga, H. Andri dari Metro Lampung, juga CEO Beni, serta komunitas HDCI Tegal dan pecinta Vespa dari Brebes, Tegal, Cirebon, hingga Jawa Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tausiyahnya, Gus Iqdam menyampaikan bahwa ini adalah kali pertama beliau hadir di Brebes. “Masya Allah luar biasa. Langsung disambut antusias oleh para kyai, pejabat, sultan-sultan, CEO Gus Beni, juragan bawang, hingga masyarakat. Matur suwun, semoga kebaikan panjenengan semua dibalas Allah dengan kebaikan yang lebih,” ucapnya.
Gus Iqdam juga mengisahkan bahwa majelis malam itu unik karena yang mengundang adalah Mas Wawan, sosok yang disebutnya “mantan garangan” yang kini istikamah berhijrah. “Segarangan-garangannya orang, ketika dia punya tujuan baik dan konsisten bertakwa, maka dia mampu menciptakan masa depan terbaik. Semoga setelah haji, Mas Wawan semakin sholeh, bahkan bisa jadi Gus Wawan,” kelakar Gus Iqdam disambut tawa jamaah.
Ajak Dzikir Laa ilaaha illallah Al-Malikul Haqqul Mubin
Di awal pengajian, Gus Iqdam mengajak jamaah bersama Tim Hadroh Sabilu Taubah membaca dzikir Laa ilaaha illallah al-malikul haqqul mubin muhammadur rasulullah shodiqul wa’dil amin 100 kali setiap hari.
“Kata Rasulullah, orang yang istiqomah membaca dzikir ini akan diberi keamanan dari kefakiran, rezekinya lancar, selamat dari siksa kubur, dan pintu surga terbuka lebar untuknya,” pesan beliau.
Makna Syukur & Barokah Usaha
Gus Iqdam menjelaskan bahwa walimatussafar Mas Wawan dan Mbak Rike Astuti adalah wujud syukur tingkat tinggi. “Imam Ghazali bilang, syukur yang baik itu istikhrah bima-yuhibbul mu’thi, menggunakan nikmat untuk hal yang dicintai Allah. Mas Wawan dapat nikmat usaha bawang merah lancar, dipakai daftar haji, lalu mengadakan pengajian puluhan ribu orang. Ini syukur yang mengikat nikmat yang ada dan menarik nikmat yang belum ada,” jelasnya.
Beliau juga mengutip Kitab Al-Fatih karya Imam Ablendi, bahwa salah satu kunci usaha barokah adalah menunaikan kewajiban kepada Allah. “Semoga berkah acara malam ini, usaha Mas Wawan dan seluruh jamaah tambah barokah, hartanya, umurnya, keluarganya,” doa Gus Iqdam diamini jamaah.
Selain tausiyah, acara juga diisi dengan pembacaan si’iran berbahasa Jawa yang mengingatkan jamaah agar istiqomah bertakwa dan mengenal jati diri. Gus Iqdam berpesan agar jamaah tidak sekadar ikut sholawatan sambil memegang HP, tetapi ikut melantunkan dengan hati. “Kalau hatinya hidup, ngaji jadi paham, kerja jadi semangat, ibadah jadi khusuk,” tuturnya.
Gus Iqdam turut mendoakan seluruh tamu undangan dan jamaah yang hadir. “Semoga seluruh jamaah yang hadir ditakdir oleh Allah mendapatkan umur yang barokah, rezeki yang banyak barokah, keluarga yang barokah, keturunan yang minassholihin ahlil ilmi wa ahlil khoir,” ucapnya.
Mas Wawan dan Mbak Rike Astuti selaku shohibul hajat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu terselenggaranya acara. “Ini bentuk tasakur kami sekeluarga atas nikmat undangan dari Allah. Mohon doanya agar kami diberi kelancaran dan kemabruran dalam ibadah haji,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan dzikir, sholawat, dan doa bersama untuk keselamatan Mas Wawan dan Mbak Rike Astuti sekeluarga dalam menunaikan ibadah haji, serta keberkahan bagi seluruh jamaah. Silaturahmi akbar ini juga dihadiri tokoh -tokoh Agama beserta jajaran, menambah semarak ukhuwah Islamiyah di pesisir utara Jawa.
Acara berlangsung khidmat dan meriah hingga larut malam, dengan pengamanan dari jajaran Polres Brebes, Banser, dan relawan. Sebelum mengakhiri majelis, Gus Iqdam berpesan agar jamaah menjaga silaturahmi dan terus istiqomah di jalan Allah. “Semoga kita semua pulang membawa barokah, dan dipertemukan kembali di majelis-majelis ilmu. Aamiin ya rabbal ‘alamin,” pungkasnya.red*
(Gus)












