Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur, Lima Orang Tewas

- Penulis

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Bekasi — Kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam. Insiden ini melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang bertabrakan di area emplasemen stasiun sekitar pukul 20.55 WIB.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan, gangguan perjalanan kereta terjadi di KM 28+920. Peristiwa tersebut dipicu tertempernya rangkaian KRL oleh KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, sehingga berdampak pada operasional jalur di lintas tersebut.

Direktur Utama Bobby Rasyidin mengungkapkan, hingga Selasa (28/4/2026) dini hari, jumlah korban meninggal dunia tercatat lima orang. Selain itu, masih terdapat tiga penumpang yang terjebak di dalam gerbong dan dalam proses evakuasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim dari Badan SAR Nasional telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyelamatan. Hingga pagi hari, petugas masih berupaya mengevakuasi korban yang terhimpit di dalam rangkaian KRL.

Sejumlah pejabat turut meninjau lokasi kejadian, termasuk Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Ia menyampaikan keprihatinannya serta menyebut kemungkinan jumlah korban masih dapat bertambah seiring proses evakuasi yang terus berlangsung.

Menurut Dasco, sedikitnya 29 korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Namun, proses pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.

Sementara itu, PT KAI menyebut sebanyak 79 penumpang KRL telah dirujuk ke sembilan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Adapun seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah sekitar 240 orang dilaporkan dalam kondisi selamat.

Pihak KAI menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut serta menyatakan fokus utama saat ini adalah penanganan korban dan pemulihan layanan. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan berjalan optimal.

Berdasarkan informasi awal, KRL Commuter Line saat itu tengah berhenti di jalur 1 menuju arah Cikarang. Tidak lama kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat masuk ke jalur yang sama hingga tabrakan tidak dapat dihindari.

PT KAI memastikan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala terkait perkembangan penanganan insiden ini. Masyarakat juga dapat mengakses informasi resmi melalui layanan pelanggan KAI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diterjang Puting Beliung 30 Menit, 25 Rumah dan Kios di Desa Cipelem Brebes Porak-Poranda
Mobil “Supermama” Distributor Beras SB Kecelakaan Tunggal di Baluran
Ketum LSM GNR Indoensia Soroti Proyek Paving Block ‘Amburadul’ di Tegalsari, Diduga Tabrak Aturan Transparansi
Ketua DPRD Lumajang Ikuti Retreat KPPD untuk Penguatan Kapasitas Pimpinan Daerah
Bukan Luka Kecelakaan, Pelajar di Jember Diduga Dianiaya Usai Tabrakan
Lilin Penerangan Proyek Diduga Picu Kebakaran, Warung Warga di Balaraja Hangus
Jagat Maya Heboh! Video Penolakan Cafe JDEYO di Cisoka Banjir Dukungan, Warga Soroti Legalitas dan Dampak Lingkungan
Bupati Hadiri Pemusnahan BB Perkara Tindak Pidana Umum yang Digelar Kejaksaan Negeri Lumajang

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 12:11 WIB

Diterjang Puting Beliung 30 Menit, 25 Rumah dan Kios di Desa Cipelem Brebes Porak-Poranda

Minggu, 26 April 2026 - 14:20 WIB

Mobil “Supermama” Distributor Beras SB Kecelakaan Tunggal di Baluran

Jumat, 24 April 2026 - 04:10 WIB

Ketum LSM GNR Indoensia Soroti Proyek Paving Block ‘Amburadul’ di Tegalsari, Diduga Tabrak Aturan Transparansi

Jumat, 24 April 2026 - 01:36 WIB

Ketua DPRD Lumajang Ikuti Retreat KPPD untuk Penguatan Kapasitas Pimpinan Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 12:34 WIB

Bukan Luka Kecelakaan, Pelajar di Jember Diduga Dianiaya Usai Tabrakan

Berita Terbaru