Info Denpasar Soal Gebyar PAUD, Posyandu, Pertanian dan Sampah

- Penulis

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bunda PAUD Ny. Antari Hadiri Kreativitas Anak dan Pendidikan Serangkaian Gebyar PAUD

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara menghadiri sekaligus meninjau lomba kreativitas anak dan pendidikan PAUD Kota Denpasar dalam rangka Gebyar PAUD Kota Denpasar 2026 yang diikuti gugus PAUD se-Kota Denpasar, di panggung selatan Lapangan Lumintang Denpasar, Kamis (23/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gde Wiratama serta undangan lainnya.

Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara mengatakan mengembangkan kreativitas hendaknya dimulai sejak dini karena masa-masa tersebut merupakan masa keemasan untuk pertumbuhannya. Untuk itu Pemkot Denpasar melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga rutin tiap tahun menggelar berbagai lomba kreativitas bagi anak-anak dan para pendidik PAUD (pendidikan anak usia dini).

“Kami harapkan dengan terus dilatihnya kreativitas anak-anak diharapkan dapat terus membangkitkan kreativitas mereka mengingat merupakan generasi penerus bangsa,” ujar Ny. Antari Jaya Negara.

Disamping itu peningkatan kreativitas para pendidik PAUD tentunya untuk meningkatkan pengetahuan mereka sehingga dalam memberikan pendidikan akan selalu meningkat dan berkembang sesuai dengan harapan bersama.

“Pada intinya Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga terus memberikan peluang dalam mengembangkan kreativitas masyarakat di Kota Denpasar  termasuk ana-anak dan para pendidik PAUD,” jelas Ny. Antari Jaya Negara.

Lebih lanjut Ny. Antari Jaya Negara menambahkan bila terus dilatih kreativitas anak-anak tentunya kedepannya akan menjadi generasi yang cerdas seusai dengan visi misi Kota Denpasar sebagai kota kreatif.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar AA Gde Wiratama didampingi Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikpora Kota Denpasar, I Nyoman Handika mengatakan berbagai kategori lomba yang memeriahkan Gebyar PAUD 2026.

Untuk kategori anak, lomba meliputi menyusun menara donat, memasukkan bola ke dalam keranjang, meronce, lari capit bola, menggambar, dekopasi (parenting), simulasi berlian (parenting), menari, kreativitas pemanfaatan botol plastik, serta menyanyi.

Sementara pada kategori pendidik, lomba yang diselenggarakan antara lain read aloud (membaca nyaring), cerdas cermat berbasis aplikasi Quizizz, karya cipta lagu, senam Anak Indonesia Hebat, guru inovatif (best practice), komunitas belajar inspiratif, kepala sekolah inovatif (best practice), serta pembuatan konten pembelajaran digital interaktif PAUD.

I Nyoman Handika menegaskan bahwa Gebyar PAUD bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah apresiasi terhadap kreativitas anak dan dedikasi pendidik PAUD. “Kegiatan ini menjadi ruang untuk menumbuhkan potensi anak sejak usia dini sekaligus mengapresiasi inovasi para pendidik PAUD di Kota Denpasar,” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Disdikpora Kota Denpasar berharap seluruh rangkaian Gebyar PAUD Kota Denpasar 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang membanggakan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba, penyerahan tanda terima kasih kepada petugas kebersihan yang dilaksanakan Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya. (/Eka/Tra)


Ny. Ayu Kristi Tutup Posyandu Dorong Pelayanan Berbasis Masyarakat

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali –Sekretaris 1 TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, secara resmi menutup kegiatan Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM bagi Ibu Hamil, Balita, dan Lansia yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Denpasar melalui DPMD Kota Denpasar, bertempat di Banjar Celagi Gendong, Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Kamis (23/4).

Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian pertemuan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Denpasar. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha, Camat Denpasar Barat, I Wayan Yusswara, Lurah Pemecutan, Agus Yudi Kusumajaya, Ketua TP PKK Kelurahan Pemecutan, Ni Komang Ayu Widiani, perwakilan Dinas Kesehatan, pengurus TP PKK tingkat Kota, Kecamatan, hingga Kelurahan, serta para lansia dan kader Posyandu Banjar Celagi Gendong.

Dalam sambutannya, Ayu Kristi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader serta peserta Posyandu atas terselenggaranya kegiatan dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Posyandu Paripurna dengan 6 standar pelayanan minimal ini yang telah berjalan hingga 10 kali pertemuan. Mudah-mudahan tujuan dan manfaatnya dapat benar-benar tercapai,” ungkap Ayu Kristi.

Lebih lanjut, Ayu Kristi menekankan adanya transformasi peran Posyandu di tengah masyarakat. Saat ini, Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan bagi ibu, anak, dan lansia, tetapi juga menjadi ujung tombak pelaporan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.

“Apapun permasalahan yang ada di lingkungan Banjar Celagi Gendong, tidak saja soal kesehatan, bisa dilaporkan di Posyandu. Kader Posyandu nantinya dapat melaporkan masalah tersebut secara berjenjang. Jadi segala persoalan sosial, lingkungan, dan lainnya bisa tercatat dan tertangani,” jelasnya.

Meski program Paripurna ini telah ditutup, TP PKK Kota Denpasar menaruh harapan besar agar pelayanan Posyandu di Banjar Celagi Gendong dapat terus berlanjut secara mandiri pada bulan-bulan berikutnya dengan dukungan penuh dari para kader.

Ditambahkan, seruan pemilahan sampah dari rumah selain fokus pada kesehatan dan fungsi sosial, TP PKK Kota Denpasar juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengkampanyekan kesadaran lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sampah. Masyarakat diimbau untuk secara aktif memilah sampah langsung dari sumbernya, yakni di rumah tangga masing-masing.

“Sistem pengelolaan sampah intinya ada pada pemilahan sampah. Mari kita dukung program pemerintah untuk mengatasi permasalahan sampah ini agar kita bisa segera terbebas dari masalah tersebut,” ujar Ayu Kristi

Ditekankan pula bahwa kolaborasi antara pemerintah, kader, dan kesadaran masyarakat yang tinggi, diharapkan kualitas kesehatan, lingkungan, dan kesejahteraan warga Kelurahan Pemecutan dapat terus meningkat.

Selebihnya Ayu Kristi berharap tujuan dari Posyandu Paripurna ini dapat terwujud, yaitu meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan dasar secara berkelanjutan. Usai kegiatan Posyandu Paripurna ini, Ayu Kristi mendorong agar pelaksanaannya dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat setempat.

Disela sela kegiatan, Ketua TP PKK Kelurahan Pemecutan, Ni Komang Ayu Widiani menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh kader posyandu di kelurahan pemecutan, penutupan ini sekaligus keberhasilan pelaksanaan program Posyandu Paripurna di wilayahnya. Program kesehatan komprehensif ini merupakan bentuk nyata sinergi dan inisiatif dari Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Denpasar.

“Kami berharap dari kegiatan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi Bapak/Ibu lansia, balita, maupun ibu hamil di wilayah Kelurahan Pemecutan. Mudah-mudahan ke depannya kita dapat semakin bersinergi untuk membangun kesehatan masyarakat yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara Kepala Lingkungan Banjar Celagi Gendong, Made Dharma Laksana dalam laporannya mengatakan, bahwa program ini secara khusus difokuskan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan kelompok rentan di tingkat banjar. Tercatat selama penyelenggaraannya, Posyandu Paripurna di Banjar Celagi Gendong telah memberikan pelayanan kesehatan dan pendampingan rutin kepada Lansia dan Pra-lansia, Balita serta Ibu Hamil.

Lebih lanjut, pihak lingkungan juga memastikan bahwa program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang didukung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) telah disalurkan secara maksimal kepada seluruh sasaran Posyandu selama acara berlangsung.

Meski rangkaian Posyandu Paripurna telah resmi ditutup, komitmen lingkungan terhadap kesehatan warga tidak berhenti sampai di sini.

“Saya menegaskan bahwa pelayanan Posyandu reguler akan terus berlanjut di bulan-bulan berikutnya. Setelah penutupan hari ini, untuk tiap bulannya kami akan kembali memaksimalkan pelayanan untuk menjangkau warga-warga kami, khususnya mereka yang berada di luar kuota yang belum mendapatkan pelayanan pada periode Posyandu Paripurna ini,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan dalam menekan angka stunting pada balita, menjaga kebugaran lansia, serta memastikan keselamatan ibu hamil di Kota Denpasar. (Wah/Tra).


Optimalkan Lahan Bera, Dinas Pertanian Denpasar Tanam Jagung Manis 

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali –Upaya meningkatkan produktivitas pertanian terus dilakukan Pemerintah Kota Denpasar. Salah satunya melalui pemanfaatan lahan bera dengan penanaman jagung manis seluas 1 hektare di Subak Intaran Barat, Denpasar Selatan, pada Kamis (23/4).

Kegiatan yang digagas Dinas Pertanian Kota Denpasar ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor. Hadir dalam kegiatan tanam bersama tersebut Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, A.A. Gde Bayu Brahmasta, Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H. Kepala Desa Sanur Kauh I Made Ada, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura I G.A.N. Anggreni Suwari, serta petani Subak Intaran Barat dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Kolaborasi antara Dinas Pertanian, Kepolisian, pemerintah desa, serta kelompok tani ini tidak hanya sebatas seremoni, melainkan terlibat langsung mulai dari pengolahan lahan hingga proses penanaman. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan efektivitas pemanfaatan lahan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, A.A. Gde Bayu Brahmasta, mengatakan bahwa optimalisasi lahan bera menjadi strategi penting dalam mengurangi lahan tidak produktif. Menurutnya, lahan yang selama ini belum dimanfaatkan memiliki potensi besar jika dikelola secara tepat.

“Melalui penanaman jagung manis ini, kami ingin mengoptimalkan fungsi lahan agar lebih produktif dan mampu memberikan nilai tambah bagi petani,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, I G.A.N. Anggreni Suwari, menjelaskan bahwa pihaknya turut memfasilitasi benih jagung manis varietas Golden Boy serta bantuan pestisida guna mendukung keberhasilan budidaya.

Ia memaparkan, pada tahun 2025 realisasi luas tanam jagung manis di Kota Denpasar mencapai 458,04 hektare dengan produksi sebesar 3.929,88 ton dan produktivitas rata-rata 8,5 ton per hektare. Melihat capaian tersebut serta tingginya permintaan pasar, pihaknya optimistis pengembangan jagung manis masih sangat potensial untuk ditingkatkan pada tahun 2026, khususnya melalui pemanfaatan lahan bera.

Melalui kegiatan ini, pemanfaatan lahan bera di Subak Intaran Barat diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Denpasar. Selain meningkatkan produktivitas, langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani secara nyata. (Pur/Tra).


Ketua TP PKK Denpasar, Kunjungi Kebun Imut, Olah Sampah Organik Basah Berbasis Maggot 

Garudaxpose.com l Denpasar-Bali – Di tengah persoalan pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Denpasar, muncul sebuah solusi inovatif berbasis masyarakat dalam mengatasi sampah organik, khususnya sampah organik basah. Solusi tersebut datang dari tangan kreatif, Ana Rohanah Salamah pemilik Integrasi Maggot Unggas dan Tanaman (Kebun Imut) yang berlokasi di Kampung Islam Kepaon, Desa Pemogan.

Inovasi ini pun menarik perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, yang secara langsung mengunjungi Inovasi Kebun Imut untuk melihat proses pengelolaan sampah berbasis maggot tersebut pada Kamis (23/4) bersama Dinas Terkait

Dalam kunjungannya, Antari Jaya Negara mengapresiasi upaya yang dilakukan Ana dalam membantu mengurangi volume sampah organik di Kota Denpasar.  “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ana Rohanah Salamah karena telah berkontribusi membantu pemerintah dalam mengurangi sampah dengan sistem maggot ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk melihat secara langsung kebutuhan sarana dan prasarana yang diperlukan agar pengelolaan maggot ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Selain sebagai tempat pengolahan sampah, Kebun Imut juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat tentang cara mengelola sampah yang baik dan ramah lingkungan.

Sementara itu, Ana Rohanah Salamah selaku pemilik Kebun Imut atau Rumah Imut menyampaikan rasa terima kasih dan mendapat anugrah besar dalam hidupnya atas perhatian dan kunjungan Ketua TP PKK Kota Denpasar ke tempatnya. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan sampah organik berbasis maggot menjadi salah satu solusi efektif dalam mengatasi permasalahan limbah organik.

Ana memanfaatkan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau lalat tentara hitam yang mampu mengurai limbah organik hingga 70 persen, atau sekitar 50 hingga 100 kilogram per hari. Menurutnya, maggot merupakan makhluk yang sangat efektif dalam mempercepat proses penguraian sampah.

“Saya mengelola sampah organik berbasis maggot ini secara spontan. Melihat ciptaan Tuhan yang luar biasa, justru maggot ini mampu mengolah sampah organik dengan sangat baik,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa ketika pengelolaan maggot dilakukan secara sistematis dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, maka berapa pun volume sampah organik dapat dikelola dengan baik. Prosesnya dimulai dari pencacahan atau pembuburan sampah menggunakan mesin, sehingga memudahkan maggot dalam mengurai limbah tersebut.

Dalam siklusnya, larva maggot pada minggu pertama masih mengonsumsi sampah dalam jumlah kecil. Namun, memasuki minggu kedua, kemampuannya meningkat pesat, bahkan mampu menghabiskan sampah hingga dua kali lipat dari berat tubuhnya setiap hari. Hal inilah yang membuat proses penguraian sampah menjadi sangat cepat dan efisien.

Selain mengurangi sampah, maggot yang telah tumbuh juga memiliki nilai ekonomis karena dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak miliknya. Bisa diberikan baik dalam kondisi segar, kering, maupun diolah lebih lanjut. Sementara sisa penguraian sampah oleh maggot dimanfaatkan menjadi kompos atau kasgot yang berguna untuk berkebun.

Perjalanannya dalam mengelola sampah dimulai sejak tahun 2015. Meski sempat mengalami kendala dan berhenti, dalam dua tahun terakhir ia kembali mengembangkan metode ini hingga berjalan optimal.

Kini, Kebun Imut yang dikembangkan di lahan seluas dua are di Jalan Raya Pemogan, Gang Sholeh, menjadi tempat integrasi pengelolaan maggot, peternakan unggas, serta budidaya tanaman. Selain itu, hasil pengolahan sampah juga dimanfaatkan menjadi eco enzyme serta pengolahan minyak jelantah menjadi sabun.

Dalam pengelohan sampah Ana mengaku juga berkolaborasi dengan Go green deen, Bali Waste Management Training Center Tps3r Kubu Lestari dan   Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan. Dimana dalam Komunitas Aksi Masyarakat Peduli Lingkungan dia sebagai Ketua

Ana Rohanah Salamah berharap metode yang dikembangkannya dapat menjadi solusi alternatif yang dapat diterapkan secara lebih luas dalam upaya mengatasi permasalahan sampah organik di Kota Denpasar, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. (Ayu/Tra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Giat Penyineban IBTK 2026 Pura Agung Besakih Resmi Ditutup
Pohon Kresek Dan Gaharu Serta Kelapa Tumbang, Timpa Tembok Penyengker Pura Dalem Pingit Desa Adat Mantring
Bupati Kembang Tinjau Langsung Proyek Rabat Beton Jalan Banjar Loloan Medewi
Transformasi Posyandu Jadi ‘Rumah Besar’ Ny. Putri Koster Perkuat Peran Kader Di Bangli
TERIAK MINTA KEADILAN! Istri Korban Desak Polres Serang Tangkap Preman yang Keroyok Suami & Anak
Bandel! Dua Kali Mangkir, Pengusaha Biliard & Cafe JDEYO Kena Panggilan Ketiga
Cegah Korupsi Pengadaan, 107 PPK Brebes Ikuti Pembekalan Perkuat Integritas
Bangunan Usaha Dagang (UD) Limbah Besi Di Perbatasan Antara Koper Cikande Dan Renged Binuang, Diduga Belum Kantongi Izin

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 15:09 WIB

Giat Penyineban IBTK 2026 Pura Agung Besakih Resmi Ditutup

Kamis, 23 April 2026 - 14:50 WIB

Info Denpasar Soal Gebyar PAUD, Posyandu, Pertanian dan Sampah

Kamis, 23 April 2026 - 12:49 WIB

Bupati Kembang Tinjau Langsung Proyek Rabat Beton Jalan Banjar Loloan Medewi

Kamis, 23 April 2026 - 12:27 WIB

Transformasi Posyandu Jadi ‘Rumah Besar’ Ny. Putri Koster Perkuat Peran Kader Di Bangli

Kamis, 23 April 2026 - 11:45 WIB

TERIAK MINTA KEADILAN! Istri Korban Desak Polres Serang Tangkap Preman yang Keroyok Suami & Anak

Berita Terbaru