
Garudaxpose.com l Mandailing Natal – Aroma skandal dalam program Smart Village di Kabupaten Mandailing Natal kian menyengat. LSM, Tokoh, dan Masyarakat secara lantang mendesak Kejaksaan Agung RI untuk tidak setengah hati dalam mengusut dugaan penyimpangan anggaran yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2023.
Desakan ini bukan tanpa alasan. Meski penyidik telah menetapkan pihak penyedia sebagai tersangka, publik menilai langkah tersebut belum menyentuh inti persoalan. Dugaan kuat pun mencuat, bahwa ada aktor-aktor lain yang diduga ikut bermain di balik proyek digitalisasi desa tersebut.
Salah seorang tokoh Mandailing Natal menegaskan dengan lantang kepada awak media pada Sabtu (18/04/2026), pengusutan kasus ini tidak boleh berhenti pada “pemain lapangan” semata. Mereka mendesak agar aparat penegak hukum berani menguak siapa pihak yang merancang, mengarahkan, hingga mengambil keuntungan dari program yang seharusnya membawa kemajuan bagi desa.
“Jangan hanya berhenti pada penyedia. Jika ada keterlibatan pihak lain, termasuk oknum pejabat, harus dibuka seterang-terangnya. Ini uang negara, bukan milik pribadi,” tegas nya kepada awak media.
Program Smart Village yang awalnya digadang-gadang sebagai langkah menuju desa digital kini justru berubah menjadi sorotan tajam. Sejumlah kalangan menilai, program tersebut diduga sarat kejanggalan mulai dari proses pengadaan hingga implementasi di lapangan.
Sorotan publik pun semakin meluas, terutama terhadap transparansi penggunaan anggaran dan manfaat nyata yang diterima masyarakat desa. Banyak pihak mempertanyakan apakah program ini benar-benar berjalan sesuai tujuan, atau justru menjadi ladang bancakan oknum tertentu.
Hingga kini, proses hukum masih berjalan di Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. Namun, tekanan publik terus meningkat agar kasus ini tidak “masuk angin” dan berhenti di tengah jalan.
LSM, sejumlah Tokoh dan juga masyarakat memastikan akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Mereka bahkan membuka kemungkinan untuk membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi jika penanganan dinilai tidak transparan.
Kasus Smart Village Madina kini menjadi ujian besar bagi integritas penegakan hukum. Publik menunggu, apakah aparat berani membongkar seluruh jaringan yang terlibat, atau justru membiarkan skandal ini terkubur seiring waktu.
(Tim Redaksi)
Post Views: 118
Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow