Garudaxpose.com | Probolingggo – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya masuk Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka serius.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi N-4991-PI dan sepeda motor Honda CBR bernomor polisi R-6288-AAC.
Pengendara Yamaha Mio diketahui bernama Ratri (48), warga Dusun Karangdalem RT 02 RW 01 Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Sedangkan pengendara Honda CBR bernama Afrizal Saputra (21), mahasiswa asal Dusun Pagedangan RT 06 RW 03 Desa Pagedangan, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., melalui Kanit Gakkum Iptu Aditya Wikrama, S.Psi, menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan.
“Sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai korban berjalan dari arah timur menuju barat. Saat tiba di lokasi kejadian, korban diduga langsung berbelok ke kanan tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan,” ujar Iptu Aditya Wikrama.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda CBR yang dikendarai Afrizal Saputra melaju dari arah barat menuju timur. Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindari hingga terjadi benturan antara bagian depan dan samping kendaraan.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Yamaha Mio mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RS Wonolangan Dringu oleh petugas yang datang ke lokasi kejadian. Namun, setelah menjalani perawatan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, pengendara Honda CBR dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka berat. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menduga kecelakaan dipicu oleh faktor kelalaian manusia. Korban diduga kurang konsentrasi saat hendak berbelok sehingga tidak memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan.
“Cuaca saat kejadian dalam kondisi cerah dan kondisi jalan juga tidak ditemukan adanya kerusakan atau faktor lain yang mempengaruhi kecelakaan. Saat ini kasus masih dalam penanganan Satlantas Polres Probolinggo,” tambah Iptu Aditya.
Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian, mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan evakuasi korban, serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi. Polisi juga melakukan pencarian rekaman CCTV guna memperkuat proses penyelidikan.
Satlantas Polres Probolinggo mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya ketika hendak berbelok atau berpindah jalur, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (Septyan)














