Garudaxpose.com | Probolinggo – Suasana Idulfitri 1447 Hijriah masih terasa hangat di Kota Probolinggo. Hal ini tampak dalam kegiatan halalbihalal yang digelar Pengajian Pensiunan Reboan bersama Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, di Gedung Nyai Walidah, Jalan Panjaitan, Rabu (01/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung siang hari tersebut diikuti sekitar 120 peserta dari berbagai kalangan, mulai anggota pengajian, Pengajian Wanita Probolinggo, Aisyiyah Muhammadiyah, hingga unsur perangkat daerah.
Ketua Pengajian Reboan, Imam Sumantri, mengungkapkan bahwa pengajian tersebut telah berdiri sejak era 1950-an dan diprakarsai para pensiunan guru Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Hingga kini, keberadaannya terus bertahan dengan anggota lebih dari seratus orang dari berbagai latar belakang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut, pengajian yang rutin dilaksanakan setiap hari Rabu ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi.
“Selain pengajian rutin, kami juga menggelar berbagai kegiatan seperti halalbihalal, kurban, bakti sosial, hingga dharma wisata sebagai bentuk kebersamaan,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Dokter Aminuddin menegaskan bahwa halalbihalal merupakan tradisi yang memiliki nilai spiritual dan sosial yang kuat, terutama dalam momentum bulan Syawal.
“Ini adalah momen untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan, setelah kita ditempa selama Ramadan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran strategis perempuan dalam keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter anak. Menurutnya, kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh pendidikan dalam keluarga.
“Seorang ibu memiliki peran besar sebagai pendidik pertama. Dari keluarga, nilai-nilai moral dan akhlak ditanamkan sejak dini,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut diisi tausiyah oleh Noer Hasan yang membahas peran perempuan di era modern. Ia mengajak para perempuan untuk terus meningkatkan peran dan kualitas diri dalam mendidik generasi penerus.
“Perempuan adalah kunci lahirnya generasi unggul. Karena itu, harus terus bersemangat dalam membangun keluarga yang berakhlak,” pesannya.
Melalui kegiatan halalbihalal ini, diharapkan dapat semakin mempererat ukhuwah serta memperkuat peran keluarga dalam mencetak generasi yang berkarakter di tengah masyarakat.
Penulis : Septyan Dwi Cahyo









