Diduga Abaikan K3 dan Pengawasan, Proyek GSG SMKN 13 Kabupaten Tangerang Disorot

- Penulis

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Proyek pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) dan aula SMKN 13 Kabupaten Tangerang yang dibiayai dari APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025 dengan nilai Rp3.398.456.129, menuai sorotan tajam. Proyek yang dikerjakan oleh PT Cipta Mandiri Konstruksindo diduga mengabaikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta minimnya pengawasan di lokasi. Sabtu (18/10/25)

Saat tim media melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek, tidak ditemukan adanya pelaksana atau pihak pemborong yang berada di lapangan. Para pekerja terlihat bekerja tanpa pengawasan ketat, bahkan tidak menggunakan APD sesuai standar K3 yang berlaku.

Lebih lanjut, saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp pada pukul 12:26 WIB, pelaksana proyek atas nama Sinto terkesan tidak kooperatif dan enggan memberikan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran di proyek tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari keterangan salah satu pekerja berinisial AN yang ditemui di depan gerbang SMKN 13, ia menyebutkan bahwa proyek yang sedang dikerjakan adalah pembangunan musala. Ketika ditanya mengenai papan informasi proyek (RAB), AN menjawab, “Belum ada, Pak. Makanya belum dipasang. Kalau proyek musala dan gedung GSG itu beda PT, Pak,” ujar AN.

Menanggapi hal ini, Irpan, anggota Media Center Kecamatan Jayanti, meminta Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk segera turun tangan dan mengawasi secara ketat jalannya proyek. “Kami minta dinas terkait sigap dan tegas. Dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek GSG di SMKN 13 ini harus ditindaklanjuti. Jangan sampai dana besar dari APBD Provinsi Banten disalahgunakan,” tegas Irpan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Cipta Mandiri Konstruksindo maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

(Sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana “Gotong Royong Infak Anak-Anak” Rp950 Ribu per Tahun di SMPN 3 Genteng Dipertanyakan
Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam
Gema Wayang Santri di Luwungragi: Lakon Sayidin Macan Gembong dan Tamparan Keras untuk ‘Londo Ireng’ Masa Kini
Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik
Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori
Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dini Hari di Pinangsori, Polisi Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu 0,39 Gram

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:55 WIB

Dana “Gotong Royong Infak Anak-Anak” Rp950 Ribu per Tahun di SMPN 3 Genteng Dipertanyakan

Kamis, 17 September 2026 - 08:19 WIB

Jutaan Batang Rokok Ilegal Jadi Abu, Bea Cukai Sibolga: Kami Tidak Tinggal Diam

Kamis, 17 September 2026 - 02:17 WIB

Hilangkan Ruang Pungli, Perlu Optimalkan Digitalisasi Pelayanan Publik

Rabu, 16 September 2026 - 19:04 WIB

Penusukan di Jalan Patuan Anggi, Polres Sibolga Tangkap Terduga Pelaku di Pinangsori

Rabu, 16 September 2026 - 10:55 WIB

Pelantikan Kadus Hamit di Pendopo Desa Pondokdalem, Kades Sumaryono Hadir Bersama Tiga Pilar dan Sekcam Kecamatan Semboro

Berita Terbaru