Garudaxpose.com | Bali – Dalam rangka memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Polres Gianyar melaksanakan kegiatan Jumat Curhat/Orti Krama Bali yang berlangsung pada Senin 16 Maret 2026 pukul 09.30 hingga 10.45 Wita, bertempat di Banjar Adat Pegesangan, Desa Temesi, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan sarana kontak berupa senter lalu lintas kepada pecalang sebagai bentuk dukungan Polri terhadap peran serta masyarakat adat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya menjelang dan setelah Hari Raya Nyepi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Gianyar, AKBP. Candra C. Kesuma, S.I.K., M.H yang diwakili KBO Binmas Polres Gianyar, Ipda. I Nengah Artanayasa, S.H dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Jumat Curhat merupakan wadah bagi Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi, masukan dan informasi terkait situasi kamtibmas di wilayah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, khususnya para tokoh adat dan pecalang, sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ps. Kanit Binkamsa, Aiptu. I Wayan Suardiana., Ps. Kanit Bintibsos, Aipda. I Gusti Ngurah Sudarsana., Kelian Adat Banjar Pegesangan, I Nyoman Sukartawan., Kelian Dinas, I Ketut Berata., anggota staf Binmas Polres Gianyar, serta 16 orang pecalang.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan kepolisian 110 sebagai sarana pelaporan cepat apabila terjadi gangguan kamtibmas
Sementara Kasat Binmas Polres Gianyar, Iptu. Asri Wantilara dalam keterangannya menyampaikan bahwa sinergitas antara Polri dan pecalang sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah adat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pecalang sebagai ujung tombak pengamanan di desa adat, untuk terus bersinergi dengan Polri. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terjaga, terutama dalam rangkaian Hari Raya Nyepi,” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sarana kontak berupa senter lalu lintas kepada pecalang serta sesi foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. @ (suriasih)













