Polri Untuk Masyarakat, Jumat Curhat Di Banjar Adat Pegesangan Serap Aspirasi Warga Jelang Nyepi

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garudaxpose.com | Bali – Dalam rangka memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Polres Gianyar melaksanakan kegiatan Jumat Curhat/Orti Krama Bali yang berlangsung pada Senin 16 Maret 2026 pukul 09.30 hingga 10.45 Wita, bertempat di Banjar Adat Pegesangan, Desa Temesi, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan sarana kontak berupa senter lalu lintas kepada pecalang sebagai bentuk dukungan Polri terhadap peran serta masyarakat adat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya menjelang dan setelah Hari Raya Nyepi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Gianyar, AKBP. Candra C. Kesuma, S.I.K., M.H yang diwakili KBO Binmas Polres Gianyar, Ipda. I Nengah Artanayasa, S.H dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Jumat Curhat merupakan wadah bagi Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi, masukan dan informasi terkait situasi kamtibmas di wilayah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, khususnya para tokoh adat dan pecalang, sehingga setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ps. Kanit Binkamsa, Aiptu. I Wayan Suardiana., Ps. Kanit Bintibsos, Aipda. I Gusti Ngurah Sudarsana., Kelian Adat Banjar Pegesangan, I Nyoman Sukartawan., Kelian Dinas, I Ketut Berata., anggota staf Binmas Polres Gianyar, serta 16 orang pecalang.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan kepolisian 110 sebagai sarana pelaporan cepat apabila terjadi gangguan kamtibmas

Sementara Kasat Binmas Polres Gianyar, Iptu. Asri Wantilara dalam keterangannya menyampaikan bahwa sinergitas antara Polri dan pecalang sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah adat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pecalang sebagai ujung tombak pengamanan di desa adat, untuk terus bersinergi dengan Polri. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terjaga, terutama dalam rangkaian Hari Raya Nyepi,” ungkapnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sarana kontak berupa senter lalu lintas kepada pecalang serta sesi foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. @ (suriasih)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikuti Arahan Gubernur Koster, Rico Raih Juara 2 The TDuB World Championship
KPK RI Beri Penghargaan Bali Terkait Keaktifan Dukung SPI
Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bali Kembali Digelar Serentak
Bali–Timor-Leste Business Forum,  Bahas Blue Economy, Green Economy, dan Gold Economy
Info Denpasar Seputar Normalisasi Tukad Loloan dan Metatah Massal
Bupati Kembang Dorong Solusi Jangka Panjang Kemacetan  Gilimanuk
Gubernur Koster Tegaskan Komitmen Jaga Peradaban Bali
Gubernur Koster Sebut Bali Memiliki Kekayaan Adat dan Budaya Unik Perlu Pelestarian

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Ikuti Arahan Gubernur Koster, Rico Raih Juara 2 The TDuB World Championship

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:17 WIB

KPK RI Beri Penghargaan Bali Terkait Keaktifan Dukung SPI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bali Kembali Digelar Serentak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Bali–Timor-Leste Business Forum,  Bahas Blue Economy, Green Economy, dan Gold Economy

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Info Denpasar Seputar Normalisasi Tukad Loloan dan Metatah Massal

Berita Terbaru