Masyarakat Anti Fitnah Indonesia Mafindo Malang Raya Gelar Pendampingan Dalam Program AI Goes To School AIGTS

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com |Pasuruan -Perkembangan teknologi digital tak hanya soal lompatan inovasi dan bukti kemajuan peradaban.

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Malang Raya menggelar pendampingan kelas kecerdasan artifisial, dalam program AI Goes to School (AIGTS).

Terbaru, Mafindo Malang menggelar AIGTS di SMP SMA Al Ma’hadul Islam YAPI Bangil, Pasuruan, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini memiliki target pendampingan 10 ribu guru di 40 kota se Indonesia.

Untuk secara khusus memahami dan mengimplementasikan kecerdasan artifisial dalam dunia pendidikan, selama 18 bulan ke depan.

Melalui pelatihan ini, para guru diajak memahami teknologi AI, etika pemanfaatannya maupun manajemen prompt.

Termasuk penggunaan AI dalam pembelajaran kreatif dan pengelolaan kelas, hingga pemanfaatan AI untuk peningkatan kinerja administrasi.

Peserta juga mendapat akses ke Learning Management System (LMS), yang memungkinkan mereka belajar secara fleksibel dan berkelanjutan.

Anak Agung Mira Daniswara, Ketua Mafindo Malang bilang, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat literasi digital di lingkungan pendidikan.

“Kami ingin para guru memahami bahwa AI bukan ancaman, tetapi peluang. Dengan bimbingan yang tepat, guru bisa menjadi penggerak utama literasi digital yang beretika dan berdaya,” jelas dia, dikutip Jumat, 17 Oktober 2025.

Trainer AI Goes To School, Anandito Birowo, menjelaskan bahwa materi pelatihan tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga praktik langsung.

“Kami membimbing para guru agar mampu menggunakan AI sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif, seperti pembuatan media ajar, analisis hasil belajar, dan penyusunan materi kreatif,” terang Anandito.

Trainer lainnya, Nunuk Alisa, menambahkan bahwa pelatihan ini juga membuka ruang kolaborasi antara guru.

“Banyak guru yang saling bertukar ide dan langsung mempraktekkan hasil pelatihan. Ini membangun komunitas pembelajar yang aktif dan saling mendukung,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan AI Goes To School di wilayah Jawa Timur.

Diharapkan menjadi model penguatan kapasitas guru di sekolah-sekolah lain di Indonesia.

(Prasojo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raja Lubis: Jangan Salahkan Publik bila Ada Oknum yang Memelihara Mafia Obat di Tangsel
Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Jayanti Tahun 2026 Digelar
Kades Talagasari Apresiasi Kinerja Kompol Johan Armando: “Cepat Ungkap Kasus, Wilayah Kami Jadi Kondusif
Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak
Petugas Gabungan Pemkot Tangerang Intensif Tangani Banjir Akibat Luapan Kali Sabi
Tanggap Bencana Banjir, Pemkot Tangerang Bangun Dapur Umum hingga Tingkat Kelurahan
Babinsa Koramil 0820-03/Leces Laksanakan Komsos dan Kerja Bakti Bersama Warga Desa Leces
Bahas KUHP dan KUHAP Terbaru Perkuat Koordinasi Dengan Kajari

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:57 WIB

Raja Lubis: Jangan Salahkan Publik bila Ada Oknum yang Memelihara Mafia Obat di Tangsel

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:50 WIB

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Jayanti Tahun 2026 Digelar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:59 WIB

Kades Talagasari Apresiasi Kinerja Kompol Johan Armando: “Cepat Ungkap Kasus, Wilayah Kami Jadi Kondusif

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:12 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Tangerang Berlakukan PJJ di Sekolah Terdampak

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:05 WIB

Tanggap Bencana Banjir, Pemkot Tangerang Bangun Dapur Umum hingga Tingkat Kelurahan

Berita Terbaru