
Garudaxpose.com l Mandailing Natal – Seminggu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan ditunjukkan oleh Danramil 16/Batang Natal, Kapten Inf. Zamriel. Bersama Babinsa dan masyarakat setempat, ia turun langsung melakukan penimbunan jalan berlubang di ruas Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Jembatan Merah – Simpang Gambir, Minggu (15/03/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada sejumlah titik jalan rusak yang berada di sekitar perbatasan Desa Jambur Baru dan Desa Muara Parlampungan, Kecamatan Batang Natal, hingga mendekati wilayah perbatasan Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal.
Danramil 16/Batang Natal, Kapten Inf. Zamriel, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan masyarakat, terutama para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.
“Kondisi jalan di lintasan ini banyak yang berlubang dan cukup membahayakan pengendara. Apalagi menjelang arus mudik Lebaran seperti sekarang, intensitas kendaraan akan meningkat. Karena itu kita ambil inisiatif bersama Babinsa dan masyarakat untuk melakukan penimbunan agar mengantisipasi terjadinya kecelakaan,” ujar Zamriel kepada awak media di lokasi kegiatan, tepatnya di Desa Muara Parlampungan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan semangat gotong royong, masyarakat setempat turut membantu proses penimbunan jalan menggunakan material seadanya agar jalan kembali lebih aman dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Ini murni inisiatif bersama masyarakat. Tujuannya agar para pengendara yang melintas tetap merasa nyaman dan aman, terutama menjelang Lebaran,” tambahnya.
Sorotan untuk PUPR dan UPTD Bina Marga
Di sisi lain, kondisi jalan provinsi yang mengalami kerusakan cukup parah di jalur tersebut menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait peran instansi terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara melalui UPTD Bina Marga wilayah Kota Nopan.
Pasalnya, ruas Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir merupakan jalan provinsi yang seharusnya berada dalam pengawasan dan perawatan rutin pemerintah melalui instansi teknis terkait.
Ironisnya, perbaikan sementara justru dilakukan oleh aparat TNI bersama masyarakat dengan cara penimbunan manual untuk menutup lubang-lubang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Masyarakat pun mempertanyakan keberadaan anggaran perawatan jalan provinsi tersebut.
“Kalau bukan karena inisiatif Danramil dan masyarakat, mungkin jalan ini tetap dibiarkan berlubang. Padahal ini jalur penting yang dilalui banyak kendaraan setiap hari,” ujar salah seorang warga yang ikut dalam kegiatan gotong royong tersebut.
Menjelang arus mudik Lebaran 1447 H, masyarakat berharap pemerintah provinsi melalui Dinas PUPR Sumut dan UPTD Bina Marga Kota Nopan segera turun tangan melakukan perbaikan permanen terhadap ruas jalan tersebut.
Sebab, selain menjadi jalur vital penghubung antar kecamatan di wilayah Mandailing Natal bagian selatan, jalan tersebut juga merupakan akses utama transportasi masyarakat dan distribusi barang.
Jika kondisi jalan terus dibiarkan rusak tanpa penanganan serius, dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama saat arus mudik dan arus balik Lebaran nanti.
(Redaksi)
(Redaksi)
Post Views: 49
Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow