Benteng Budaya di Tengah Modernisasi, Babinsa Bukian Kawal Semarak Bulan Bahasa Bali VIII

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garudaxpose.com | Bali – Di tengah arus modernisasi yang kian deras, menjaga bahasa dan budaya daerah menjadi benteng utama mempertahankan jati diri. Semangat itulah yang tampak dalam pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII Desa Bukian yang mengusung tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa”, digelar di Wantilan Jaba Pura Dalem Desa Adat Tiyingan, Desa Bukian, Kecamatan Payangan.

Danramil Payangan yang diwakili Babinsa Desa Bukian, Serda. I Kadek Sudiksa bersama Bhabinkamtibmas Desa Bukian, Aiptu. Made Wijana hadir memberikan dukungan sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat kewilayahan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI – Polri dalam mendukung pelestarian budaya lokal di wilayah binaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan BNN Kabupaten Gianyar, I Wayan Surtika, S.H., Ketua MDA Kecamatan Payangan, I Ketut Rata, M.B.A., Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali, I Wayan Suarmaja, S.Pd.B., Perbekel Desa Kelusa, I Made Junarta, N.LP., para Bendesa Adat, Kelian Adat, kepala dusun se-Desa Bukian, Ketua Sekaa Teruna, perwakilan delapan Desa Adat, serta tim penilai lomba. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi kuat dalam menjaga warisan budaya Bali.

Beragam lomba digelar sebagai sarana edukasi sekaligus pelestarian budaya, di antaranya Nyurat Bahasa Bali, Ngewacen Aksara Bali, serta lomba Puisi Modern Bahasa Bali. Kegiatan juga dimeriahkan dengan pertunjukan busana tingkat TK dan PAUD, Gending Rare tingkat PAUD dan TK, serta lomba Mupuh tingkat umum yang menambah semarak suasana.

Melalui peran aktif Babinsa dalam kegiatan ini, diharapkan kecintaan masyarakat terhadap Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali semakin tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda. Sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci menjaga identitas budaya Bali agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman. @ (suriasih)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal
Dukung Inisiatif Kajati Bali, Gubernur Gerak Cepat Bantu Pemenuhan Hak Anak Terlantar
Respon Cepat, Satgas Banjir Lanal Bali Evakuasi Warga Sesetan Terjebak Banjir 
Polres Gianyar Sosialisasikan Penerimaan Calon Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 Kepada Pelajar
Tradisi Korp Raport Kodim 1616/Gianyar: Momen Haru Lepas Pejabat, Teguhkan Jiwa Korsa Prajurit
Walikota Denpasar Hadiri Buka Puasa Bersama di Musholla Thoriqussalam
Gubernur Koster Komit Perkuat Regulasi Transportasi Lokal
Babinsa Dan Warga Desa Petak Kaja Semarakkan Bulan Bahasa Bali 2026 Di Petak Kaja

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:33 WIB

Gubernur Koster Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:12 WIB

Dukung Inisiatif Kajati Bali, Gubernur Gerak Cepat Bantu Pemenuhan Hak Anak Terlantar

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:33 WIB

Respon Cepat, Satgas Banjir Lanal Bali Evakuasi Warga Sesetan Terjebak Banjir 

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:08 WIB

Tradisi Korp Raport Kodim 1616/Gianyar: Momen Haru Lepas Pejabat, Teguhkan Jiwa Korsa Prajurit

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:57 WIB

Benteng Budaya di Tengah Modernisasi, Babinsa Bukian Kawal Semarak Bulan Bahasa Bali VIII

Berita Terbaru