Taruna/i STPN 2026 Ikuti Latsardis di Rindam IV/Diponegoro, Penguatan Karakter demi Modal Pendidikan dan Terjun ke Lapangan

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com, Magelang – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta menggelar acara Penutupan Latihan Dasar Kedisiplinan (Latsardis) Taruna Prodi Sarjana Terapan STPN Tahun 2026, di Lapangan Resimen Induk Kodam (Rindam) IV/Diponegoro, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (06/02/2026). Komandan Rindam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Hindratno Devidanto, menjelaskan 396 Taruna/i STPN Yogyakarta yang mengikuti Latsardis ini dibina dengan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menekankan kedisiplinan dan akhlak yang baik selaku Taruna/i.

“Tujuannya pelatihan kedisiplinan dan akhlak baik ini agar para Taruna/i menjalankan pendidikannya hingga saat di lapangan kelak dengan baik. Jika mengalami rintangan di jalan, dapat bertahan dan menganggap itu tantangan, bukan hambatan semata,” terang Danrindam IV/Diponegoro dalam keterangannya saat Penutupan Latsardis Taruna Prodi Sarjana Terapan STPN Tahun 2026.

Pada tahun 2045, Indonesia mendapat bonus demografi yang besar. Bonus demografi ini adalah fenomena di mana jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar daripada penduduk usia nonproduktif (di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun). Brigjen TNI Hindratno Devidanto menyebut, potensi besar itu perlu didukung sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, baik bekal pengetahuan maupun mental disiplin dan daya juang yang tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk melatih disiplin dan daya juang tinggi ini, kami atur kegiatan mulai dari bangun pagi sampai tidur lagi. Kemudian, bagaimana sikap saling menghargai, solidaritas, kekompakan, kepercayaan diri. Tujuannya adalah supaya para Taruna/i dapat menjalankan pendidikannya dengan baik,” harap Danrindam IV/Diponegoro.

Pada kesempatan yang sama, Ketua STPN, Sri Yanti Achmad, mengungkapkan bahwa Taruna/i telah melaksanakan serangkaian Latsardis sejak Senin-Jumat, 2 s.d. 6 Februari 2026. “Jadi kami harapkan setelah mereka mengikuti Latsardis ini, mereka mempunyai karakter yang kuat berupa integritas yang tangguh, kepemimpinan yang baik. Didukung oleh kompetensinya yang tak kalah penting sehingga setelah mereka selesai, mereka bisa mengabdikan diri, bekerja dengan lebih baik lagi,” ujar Sri Yanti Achmad.

Taruna/i STPN 2026 ini merupakan aset punggawa pertanahan dan tata ruang di masa yang akan datang. Dalam proses studi, kemampuan pemecahan masalah menjadi salah satu bekal penting yang harus dimiliki oleh setiap Taruna/i. “Dalam Latsardis ini, mereka juga dilatih dalam _problem solving_, ini salah satu hal yang juga penting untuk bekal pendidikan setelah Latsardis, atau bahkan saat sudah terjun ke lapangan,” terang Sri Yanti Achmad.

Selama empat hari Latsardis, Taruna/i STPN mendapatkan beragam pelatihan. Mulai dari pengajaran wawasan kebangsaan, Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD), yaitu ketentuan tata cara hidup sehari-hari bagi para Taruna/i, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), deradikalisme, kepemimpinan dan _problem solving_, _survival_, dan lain sebagainya. Latsardis secara resmi dibina oleh pelatih dari Bintara dan Perwira Rindam IV/Diponegoro.

Salah satu peserta Latsardis, Gabriel Nametaka Harap (18) menceritakan pengalamannya saat mengikuti Latsardis. Sebagai taruna baru di prodi Survei, Pengukuran dan Informasi Pertanahan (SPIP), ia sudah bertekad sejak awal untuk ikut mendukung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan berkarier dalam bidang pertanahan.

“Saya terinspirasi dari kakak saya yang bekerja di BPN, agar fokus dengan karier saya ke depan makanya saya memilih STPN. Harapan saya setelah latsar ini, saya bisa lebih disiplin lagi, taat waktu karena itu yang terpenting, jadi saya bisa menempuh studi dan atur kegiatan dengan lebih baik,” pungkas taruna asal Kalimantan Tengah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Paparkan Strategi Amankan Pertanian dan Kendalikan Alih Fungsi Lahan
DKUP Kota Probolinggo Gelar Operasi Pasar, Ratusan Warga Padati GOR Tri Dharma Mangunharjo
Sopir Travel Tewas di Tempat, Diduga Mengantuk Tabrak Truk Parkir di Wongsorejo
Pengelolaan Keuangan Berkualitas, Rutan Kraksaan Sabet Dua Penghargaan dari KPPN Bondowoso
Dampingi Komisi IV DPR RI ke PT BSI, Sonny T. Danaparamita Tekankan Pengawasan Investasi Berkelanjutan
Usai Curhat Soal Hama Tikus ke Menko Pangan, Jogo Tirto di Srono Diduga Diintimidasi Oknum, BARISTAN: Fakta Serangan Tikus Memang Benar
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember
Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:26 WIB

Gubernur Koster Paparkan Strategi Amankan Pertanian dan Kendalikan Alih Fungsi Lahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:18 WIB

DKUP Kota Probolinggo Gelar Operasi Pasar, Ratusan Warga Padati GOR Tri Dharma Mangunharjo

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:24 WIB

Pengelolaan Keuangan Berkualitas, Rutan Kraksaan Sabet Dua Penghargaan dari KPPN Bondowoso

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:03 WIB

Dampingi Komisi IV DPR RI ke PT BSI, Sonny T. Danaparamita Tekankan Pengawasan Investasi Berkelanjutan

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:56 WIB

Usai Curhat Soal Hama Tikus ke Menko Pangan, Jogo Tirto di Srono Diduga Diintimidasi Oknum, BARISTAN: Fakta Serangan Tikus Memang Benar

Berita Terbaru