Sederet Daftar Hitam Jaksa ex KPK, Dodi Silalahi Hingga Kasus Penganiayaan ART di Sekolah Penabur Tangerang

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Tangerang – Penganiayaan dan Pengeroyokan terhadap korban ART Yuni Asih asal Lampung, yang kejadiannya Kamis 11 Desember 2025, sekitar pukul 09.50 WIB didepan Sekolah Penabur, Jalan Honoris Raya, Blok J 10 Modern RT 04 RW 05 Kota Tangerang, Banten. Membuka aib sang Jaksa Dodi Silalahi salah satu pelaku penganiayaan ternyata mempunyai sederet kasus.

Dodi Silalahi, yang saat itu berstatus sebagai Jaksa Non-Fungsional di Kejagung, diduga ikut aksi pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Yuni Asih bersama dua rekannya yang mengakibatkan luka robek di bibir dan pendarahan gusi.

Kasus ini bukan pertama kalinya Dodi Silalahi terlibat dalam kontroversi. Pada 2017, ia dikaitkan dengan penguasaan aset milik Hasan Saman, mantan buronan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 2022, Dodi Silalahi terlibat kasus perselingkuhan dengan Staf KPK inisial S, dan pada 2023, ia terjerat kasus etik di Mahkamah Agung. Belum lagi kasus Dugaan Dokumen Palsu yang dilaporkan warga Kepolres Jakarta Utara tertanggal 17 Oktober 2025.

Polres Kota Tangerang dan Jaksa Agung Burhanudin diminta untuk segera bertindak tegas terhadap oknum Jaksa Dodi Silalahi yang sudah meresahkan, jangan tebang pilih.

Polres Metro Tangerang Kota telah menerima laporan kasus ini dan proses penyelidikan masih berlangsung. Jaksa Agung Burhanudin juga telah menerbitkan Surat Perintah Pemeriksaan untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran etik yang melibatkan Dodi Silalahi.

 

 

(Nix)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsolidasi Akbar aliansi masyarakat Jember selatan bersatu (JSB)
Raker ke- X Forwat Tancap Gas, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
Baznas Kabupaten Probolinggo Konsisten Salurkan Santunan Rutin bagi Fakir Sebatangkara
Drama Penutupan JDYEO Billiard & Cafe: Janji Manis di WhatsApp, Fakta Pahit di Lapangan
SPPG Lumajang Bertambah, Akses Makan Bergizi Gratis Kian Merata
Pencemaran Lingkungan Diduga Terstruktur, PT CHUN CHERNG INDONESIA Terancan Pidana Berat
Diduga Asal Jadi, Proyek Hotmix UPT di Desa Kaliasin Disorot Warga
Kadin Brebes Gelar Halal Bihalal dan Rapinkab 2026: Bupati Paramitha Dorong Investasi Terbuka, Ketua Kadin Soroti Kelangkaan Elpiji

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 07:16 WIB

Konsolidasi Akbar aliansi masyarakat Jember selatan bersatu (JSB)

Minggu, 26 April 2026 - 06:21 WIB

Raker ke- X Forwat Tancap Gas, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi

Minggu, 26 April 2026 - 05:40 WIB

Baznas Kabupaten Probolinggo Konsisten Salurkan Santunan Rutin bagi Fakir Sebatangkara

Minggu, 26 April 2026 - 04:44 WIB

Drama Penutupan JDYEO Billiard & Cafe: Janji Manis di WhatsApp, Fakta Pahit di Lapangan

Minggu, 26 April 2026 - 04:30 WIB

SPPG Lumajang Bertambah, Akses Makan Bergizi Gratis Kian Merata

Berita Terbaru