BREBES,GarudaXpose.com-Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menekankan peran strategis tenaga pendamping desa sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Hal ini disampaikan saat membuka Rakor Tenaga Pendamping Profesional Desa di Pendopo Brebes, Jumat (6/2/2026).
Pendamping Desa, Wajah Kehadiran Pemerintah di Brebes
Paramitha menyebut pendamping desa harus hadir sebagai mitra desa yang aktif, responsif, dan solutif. “Saudara-saudara adalah penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan nyata masyarakat,” ujarnya. Ia juga menyadari bahwa beban kerja para pendamping desa tidaklah ringan, sehingga perlu penguatan sinergi dan koordinasi agar program tepat sasaran. “Pendamping desa harus hadir tidak hanya sebagai pelaksana administrasi, tetapi juga sebagai mitra desa yang aktif, responsif, dan solutif terhadap berbagai permasalahan yang ada,” tambahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinpermades Brebes, Subagyo, mengapresiasi dedikasi 104 Tenaga Pendamping Profesional yang telah mengabdi selama 6 tahun. Mereka terdiri dari 4 Tenaga Ahli, 39 Pendamping Desa, dan 61 Pendamping Lokal Desa. “Komitmen teman-teman pendamping sangat jelas, yaitu siap menyukseskan program kerja Ibu Bupati,” katanya. Subagyo juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi para pendamping yang selama lebih dari setengah dekade telah menjadi tulang punggung Dinpermades dalam menjalankan tugas-tugas pendampingan di lapangan.
Paramitha menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes untuk mendorong terwujudnya desa-desa yang mandiri, maju, dan berkelanjutan. Ia mengajak pendamping desa meningkatkan kapasitas diri agar mampu beradaptasi dengan dinamika pembangunan. “Jadilah pendamping yang membawa perubahan positif bagi kemajuan Kabupaten Brebes,” pungkasnya. Ia juga berharap agar para pendamping desa dapat terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, Brebes dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pembangunan desa yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Paramitha juga memberikan motivasi kepada para pendamping desa untuk terus berinovasi dan mencari solusi kreatif dalam menghadapi tantangan pembangunan desa. Ia juga mengapresiasi kerja keras para pendamping desa yang telah bekerja sama dengan pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita harus terus bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Brebes,” katanya.
Pendamping Desa, Wajah Kehadiran Pemerintah di Brebes
Subagyo menambahkan bahwa pendamping desa memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. “Pendamping desa harus dapat memfasilitasi masyarakat untuk terlibat dalam proses pembangunan desa,” katanya. Ia juga berharap agar para pendamping desa dapat terus meningkatkan kemampuan diri dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Rakor Tenaga Pendamping Profesional Desa ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendampingan desa dan mewujudkan desa-desa yang mandiri, maju, dan berkelanjutan di Kabupaten Brebes. Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, Brebes dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pembangunan desa yang berkelanjutan.
(Agus)












