Keterangan Photo: Wurja Menendang Bola pertama “Turnamen Wurja Cup Jilid 1” Dimulai (Rabu,24 Juni 2026
BREBES,GarudaXpose.com//–Gema sorak 400 penonton mengiringi resmi bergulirnya Turnamen Sepak Bola “Wurja Cup Jilid 1 2026” di Lapangan Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Kamis, 24 Juli 2026. Selain menyuguhkan tontonan olahraga, turnamen ini diharapkan menjadi penggerak roda UMKM warga Kalijurang.
Laga pembuka ditandai dengan tendangan bola pertama dari titik putih di tengah lapangan oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, sebagai simbol dimulainya turnamen. Hadir mendampingi, Bendahara PSSI Kabupaten Brebes Drs. Bambang Purwanto, Camat Tonjong, Ketua Turnamen beserta panitia, Kapolsek Tonjong, Danramil Tonjong, dan tamu undangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum peluit dibunyikan, Wakil Bupati Wurja menyerahkan piagam penghargaan kepada kedua tim. Dalam sambutannya, Wurja menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar perebutan juara. “Wurja Cup ini adalah ajang silaturahmi. Saya berpesan, junjung tinggi sportivitas, main secara fair play. Kepada wasit, pimpin dengan profesional. Kepada panitia, jaga nama baik Desa Kalijurang,” ujarnya.
Wurja juga menekankan komitmen bersama agar turnamen berjalan lancar hingga akhir. “Pesan saya jelas, Wurja Cup harus bisa berjalan sampai Grand Final secara aman, tertib, dan kondusif. Jangan sampai ada gesekan. Ini wajah Desa Kalijurang,” tegasnya. Ia berharap turnamen ini ikut menghidupkan UMKM masyarakat yang membuka lapak di sekitar lapangan.
Ketua Panitia menyampaikan bahwa total 32 tim dari berbagai desa di Brebes dan sekitarnya akan menjadi bagian dari Wurja Cup Jilid 1. Dengan sistem gugur, persaingan dipastikan akan semakin ketat setiap pekannya. Turnamen dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh hingga partai puncak.
Pertandingan pembuka mempertemukan Sat Set FC melawan Bambu Kuning FC. Bermain di bawah cuaca cerah dengan temperatur 30°C, Bambu Kuning FC yang dinakhodai pelatih Dhidhit tampil dominan dan menang telak 3-0.
Gol pembuka dicetak gelandang Aden bernomor punggung 14 pada menit ke-7. Hanya berselang 3 menit, striker bernomor punggung 18 menggandakan keunggulan di menit ke-10. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Sat Set FC di bawah arahan pelatih Safik mencoba bangkit. Komar, gelandang bernomor 55, beberapa kali membangun serangan lewat sayap. Namun rapatnya pertahanan Bambu Kuning FC membuat serangan tak berbuah gol. Justru Bambu Kuning FC yang kembali menambah pundi gol lewat pemain nomor 18 pada menit ke-48. Tendangan kaki kirinya tak mampu dibendung kiper Rilo nomor punggung 22. Skor 3-0 bertahan hingga wasit Husni meniup peluit panjang.
Kedua tim bermain cukup apik dengan adu skill dan strategi. Namun efektivitas serangan balik Bambu Kuning FC menjadi kunci kemenangan.
Laga berjalan aman dan lancar di bawah kepemimpinan wasit Husni, dibantu hakim garis Yogi dan Adli, serta pengawas pertandingan Hardian. Seluruh perangkat pertandingan berasal dari PSSI Kabupaten Brebes.
Dengan diikuti 32 tim, antusiasme warga dipastikan meningkat. Lapak-lapak UMKM kuliner, minuman, dan pernak-pernik bola sudah terlihat ramai sejak laga perdana. Panitia menargetkan perputaran ekonomi warga bisa terus naik hingga partai Grand Final nanti. “Mari kita sukseskan bersama. Turnamen ini milik kita semua, untuk kemajuan Kalijurang,” pungkasnya.***
(Agus)









