Warga Desak APH Tindak Tegas Gubuk Penjual Obat Terlarang di Kelurahan Sukatani Permai

- Penulis

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Dugaan Di Salah Satu Gubuk Di Pinggir Jalan Praktik Penjualan Obat Keras Golongan G Jenis Tramadol Di rajeg sukatani permai rt 004 Rw 04 kembali mencuat

Tepatnya dii Jalan Raya Rajeg, RT 04 RW 04, Kelurahan Sukatani Permai, semakin menguat.
Aktivitas yang disebut telah lama berlangsung ini diduga masih bebas beroperasi dan luput dari pengawasan aparat penegak hukum (APH) setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, transaksi dilakukan secara sembunyi-sembunyi namun terorganisir,
Dalam dokumentasi yang beredar, terlihat sejumlah pil yang diduga tramadol dikemas dalam plastik kecil siap edar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peredaran ini pun kian meresahkan warga, terutama karena menyasar kalangan anak muda,
Menariknya, saat tim awak media mencoba melakukan konfirmasi langsung ke lokasi, situasi mendadak berubah. Sejumlah orang yang diduga terlibat terlihat berhamburan dan kocar-kacir meninggalkan tempat, seolah menghindari sorotan.

“Begitu ada yang datang dan tanya-tanya, mereka langsung kabur. Seperti sudah tahu kalau itu ilegal,” ujar salah satu warga.

Kondisi ini semakin memperkuat dugaan adanya praktik jual beli obat keras Golongan G tanpa izin di lokasi tersebut. Warga pun mendesak aparat terkait untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas, agar peredaran obat berbahaya ini tidak semakin meluas dan merusak generasi muda.

Tim investigasi berharap ke APH Polsek Rajeg Polresta Tangerang Polda Banten karena masuk wilayah hukumnya, untuk bertindak tegas ke lokasi yang di duga adanya penjual obat keras golongan G yang diduga udah beroprasi atau beraktifitas lama, jika benar adanya penjualan obat keras tersebut berharap untuk di tuntutan UUD yang berlaku di negara indonesia

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan tersebut. Masyarakat berharap adanya langkah nyata dan penindakan serius dalam waktu dekat.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Koster Optimistis Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031
Marhaenisme Bergerak: DPC PDI Perjuangan Brebes Gelar Pengobatan Gratis Keliling, 120 Warga Pesantunan Disapa di Putaran Kelima
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh
Peduli Kesehatan Ibu dan Anak, RS Dera As-Syifa Brebes Gelar Bakti Sosial untuk 200 Ibu Hamil
Camat Sukapura Lepas Ribuan Peserta Fun Walk Jambore Kader, HUT RI ke 81 di Gerbang Wisata Sukapura
3 Dokter Spesialis dan 17 Nakes Terima SK PNS, Perkuat Pelayanan Kesehatan Banyuwangi
Semarak HUT RI ke 81 Ratusan Warga Desa Ngadirejo Serbu Posyandu ILP

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 00:21 WIB

Gubernur Koster Optimistis Bali Jadi Tuan Rumah WCD 2031

Kamis, 10 September 2026 - 06:40 WIB

Marhaenisme Bergerak: DPC PDI Perjuangan Brebes Gelar Pengobatan Gratis Keliling, 120 Warga Pesantunan Disapa di Putaran Kelima

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Minggu, 6 September 2026 - 03:19 WIB

Khasiat Ajaib Si Biru Bunga Telang: Solusi Alami Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh

Kamis, 3 September 2026 - 05:50 WIB

Peduli Kesehatan Ibu dan Anak, RS Dera As-Syifa Brebes Gelar Bakti Sosial untuk 200 Ibu Hamil

Berita Terbaru