Tragedi di Curug Rambu Kasang: Pelajar SMPN-2 Bulakamba Tewas Tenggelam Terseret Arus

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo Dokumen: Pelajar SMPN-2 Bulakamba Terseret Arus Senin (1 Juni 2026) 

BREBES,GarudaXpose.com//– Liburan berubah duka. Seorang pelajar SMP berusia 14 tahun tewas tenggelam setelah terseret arus di Curug Rambu Kasang, Dusun Grogol, Desa Cisereh, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Senin (1/6/2026).

Seorang anak laki-laki bernama Ahmad Wafi Muafa bin Nursalim (14) meninggal dunia akibat tenggelam di Curug Rambu Kasang. Korban terseret arus saat mandi bersama dua rekannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

korban dan pihak terkait
Korban:
Ahmad Wafi Muafa, 14 tahun, pelajar kelas 8 SMPN 2 Bulakamba, warga Desa Rancawuluh RT 04 RW 02, Kecamatan, Bulakamba, Brebes.

Saksi-saksi:M. Wildan Nur Fadil Al Ayubi, 13 tahun, pelajar kelas 7 MTs N 2 BrebesFaturahman, 13 tahun, pelajar kelas 8 MTs Al Hikmah Cipelem

Keduanya warga Desa Rancawuluh dan merupakan teman korban. dan Saksi-saksi lain :
Kaliwon, (48) tahun, wiraswasta, warga Desa Cisereh
Rusto, (28) tahun, Perangkat Desa Cisereh, yang juga menjadi pelapor kejadian ke Polsek Ketanggungan.

Peristiwa terjadi pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 11.30 WIB. Kejadian dilaporkan ke Polsek Ketanggungan pukul 12.00 WIB. Korban berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada pukul 16.15 WIB setelah pencarian selama kurang lebih 4 jam.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Curug Rambu Kasang, masuk wilayah Dusun Grogol, Desa Cisereh, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes.

Berdasarkan kronologi, korban bersama dua temannya berangkat dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB dengan sepeda motor untuk mandi di curug. Setibanya di lokasi, korban dan saksi Faturahman langsung terjun ke air. Keduanya kemudian terseret arus sungai yang cukup deras. Saksi M. Wildan Nur Fadil yang masih di atas berusaha menolong dan berhasil menyelamatkan Faturahman, namun korban Ahmad Wafi Muafa terbawa arus dan tenggelam.

Penanganan
Setelah korban tidak terlihat, saksi M. Wildan berteriak meminta tolong dan berlari ke permukiman Dusun Grogol. Ia meminta bantuan kepada Rusto dan Kaliwon yang kemudian melapor ke Polsek Ketanggungan. Kapolsek Ketanggungan bersama Kanit Reskrim, Kanit Intel, dan KA SPK langsung ke lokasi bersama Tim SAR, BPBD Brebes, dan PMI untuk melakukan pencarian. Korban ditemukan pukul 16.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia, lalu dievakuasi ke RSUD Ir. Soekarno Ketanggungan.

Hasil pemeriksaan dr. Debri Mahendra, MMRS, RSUD Ir. Soekarno, menyatakan penyebab kematian korban murni karena tenggelam, dibuktikan dengan keluarnya busa dari hidung dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

Photo Doc: Pelajar SMPN-2 Bulakamba Terseret Derasnya Air sungai (Senin, 1 Juni 2026) 

Pihak keluarga, melalui ayah kandung korban Nursalim, menyatakan ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak otopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.

Tindakan Kepolisian
Polsek Ketanggungan telah menerima laporan, melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, meminta visum et repertum jenazah, dan melaporkan kejadian kepada pimpinan. Kerugian jiwa dalam peristiwa ini satu orang.

Kapolsek Ketanggungan mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi anak-anak saat bermain di area wisata air. “Curug Rambu Kasang memiliki arus yang tidak bisa diprediksi. Kami minta warga dan wisatawan lebih berhati-hati, jangan berenang tanpa pengawasan, dan pastikan kondisi arus aman sebelum turun ke air,” pungkasnya.***

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Belum Kantongi Izin, Pembangunan Pabrik di Tengah Permukiman Warga Jambe Tuai Sorotan
Pancasila Harus Jadi Fondasi Kebijakan yang Melindungi Kelompok Rentan
“Pilih Sekda Profesional atau Pertaruhkan Masa Depan Banyuwangi”.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Hj. Aida Hubaedah Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026
Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Pedoman Bernegara
Polsek Cikupa Cek TKP Kebakaran Bengkel di Cikupa Sebabkan Satu Orang Meninggal
Peringati Hari Lahir PANCASILA, Ketum FORJI Lumajang: PANCASILA sebagai Pemersatu di Tengah Perbedaan
Ibadah Waisak Berlangsung Khidmat dan Aman, Polresta Tangerang Beri Pengamanan Optimal

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:35 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin, Pembangunan Pabrik di Tengah Permukiman Warga Jambe Tuai Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pancasila Harus Jadi Fondasi Kebijakan yang Melindungi Kelompok Rentan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:37 WIB

Tragedi di Curug Rambu Kasang: Pelajar SMPN-2 Bulakamba Tewas Tenggelam Terseret Arus

Senin, 1 Juni 2026 - 05:04 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Hj. Aida Hubaedah Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 04:53 WIB

Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Pedoman Bernegara

Berita Terbaru