TNI Dampingi Penyerahan Bantuan, Tanggap Bencana Berakhir Bupati Sampaikan Pesan Ke Pengungsi

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Lumajang – Dengan berakhirnya masa tanggap bencana, lokasi pengungsian ini harus segera dikosongkan.

Bagi bapak dan ibu yang sudah memiliki hunian tetap (Huntap), kami minta untuk segera kembali ke hunian masing-masing.

Sedangkan yang belum mendapatkan Huntap, silakan sementara waktu tinggal bersama keluarga atau kerabat sambil menunggu pembangunan hunian tetap selesai,” ucap Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si, dengan suara tenang namun penuh empati saat berdiri di tengah para pengungsi di SMPN 02 Pronojiwo, Rabu (3/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu bukan sekadar arahan administratif, melainkan bentuk perhatian mendalam pemerintah kepada warganya.

Bupati menyadari, meninggalkan tempat pengungsian bukan hal mudah di sini mereka saling menguatkan, saling berbagi cerita, dan bertahan bersama dalam masa yang penuh ketidakpastian.

Namun, demi kenyamanan dan keselamatan, langkah kembali ke hunian tetap atau rumah kerabat menjadi pilihan terbaik menuju pemulihan.

Di momen tersebut, bantuan dari Kemensos RI diserahkan secara simbolis sebagai bukti bahwa negara hadir, tidak membiarkan warganya berjalan sendiri melewati masa sulit.

Setiap paket yang diberikan bukan hanya berisi kebutuhan dasar, tetapi juga harapan agar warga tetap kuat menjalani hari-hari setelah bencana.

Kegiatan penyaluran bantuan itu didampingi langsung oleh Danramil 0821-14/Pronojiwo, Letda Arh Sugiyono, yang sejak awal erupsi telah berada di garis depan membantu warga.

Dengan penuh ketulusan, ia memastikan rangkaian penyerahan berjalan aman dan tertib.

“Kami selalu ada bersama masyarakat, bukan hanya saat evakuasi, tetapi sampai benar-benar pulih. TNI akan terus mendampingi setiap proses agar warga bisa kembali menjalani hidup yang aman dan layak,” tutur Letda Arh Sugiyono.

Di tengah kesedihan dan kelelahan para pengungsi, kehadiran pemerintah dan TNI membawa harapan baru. Ada keyakinan bahwa meski perjalanan pulang ini tidak mudah, mereka tidak melangkah sendirian.

Sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi kekuatan untuk bangkit kembali setelah cobaan besar yang menimpa lereng Semeru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Letkol Inf Apit Yulianto Resmi Menjabat Danyonif 509/Balawara Yudha Kostrad
Antisipasi Ancaman di Lingkungan Pendidikan, Polres Probolinggo Luncurkan Satgas Pre-Emptive Strike
Masuki Tahap Akhir Budidaya, Lahan Jagung 15 Hektare di Muneng Kidul Siap Panen Akhir November
Letkol Inf Apit Yulianto Condromowo-44 Jabat Komandan Yonif 509/BY Kostrad
Plt Kasihumas Polres Probolinggo Buka Suara, Penanganan Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Tetap Berlanjut
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Tinjau Pembangunan RTLH Milik Ibu Misti
Sinergi Pemerintah, TNI dan Masyarakat Perkuat Aksi Nyata Pelestarian Danau Batur
Panen Raya Padi, Kodim 0506/Tgr Wujudkan Swasembada Pangan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:06 WIB

Letkol Inf Apit Yulianto Resmi Menjabat Danyonif 509/Balawara Yudha Kostrad

Senin, 2 November 2026 - 05:59 WIB

Antisipasi Ancaman di Lingkungan Pendidikan, Polres Probolinggo Luncurkan Satgas Pre-Emptive Strike

Senin, 2 November 2026 - 05:49 WIB

Masuki Tahap Akhir Budidaya, Lahan Jagung 15 Hektare di Muneng Kidul Siap Panen Akhir November

Minggu, 1 November 2026 - 11:47 WIB

Letkol Inf Apit Yulianto Condromowo-44 Jabat Komandan Yonif 509/BY Kostrad

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Plt Kasihumas Polres Probolinggo Buka Suara, Penanganan Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Tetap Berlanjut

Berita Terbaru