Tiga OPD Bersinergi Pangkas Pohon Penghalang PJU, Antisipasi Maraknya Aksi Begal

- Penulis

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat terus digencarkan oleh Pemerintah Kota Probolinggo. Kali ini, langkah konkret dilakukan melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah yang melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Rabu (15/04/2026) pagi.

Sinergi tersebut diwujudkan dalam kegiatan pemangkasan pohon di sejumlah titik ruas jalan. Sasaran utama kegiatan ini adalah pohon-pohon yang dinilai menghalangi penerangan jalan umum (PJU), sehingga menyebabkan area menjadi gelap pada malam hari.

Kondisi minim pencahayaan di beberapa ruas jalan sebelumnya dikeluhkan masyarakat. Hal ini dinilai berpotensi meningkatkan kerawanan tindak kriminalitas, terutama aksi begal yang dalam beberapa hari terakhir dilaporkan marak terjadi di wilayah Kota Probolinggo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas gabungan dari tiga instansi tampak bekerja secara terkoordinasi dengan memangkas dahan dan ranting pohon yang menutupi lampu PJU. Dengan alat pendukung yang memadai, proses pemangkasan dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Boedi Harjanto, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah mitigasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Menurut Boedi, pohon yang tumbuh tidak terkontrol hingga menutupi PJU dapat mengurangi visibilitas pengguna jalan pada malam hari. Kondisi tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

“Kolaborasi ini menjadi langkah preventif yang kami lakukan bersama instansi terkait untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan, khususnya aksi begal yang belakangan meresahkan masyarakat,” ujar Boedi Harjanto.

Ia menambahkan, kegiatan pemangkasan pohon akan terus dilakukan secara berkala, khususnya di titik-titik rawan dan minim pencahayaan. Pemerintah Kota Probolinggo juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Tapteng Terima Penghargaan dari Gubernur Sumut atas Capaian Investasi Tertinggi
Lokasi CFD Baru Disiapkan, Pemkab Lumajang Perluas Akses Ruang Produktif bagi Warga
4 Suwat (Blok) Bawang Merah Milik Petani Pagejugan Raib Dibedol Maling, Korban Enggan Lapor
Dwi Nita Lestari Bersama Tim 17 Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang PAW Kepala Desa Tamansari, Diusung Tokoh Masyarakat dan Mantan Legislator PPP
Ketua LBH Gadjah Madha Indonesia Danny Hendro Saputro, SH., MH. Soroti Pemadaman Listrik Bergilir di Banyuwangi, Siap Layangkan Surat Resmi ke PLN
Politeknik Agraria STPN Tawarkan Program Studi Khusus di Bidang Agraria, Pertanahan, dan Tata Ruang
Konsultasi Syarat Pengurusan Berkas Pertanahan, MPP Jadi Pilihan Masyarakat Cari Kepastian Layanan Pertanahan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Tapteng Terima Penghargaan dari Gubernur Sumut atas Capaian Investasi Tertinggi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:08 WIB

Lokasi CFD Baru Disiapkan, Pemkab Lumajang Perluas Akses Ruang Produktif bagi Warga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:50 WIB

4 Suwat (Blok) Bawang Merah Milik Petani Pagejugan Raib Dibedol Maling, Korban Enggan Lapor

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:42 WIB

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:19 WIB

Dwi Nita Lestari Bersama Tim 17 Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang PAW Kepala Desa Tamansari, Diusung Tokoh Masyarakat dan Mantan Legislator PPP

Berita Terbaru