Garudaxpose.com | Probolinggo – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan kembali melaksanakan kegiatan penggeledahan kamar hunian warga binaan sebagai bagian dari upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelaksanaan tes urine terhadap sejumlah 11 warga binaan yang dipilih secara acak sebagai sampel. Senin (03/08).
Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen jajaran Rutan Kraksaan dalam menjaga integritas serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penggeledahan rutin dan tes urine merupakan langkah nyata dalam memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Hasil nihil dari penggeledahan serta hasil negatif pada tes urine menjadi indikator bahwa upaya pembinaan dan pengawasan terus berjalan dengan baik.
Komitmen kami adalah menjaga Rutan Kraksaan tetap aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang,” tegas Galih.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), M. Azis Yulianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Rutan Kraksaan.
“Penggeledahan kami laksanakan secara berkala dan menyeluruh sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Bersamaan dengan itu, kami juga melakukan tes urine secara acak untuk memastikan lingkungan Rutan tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika,” tutur Azis.
Dari hasil penggeledahan tidak ditemukan barang-barang terlarang maupun benda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap sampel urine warga binaan juga menunjukkan hasil negatif, sehingga tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkotika.














