Terima Gelar Warga Kehormatan Tengger, AKBP Rico Yumasri Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Kawasan Bromo

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri menerima kehormatan khusus dari masyarakat Tengger dalam rangkaian perayaan Yadnya Kasada 2026. Penghargaan tersebut diberikan melalui prosesi pengukuhan warga kehormatan yang digelar di kawasan Bromo Tengger, Kabupaten Probolinggo, Minggu (31/5/2026).

Penganugerahan gelar warga kehormatan itu menjadi simbol kedekatan dan kepercayaan masyarakat adat Tengger kepada AKBP Rico Yumasri yang dinilai memiliki peran dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di kawasan Bromo serta wilayah sekitarnya.

Prosesi pengukuhan berlangsung secara adat dan sakral dipimpin Dukun Pandita Romo Sutomo bersama Kepala Desa Ngadisari Sunaryono. Selain Kapolres Probolinggo Kota, sejumlah tokoh dari unsur TNI, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan juga menerima penghargaan serupa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi AKBP Rico Yumasri, pengukuhan tersebut bukan sekadar penghormatan, melainkan amanah yang membawa tanggung jawab besar untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat Tengger.

“Ini merupakan kehormatan yang luar biasa bagi kami. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus hadir dan berkontribusi dalam menjaga keamanan serta mendukung pelestarian budaya masyarakat Tengger,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kawasan Bromo memiliki arti penting, tidak hanya sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat kehidupan budaya dan spiritual masyarakat Tengger yang harus dijaga keberlangsungannya.

Menurut Rico, keamanan yang kondusif menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan adat dan keagamaan yang rutin digelar masyarakat Tengger, termasuk Yadnya Kasada yang setiap tahun menarik perhatian ribuan pengunjung.

Karena itu, Polres Probolinggo Kota akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman di kawasan Bromo.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Tengger yang selama ini dikenal mampu menjaga nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Perayaan Yadnya Kasada sendiri merupakan tradisi tahunan masyarakat Hindu Tengger yang sarat nilai religius dan budaya. Tradisi ini menjadi bentuk rasa syukur kepada Sang Hyang Widhi melalui berbagai rangkaian ritual yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo Bambang Suprapto menjelaskan bahwa sebelum prosesi labuh sesaji di kawah Gunung Bromo, masyarakat terlebih dahulu melaksanakan berbagai tahapan ritual keagamaan sebagai bentuk penyucian diri dan penghormatan kepada leluhur.

Puncak perayaan ditandai dengan pelarungan hasil bumi, ternak, serta berbagai persembahan ke kawah Bromo sebagai simbol pengorbanan, rasa syukur, dan doa untuk keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

Menurut Bambang, Yadnya Kasada mengandung pesan penting tentang keharmonisan hidup, yakni menjaga hubungan yang seimbang antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan alam.

Di tengah berlangsungnya tradisi sakral tersebut, pengukuhan AKBP Rico Yumasri sebagai warga kehormatan masyarakat Tengger menjadi salah satu momen yang menyita perhatian. Penghargaan itu menunjukkan eratnya hubungan antara institusi Polri dengan masyarakat adat dalam menjaga stabilitas, kerukunan, dan kelestarian budaya di kawasan Bromo.

Dengan pengukuhan tersebut, AKBP Rico Yumasri kini tidak hanya menjadi bagian dari unsur pengamanan yang mendukung jalannya Yadnya Kasada, tetapi juga tercatat sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Tengger yang memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga warisan budaya dan kearifan lokal yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL dan Pemkab Banyuwangi Kelola 1.200 Hektare Lahan untuk Dukung Produksi Kedelai Nasiona
Beraksi di Dini Hari, Operasi Senyap Komplotan ABH Pembobol Ruko dan Sekolah Digulung Tim Macan Blambangan
Lettu Inf Sumijan Pimpin Baksos kesehatan Jaga Jakarta On The Spot
Brigif 9/DY/2 Kostrad Jember Gelar Tradisi Korps Raport Sambut Danbrigif Baru
Koramil Leces Aktif Komsos Dan Dampingi Petani Binaan
Hadir Untuk Rakyat Koramil Wonomerto Pelopori Kerja Bakti di Wilayah Binaan
Harmoni Suku Tengger Dalam Rangkaian Hari Raya Karo, Koramil Sukapura Hadiri Puncak Ritual Sodoran
Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota Gagalkan Peredaran Sabu, 20 Gram Lebih Barang Bukti Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:20 WIB

TNI AL dan Pemkab Banyuwangi Kelola 1.200 Hektare Lahan untuk Dukung Produksi Kedelai Nasiona

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Beraksi di Dini Hari, Operasi Senyap Komplotan ABH Pembobol Ruko dan Sekolah Digulung Tim Macan Blambangan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Lettu Inf Sumijan Pimpin Baksos kesehatan Jaga Jakarta On The Spot

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Brigif 9/DY/2 Kostrad Jember Gelar Tradisi Korps Raport Sambut Danbrigif Baru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 02:40 WIB

Koramil Leces Aktif Komsos Dan Dampingi Petani Binaan

Berita Terbaru