SPPG Lumajang Bertambah, Akses Makan Bergizi Gratis Kian Merata

- Penulis

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak terus dipercepat, sejalan dengan target nasional penurunan stunting dan penguatan generasi sehat Indonesia. Pemerintah Kabupaten Lumajang mengambil peran aktif melalui pengembangan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang menjadi infrastruktur kunci dalam implementasi program makan bergizi gratis.

Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian SPPG Citrodiwangsan 5 oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati, Sabtu (25/4/2026). Kehadiran dapur ini memperluas jangkauan layanan gizi bagi siswa sekaligus memperkuat distribusi makanan sehat yang terstandar.

Hingga kini, lebih dari 70 dapur SPPG telah beroperasi di Lumajang, dengan sejumlah lainnya dalam tahap pembangunan. Perluasan ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam mendukung agenda nasional pembangunan manusia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semakin banyak dapur yang beroperasi, semakin luas jangkauan layanan gizi bagi anak-anak. Ini penting untuk memastikan pemerataan,” ujar Bupati yang akrab disapa Bunda Indah.

Secara nasional, pemenuhan gizi anak menjadi prioritas utama dalam pembangunan, terutama untuk menekan angka stunting yang ditargetkan turun signifikan dalam RPJMN. Intervensi melalui penyediaan makanan bergizi di sekolah dinilai efektif karena langsung menyasar kelompok usia produktif sejak dini.

Dalam konteks tersebut, keberadaan SPPG tidak hanya berfungsi sebagai dapur produksi, tetapi juga sebagai simpul pengendalian kualitas pangan, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga distribusi ke penerima manfaat.

Bunda Indah menegaskan bahwa kualitas menjadi aspek yang tidak bisa ditawar.

“Ini menyangkut kesehatan anak-anak. Standar kebersihan, kandungan gizi, dan proses penyajian harus dijaga secara ketat,” tegasnya.

Pengelolaan SPPG juga memerlukan tata kelola yang profesional, mengingat kompleksitas operasional dan tanggung jawab yang diemban. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan pengawasan berlapis, baik melalui pemantauan langsung maupun sistem digital.

“Pemantauan dilakukan setiap hari, termasuk melalui sistem online, untuk memastikan kualitas tetap terjaga,” imbuhnya.

Langkah ini mencerminkan sinergi pusat dan daerah dalam pelaksanaan program prioritas nasional. Meski kewenangan utama berada di tingkat pusat, peran pemerintah daerah menjadi krusial dalam memastikan implementasi berjalan efektif di lapangan.

Selain berdampak pada kesehatan, program makan bergizi gratis juga berkontribusi pada peningkatan konsentrasi belajar siswa serta pembentukan pola makan sehat sejak dini. Dalam jangka panjang, hal ini menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Bunda Indah menegaskan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang.

“Ini bukan sekadar program bantuan, tetapi investasi untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Peresmian SPPG Citrodiwangsan 5 menjadi simbol penguatan layanan dasar di Lumajang. Dengan perluasan jaringan dapur dan penguatan tata kelola, distribusi makanan bergizi diharapkan semakin merata, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Dari daerah, langkah ini menunjukkan bahwa percepatan pembangunan manusia dapat dimulai melalui intervensi konkret yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, yakni pemenuhan gizi anak sebagai fondasi masa depan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nyadran Karo 1948 Caka Desa Ngadirejo Alunan Ketipung Pelestarian Budaya Lokal Tengger
Puluhan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Martua Nainggolan, Bukti Jejak Baik Jurnalis Media Center Jayanti
Cerita Perwira AL Asal Banyuwangi, Berkali-kali Gugur Tes Kini Jadi Lulusan Terbaik Peraih Adhi Makayasa dari Presiden
InJourney dan Angkasa Pura Siapkan Roadmap Pariwisata Banyuwangi Mulai Event hingga Konektivitas
Bertemu Sopir Logistik, Wabup Banyuwangi: Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia
Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang
Mau Lanjut S2? Simak Perbandingan Biaya Tiga Perguruan Tinggi di Probolinggo
Bupati Ipuk Dorong HIPMI Banyuwangi Jadi Lokomotif Perekonomian Daerah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Nyadran Karo 1948 Caka Desa Ngadirejo Alunan Ketipung Pelestarian Budaya Lokal Tengger

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Puluhan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Martua Nainggolan, Bukti Jejak Baik Jurnalis Media Center Jayanti

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:15 WIB

InJourney dan Angkasa Pura Siapkan Roadmap Pariwisata Banyuwangi Mulai Event hingga Konektivitas

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:14 WIB

Bertemu Sopir Logistik, Wabup Banyuwangi: Pengemudi Urat Nadi Ekonomi Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka Polresta Tangerang

Berita Terbaru

Olahraga

Senin, 3 Agu 2026 - 05:54 WIB