Keterangan:Di Panggung Haornas, Sekda Tahroni Apresiasi Pabrik Sepatu Ekspor yang Tak Pernah Absen Saat Api dan Banjir Melanda Warga – “Brebes Adalah Keluarga Besar Kami”
BREBES,GarudaXpose.com//- Jauh dari hiruk-pikuk lini produksi sepatu olahraga untuk pasar dunia, PT Tah Sung Hung (TSH) di Kersana, Brebes, justru mendapat panggung kehormatan bukan karena ekspornya, melainkan karena aksi kemanusiaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tingkat Kabupaten Brebes, manajemen PT TSH yang diwakili Agung Giri Bogo menerima penghargaan langsung dari Bupati Brebes yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Dr. H. Tahroni, M.Pd. Penghargaan itu diberikan atas kontribusi nyata perusahaan dalam penanganan bencana di lingkungan sekitar pabrik.
Bukan seremoni belaka. Di balik piagam tersebut, ada cerita bertahun-tahun tentang mobil pemadam milik pabrik yang selalu menjadi yang pertama tiba saat rumah warga terbakar, dan karyawan yang turun membersihkan lumpur banjir hingga ke mesin-mesin sekolah.
Saat ditemui usai menerima penghargaan, Agung Giri Bogo menegaskan bahwa apa yang dilakukan TSH bukan program sesaat.
“Berapa kali mungkin semenjak kita ada di Brebes, kita sering memberikan bantuan ke masyarakat bilamana ada kebakaran, termasuk juga pada saat adanya banjir kita juga sering berupaya untuk membersihkan dari mulai mesin sekolah dan rumah-rumah masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Agung, filosofi perusahaan sangat sederhana: pabrik tidak bisa besar sendiri tanpa lingkungan yang baik.
“Jadi sebenarnya kontribusi kami TSH itu adalah bagaimana caranya kita bisa sumbangsih ke masyarakat sebagaimana mestinya, bahwa Brebes adalah bagian dari keluarga besar kami. Jadi kami selama ini akan selalu bantu bilamana ada kejadian-kejadian kebakaran di wilayah lokasi di sini,” tegasnya.
Ia pun meluruskan, semua bantuan yang diberikan selama ini berjalan secara spontan tanpa perjanjian formal dengan pemerintah desa maupun kabupaten. Tidak ada MoU, tidak ada proposal. Yang ada hanya rasa kemanusiaan sebagai tetangga.
“Memang sebelumnya tidak ada MoU apapun dengan kita. Ini bagian dari hubungan dengan masyarakat. Ya tetangga kita kebakaran, kita punya alat pemadam, masa sih kita tidak bantu. Jadi hakikatnya ini adalah awal dari kita harus membantu dengan lingkungan setempat. Jadi bagian dari CSR-nya,” lanjutnya.
Agung menambahkan, penghargaan yang diberikan Bupati Brebes melalui Sekda Tahroni ini justru menjadi pengingat dan pemacu bagi manajemen dan seluruh karyawan TSH Kersana.
“Penghargaan masalah kejadian kebakaran ini kami terima sebagai amanah, bukan sebagai akhir. Justru ini melecut kami. Artinya masyarakat dan pemerintah melihat kehadiran kami. Ke depan, selama alat kami ada, selama tenaga kami ada, kami akan selalu siaga. Karena bagi kami, Brebes bukan hanya lokasi pabrik, tapi rumah kami juga. Kalau rumah sendiri ada musibah, kita wajib ikut menjaga,” pungkas Agung.
Sementara itu Sekda Brebes Dr. H. Tahroni, M.Pd menegaskan, TSH telah memberi contoh ideal tentang arti investasi yang berkeadaban. Sportivitas dalam Haornas, kata dia, tidak hanya soal menang di lapangan, tetapi juga soal kepekaan untuk menang bersama masyarakat.***
(4905)















