SENJA DI SIPUNG JATI: Asri Bumiayu Kunci Tiket 16 Besar Lewat Drama Penalti 6-7, Liring Garing Rajegwesi Tersingkir Dengan Hormat

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES,GarudaXpose.com- Jika sepakbola adalah naskah sastra, maka Senin sore (10/08/2026) di Lapangan Sipung Jati, Rengasbandung adalah babak paling puitis. Langit membentang cerah 30 derajat celcius, angin mengangkat debu lapangan yang kering, dan ratusan pasang mata tumpah ruah di pematang sawah menjadi saksi pertarungan dua mahakarya dari dua kabupaten.

Laga Hari ke-11 Persaba Cup VII mempertemukan Liring Garing FC Rajegwesi Tegal melawan Asri FC Bumiayu. Bukan sekadar perebutan angka, ini adalah pertaruhan harga diri untuk satu tempat di 16 Besar. Kick-off tepat pukul 16.15 WIB. Pluit dipegang Wasit PSSI Kabupaten Brebes Owi, didampingi Asisten Wasit Agus dan Sugeng, Wasit Cadangan Ruswan, di bawah pengawasan ketat Pengawas Pertandingan Rustomo.

BABAK PERTAMA: Tarian Gol dan Balas Dendam

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitu pluit pertama dibunyikan, tak ada kata ragu. Kedua tim memainkan pola terbuka, saling jual beli serangan, adu strategi dan adu kecerdasan.

Menit ke-11, kebuntuan itu pecah. Asri FC Bumiayu lebih dulu menuliskan namanya di papan skor. Umpan terukur membelah pertahanan, disambut predator bernomor punggung 10, Hafis, yang dengan sepakan dingin menghujam jala Liring Garing. 0-1 untuk Bumiayu.

Gol itu menyulut bara. Di bawah komando pelatih Arifin yang tak henti berteriak dari sisi lapangan, Liring Garing Rajegwesi bangkit. Menit ke-16, Rudi, penyerang sayap nomor punggung 2, menari di antara dua bek, melepas tendangan mendatar yang tak terbendung. Skor sama kuat, 1-1.

Belum puas, Rajegwesi terus menekan. Menit ke-28, publik Tegal bersorak. Panji, nomor punggung 11, mencatat namanya sebagai pencetak gol kedua lewat eksekusi berkelas yang mengubah euforia tribun. Skor 2-1 menutup babak pertama. Liring Garing unggul di paruh waktu.

BABAK KEDUA: Ketika Kapten Menjawab Takdir

Memasuki babak kedua, tensi bukan lagi panas, melainkan mendidih. Duel-duel keras tak terhindarkan. Senggolan cinta di lapangan, istilah yang dilontarkan Reporter Persaba Cup VII Bung Ngesrong yang punya sejuta luka, tersaji nyata. Bahkan gerakan 278 sempat diperagakan pemain Liring Garing FC nomor punggung 20, Arlin, yang mengundang decak kagum penonton.

Di tengah badai tekanan itu, Asri FC Bumiayu menunjukkan mentalitas juara. Mereka tak menyerah. Menit ke-38, dari lini kedua, sang kapten panutan, gelandang nomor punggung 4, Sumid, muncul sebagai penyelamat. Sepakan terukurnya melesat deras, merobek angkasa Sipung Jati dan menghujam gawang. Gol! Skor kembali sama 2-2. Kedudukan itu bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Laga dengan durasi 2×30 menit harus ditentukan lewat jalan paling kejam: adu penalti.

ADU PENALTI: Mental Baja Menentukan Jalan

Adu penalti adalah panggung sunyi, di mana nyali lebih berharga dari teknik. Lima algojo dari masing-masing tim melangkah ke titik putih.

Liring Garing FC Rajegwesi harus menelan pil pahit, hanya 4 eksekutor yang sukses menjalankan tugas. Di sisi lain, algojo Asri FC Bumiayu tampil lebih dingin, lebih tenang, dan lebih perkasa. 5 sepakan mereka bersarang sempurna.

Skor adu penalti 4-5. Jika diakumulasi dengan waktu normal, papan skor akhir menulis 6-7 untuk kemenangan Asri FC Bumiayu.

Hasil ini memastikan satu takdir. Asri FC Bumiayu resmi mengunci satu tiket, lolos ke babak 16 Besar Persaba Cup VII. Sebuah pencapaian yang pantas dirayakan. Sementara bagi Liring Garing FC Rajegwesi Tegal, perjalanan harus terhenti di sini. Mereka tersingkir, namun gugur dengan kepala tegak, meninggalkan jejak perlawanan yang akan dikenang.

Turnamen Persaba Cup VII tahun ini memang luar biasa. Di balik sengitnya pertandingan, ada sosok tim medis yang menjadi pahlawan tanpa tanda jasa. Dipimpin Bung Kentung, lulusan S2 yang dikenal punya jampi-jampi mujarab. Ajaib, pemain yang terkapar cedera di tengah lapangan, belum disentuh pun sudah berdiri kembali. Dedikasi yang patut diacungi jempol.

Hingga akhir laga, Wakil Ketua Panitia Persaba Cup VII, Bung Jinggo, memberikan penutup yang penuh semangat.

“Terima kasih untuk kedua tim yang sudah menyajikan tontonan sepakbola yang luar biasa indah dan menjunjung tinggi sportivitas sore ini. Selamat untuk Asri FC Bumiayu yang berhak lolos ke babak 16 besar. Rasa hormat setinggi-tingginya untuk Liring Garing Rajegwesi yang sudah berjuang luar biasa, kalian tersingkir dengan terhormat.”

“Dan aja kelalen ya penonton, sedulur bola Brebes-Tegal-Slawi, besok ada pertandingan yang sangat seru dan sayang untuk dilewatkan. Hari ke-12, Selasa 11 Agustus 2025, akan bentrok tim papan atas dari Brebes, Brebes United Kauman VS Stronger Slawi. Datang dan ramaikan Sipung Jati!”

Pungkasnya, Persaba Cup VII bukan sekadar turnamen. Ia adalah panggung di mana mimpi dirajut, air mata tumpah, dan legenda-legenda dusun dilahirkan. Drama di Sipung Jati sore itu telah usai, namun cerita belum selesai ditulis.***

(4905)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tio Sifa, Putra Rancawuluh Persembahkan Emas Lagi! Brebes Tambah Dua Emas di Porprov Jateng 2026
Tio Siva, Putra Rancawuluh Persembahkan Emas Lagi! Brebes Tambah Dua Emas di Porprov Jateng 2026
Gubernur Koster Apresiasi Bali United U-15 Raih Runner-up Piala Soeratin Nasional
Turnamen Antar Wilayah Desa Grinting Resmi Dibuka, Hartono SH: Jaga Sportivitas, Eratkan Silaturahmi
PERANG BINTANG SESAMA DESA! Pesut FC Hancurkan Siramin Jaya 3-0, Jual Beli Serangan Panaskan Perebutan Juara 3 MAHERA Cup II
Wakil Bupati Abah Wurja Buka Kejurnas Drag Bike Piala Bupati Brebes 2026, Gaungkan Zero Knalpot Brong dan Anti Balap Liar
DERBY SATU TARANGAN MEMBARA! Sikancil FC Taklukkan Siramin FC Lewat Drama Adu Penalti 4-2, Melaju ke Grand Final Mahera Cup 2
PSIS Legend Semarang Tumbangkan Cendrawasih Papua 3-0 di Laga Ekshibisi Mahera Cup II

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Tio Sifa, Putra Rancawuluh Persembahkan Emas Lagi! Brebes Tambah Dua Emas di Porprov Jateng 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Tio Siva, Putra Rancawuluh Persembahkan Emas Lagi! Brebes Tambah Dua Emas di Porprov Jateng 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Gubernur Koster Apresiasi Bali United U-15 Raih Runner-up Piala Soeratin Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Turnamen Antar Wilayah Desa Grinting Resmi Dibuka, Hartono SH: Jaga Sportivitas, Eratkan Silaturahmi

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:47 WIB

PERANG BINTANG SESAMA DESA! Pesut FC Hancurkan Siramin Jaya 3-0, Jual Beli Serangan Panaskan Perebutan Juara 3 MAHERA Cup II

Berita Terbaru

Uncategorized

Rabu, 28 Okt 2026 - 08:42 WIB