Satgas Gabungan Nyatakan Operasi Penanganan Kebakaran TNBTS Selesai, Danrem 083/Bdj Pimpin Rakor Evaluasi Dan Penutupan Posko Karhutla

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan memimpin secara langsung kegiatan

rapat kordinasi evaluasi dan penutupan Posko Karhutla TNBTS di Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Rabu (19/8).

Dalam rapat yang dihadiri sejumlah para pemangku kepentingan tersebut Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan Karhutla TNBTS sehingga situasi saat ini dapat dikendalikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sistem pemadaman yang dinilai paling efektif dalam penanganan Karhutla di wilayah dengan medan ekstrem adalah melalui Water Bombing, didukung dengan ketersediaan selang air berukuran panjang, fleksibel tanki air, serta sarana pendukung lainnya. “Perlu pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi aktivitas masyarakat maupun wisatawan yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” kata Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan.

Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan menambahkan, perlu dilakukan pelatihan dan pembentukan relawan khususnya generasi muda dalam rangka mendukung penanganan awal kebakaran mengingat kondisi medan yang luas dan ekstrem. Perlu disusun dan ditetapkan SOP penanganan Karhutla sebagai pedoman bersama apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

“Sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat serta wisatawan perlu dilakukan secara masif, khususnya karena masih ditemukan wisatawan termasuk wisatawan asing yang mendatangi kawasan Gunung Bromo meskipun kawasan wisata masih ditutup akibat Karhutla,” ujarnya.

Danrem mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan uasan area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 1.121,66 Ha yang tersebar di wilayah Kab. Probolinggo, Lumajang, Pasuruan dan Malang. Penutupan Posko Karhutla bukan berarti tugas Satgas Karhutla selesai, namun seluruh langkah antisipatif dan SOP yang telah disusun agar tetap dilaksanakan serta dapat segera diaktifkan apabila terjadi kebakaran kembali.

Mengingat kondisi kemarau masih berlangsung, seluruh pihak agar tetap melaksanakan deteksi dini terhadap potensi kerawanan Karhutla. Mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kawasan TNBTS dan tetap melanjutkan langkah-langkah antisipatif guna mencegah terjadinya Karhutla. “Dengan situasi yang telah terkendali, Posko Karhutla secara resmi dinyatakan ditutup dan seluruh personel dipersilakan melanjutkan tugas dan aktivitas masing-masing,”ungkapnya.

Lebih lanjut Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan menegaskan, rakor evaluasi dan P

penutupan posko Karhutla dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi terhadap seluruh rangkaian penanganan Karhutla TNBTS sekaligus memastikan kesiapsiagaan lintas sektoral pasca penutupan posko.

Meskipun kondisi Karhutla saat ini telah terkendali dan Posko Karhutla ditutup, potensi terjadinya kebakaran masih perlu diantisipasi mengingat kondisi kemarau masih berlangsung serta karakteristik medan TNBTS yang luas dan ekstrem. Ancaman yang masih dihadapi meliputi munculnya kembali titik api/asap, aktivitas masyarakat maupun wisatawan yang berpotensi memicu kebakaran, keterbatasan Alkap pemadaman, serta sulitnya akses menuju lokasi apabila terjadi kebakaran di medan yang ekstrem.

Diperlukan penguatan koordinasi lintas sektoral, deteksi dini, pengawasan kawasan, pemasangan CCTV di titik rawan, pembentukan dan pelatihan relawan, serta penyusunan SOP terpadu sebagai langkah antisipatif menghadapi kemungkinan Karhutla susulan. “Dengan ditutupnya Posko Karhutla diharapkan seluruh instansi terkait tetap melaksanakan pemantauan dan langkah pencegahan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, sehingga apabila kembali ditemukan titik api dapat segera dilakukan penanganan secara cepat, tepat dan terpadu,”jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Bondowoso Temukan Jejak Penadahan Curanmor, Dua Tersangka Diamankan
Polri Turun ke Lahan Jagung di Probolinggo, Dukung Petani Wujudkan Ketahanan Pangan
Jaga Jakarta On The Spot, TNI-Polri Bersama Warga Perkuat Kamtibmas di Pondok Kacang Barat
Polsek Kunir Amankan Hiburan Live Music Persiapan Pawai Budaya di Desa Sukorejo
15 Hari Hadapi Karhutla Bromo, Sinergi Lintas Instansi Tuai Apresiasi
Temui Sesepuh Tengger, Wakapolres Probolinggo Serap Kearifan Lokal untuk Jaga Bromo
Upacara Penurunan Bendera di Kraksaan, Kapolres Probolinggo Tekankan Semangat Persatuan
Dari Purnawirawan untuk Negeri, PEPABRI Sempu Khidmatkan HUT RI ke-81

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Polres Bondowoso Temukan Jejak Penadahan Curanmor, Dua Tersangka Diamankan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Polri Turun ke Lahan Jagung di Probolinggo, Dukung Petani Wujudkan Ketahanan Pangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 04:23 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, TNI-Polri Bersama Warga Perkuat Kamtibmas di Pondok Kacang Barat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:00 WIB

Polsek Kunir Amankan Hiburan Live Music Persiapan Pawai Budaya di Desa Sukorejo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Satgas Gabungan Nyatakan Operasi Penanganan Kebakaran TNBTS Selesai, Danrem 083/Bdj Pimpin Rakor Evaluasi Dan Penutupan Posko Karhutla

Berita Terbaru