Salurkan BLT DBHCHT di Kota Probolinggo, dr. Aminuddin Minta Lurah Aktif Kawal Pengentasan Kemiskinan

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | PROBOLINGGO – Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, meminta seluruh lurah di Kota Probolinggo lebih aktif mengawal program pengentasan kemiskinan di wilayah masing-masing. Pesan itu disampaikan saat menghadiri penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 di Kantor Kecamatan Kedopok, Senin (13/7).

Menurut Aminuddin, bantuan sosial yang diberikan pemerintah harus diikuti dengan pendampingan terhadap masyarakat agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. Karena itu, aparatur di tingkat kelurahan diminta mengetahui secara langsung kondisi warganya, terutama keluarga yang masuk kategori kurang mampu.

“Kita memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di masing-masing wilayah. Saya berharap para lurah memberikan perhatian khusus agar upaya pengentasan kemiskinan benar-benar berjalan efektif,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain meminta pengawasan dari pemerintah wilayah, Aminuddin juga mengingatkan para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan secara bijaksana. Ia berharap dana yang diterima tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif, tetapi juga dapat menjadi modal usaha yang mampu menambah penghasilan keluarga.

“Kalau memungkinkan, gunakan bantuan ini sebagai modal usaha kecil. Bisa untuk bertani, beternak, atau usaha sederhana lainnya sehingga manfaatnya lebih terasa dalam jangka panjang,” ujarnya.

Penyaluran BLT DBHCHT tahun ini menyasar 2.729 keluarga penerima manfaat yang terdiri atas buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, dan masyarakat yang memenuhi persyaratan. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp600 ribu yang disalurkan secara non-tunai melalui rekening Bank Jatim.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo, Siti Romlah, menjelaskan proses penetapan penerima dilakukan melalui usulan dari kelurahan yang kemudian diverifikasi dan disesuaikan dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional berdasarkan kelompok kesejahteraan.

“Penyaluran dilakukan secara bertahap pada 13 hingga 17 Juli 2026 di seluruh kecamatan. Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp1,6 miliar,” jelasnya.

Di Kecamatan Kedopok sendiri, sebanyak 425 keluarga menerima bantuan pada hari pertama penyaluran. Sebelum dana dicairkan, seluruh penerima menjalani tahapan verifikasi administrasi oleh Dinsos PPPA dan Bank Jatim untuk memastikan kesesuaian identitas serta aktivasi rekening.

Salah seorang penerima manfaat, Ima, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya. Buruh pabrik garmen itu berencana menggunakan dana yang diterimanya untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

Pada kesempatan yang sama, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo turut menyosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi yang berlangsung hingga akhir Agustus 2026. Pendataan tersebut diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan pengentasan kemiskinan di Kota Probolinggo.

Penulis : Septyan Dwi Cahyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UGM Beri Penghargaan Banyuwangi Sebagai Daerah Dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia
Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi
Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo
Lintas Agama Turun Bersama, 300 Peserta Bersihkan Sembilan Titik Sungai Kalimati Muncar
Ajukan 250 Inovasi di IGA 2026, Banyuwangi Andalkan Program Berdampak Nyata
Bupati Ipuk Rutin Kolaborasi Lintas Sektor, Inflasi Banyuwangi Terus Terjaga bahkan Terendah di Jatim
Raih Green Card, Geopark Ijen Berhasil Pertahankan Status UNESCO Global Geopark
Terpikat Alam dan Kuliner Banyuwangi, Konjen AS: Luar Biasa!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:44 WIB

UGM Beri Penghargaan Banyuwangi Sebagai Daerah Dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 14:42 WIB

Miliki Kesamaan Potensi, Kabupaten Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi

Jumat, 6 November 2026 - 14:39 WIB

Lapas Banyuwangi Gelar Baksos untuk Keluarga Warga Binaan di Aula Sahardjo

Jumat, 6 November 2026 - 14:37 WIB

Lintas Agama Turun Bersama, 300 Peserta Bersihkan Sembilan Titik Sungai Kalimati Muncar

Jumat, 6 November 2026 - 14:34 WIB

Bupati Ipuk Rutin Kolaborasi Lintas Sektor, Inflasi Banyuwangi Terus Terjaga bahkan Terendah di Jatim

Berita Terbaru