Produksi dan Penjualan Layang-Layang Warga Mangunharjo Tembus Ratusan Unit per Hari

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Probolinggo – Aktivitas produksi dan penjualan layang-layang di kawasan Tajungan, RT 002 RW 008, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, menunjukkan peningkatan signifikan saat musim tiba.

Usaha rumahan tersebut dijalankan oleh Rizkie Rachmat Hidayah (31), yang memanfaatkan momentum musim layang-layang untuk memproduksi berbagai jenis layangan dengan skala harian.

Dalam kondisi normal saat permintaan meningkat, Rizkie mampu memproduksi sekaligus menjual sekitar 20 hingga 50 unit layang-layang per hari. Produk tersebut mayoritas diserap pasar lokal, khususnya anak-anak di lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kapasitas produksi bisa melonjak ketika menerima pesanan dari luar daerah. Dalam satu kali order, jumlah yang dikerjakan dapat mencapai 100 unit, dengan pengiriman ke sejumlah kota seperti Lumajang, Jember, Pasuruan, Malang hingga Surabaya.

Variasi produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari layang-layang sederhana hingga model dengan tingkat kesulitan tinggi. Harga jual pun disesuaikan, berkisar antara Rp1.000 hingga Rp25.000 per unit.

Selain produk harian, Rizkie juga memproduksi layang-layang khusus untuk kebutuhan lomba. Untuk kategori ini, ia mampu menyelesaikan sekitar 20 unit per hari dengan kisaran harga Rp7.000 hingga Rp25.000 tergantung motif dan desain.

Tak hanya fokus pada produksi layangan, sektor penjualan juga diperkuat dengan menyediakan berbagai jenis benang layangan. Produk ini dijual mulai dari Rp2.000 untuk benang standar hingga Rp200.000 untuk benang bermerk.

Usaha yang dijalankan bersama istrinya, Husnul Hotimah (31), tersebut menjadi salah satu sumber pendapatan keluarga dengan dua anak.

Rizkie menyebut, keberhasilan menjaga ritme produksi dan kualitas menjadi kunci dalam mempertahankan pelanggan, terutama dari luar kota.

“Kalau musimnya bagus, produksi bisa terus jalan. Apalagi kalau pesanan dari luar kota datang, itu sangat membantu penjualan,” ungkap Rizkie.

Dengan pola produksi yang fleksibel dan jaringan pelanggan yang mulai meluas, usaha layang-layang ini dinilai memiliki potensi berkembang sebagai industri rumahan yang berkelanjutan.

Ke depan, Rizkie berharap dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas pasar, sehingga usahanya tidak hanya bergantung pada musim, tetapi juga mampu bertahan sepanjang tahun. (Septyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa
Uni Emirat Arab Tinjau Progres Pembangunan Pengolahan Sampah 3R di Banyuwangi
Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi
APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh
Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber
Bupati Ipuk Ajak JMSI Banyuwangi Bangun Jurnalisme Berkualitas dan Dorong Potensi Daerah
Polemik Tanah Pengairan di Tegalsari Kian Memanas, Dua Pihak Mengaku Sudah Keluarkan Rp25 Juta ke E-BEST Law, Legalitas AJB dan SHM Masih Menggantung
Tanah Pengairan di Desa Tegalsari Diduga Diperjualbelikan Rp150 Juta, Status AJB dan SHM Belum Jelas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Uni Emirat Arab Tinjau Progres Pembangunan Pengolahan Sampah 3R di Banyuwangi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:13 WIB

APAK (aliansi pemuda anti korupsi) Soroti Dugaan PPK Tak Bersertifikat LKPP di Sejumlah Daerah Jawa Barat, Desak Audit Menyeluruh

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Sonny T. Danaparamita Gandeng APAC Cyber Security Fund, Bekali UMKM Banyuwangi Hadapi Ancaman Siber

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 21:06 WIB