Garudaxpose.com | Probolinggo – Personel Polsek Sumberasih menyambangi lahan pertanian warga Senin 15 Juni 2026 siang. Kunjungannya kali ini untuk melihat langsung perkembangan jagung binaan di Dusun Kalidelu, Desa Sumberbendo.
Lahan seluas 1,3 hektare itu milik Nariah, warga RT 27 RW 05. Tanaman jagung sudah menghijau merata dan pertumbuhannya terpantau baik.
Pembinaan lapangan dilakukan oleh Brigpol Beni dari Unit Binmas Polsek Sumberasih. Ia berdialog dengan pemilik lahan sambil mengecek kondisi tanaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto menyebut pendampingan ini bagian dari dukungan Polri ke program ketahanan pangan nasional.
“Petani butuh rasa aman, tapi juga butuh pendamping. Kami hadir bukan hanya jaga kamtibmas, tapi ikut dorong produktivitas jagung warga,” kata AKP Sugeng.
Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di lahan bikin komunikasi lebih cepat. Kalau ada kendala, langsung bisa diteruskan ke penyuluh atau pihak terkait.
Lahan Nariah mulai ditanami sejak 10 April 2026. Benih yang ditebar sekitar 20 kilogram. Dengan perawatan rutin, usia panen jagung jatuh pada Agustus 2026.
“Hitungannya empat bulan tanam. Sekarang sudah masuk masa pertumbuhan generatif. Kalau cuaca mendukung, hasil panennya bisa optimal,” jelas Kapolsek.
AKP Sugeng menekankan pentingnya gotong royong antarpetani. Pembersihan gulma, pengairan, sampai antisipasi hama harus dikerjakan bersama.
Polsek siap jadi jembatan. Begitu petani lapor ada gangguan hama atau butuh alat, anggota akan koordinasi dengan dinas pertanian.
“Jangan tunggu parah baru lapor. Dari awal ada tanda-tanda, langsung sampaikan ke Bhabinkamtibmas. Penanganannya jadi lebih cepat,” ujarnya.
Nariah sendiri menyambut baik kehadiran polisi di lahannya. Ia merasa lebih tenang karena ada yang memantau dan memberi masukan.
Suasana kunjungan berjalan aman dan cair. Warga sekitar juga ikut diskusi ringan soal perawatan tanaman dan jadwal panen.
Polres Probolinggo Kota melalui Polsek jajaran memang rutin turun ke kelompok tani. Tujuannya menjaga semangat petani sekaligus memastikan program pangan berjalan.
Dengan 1,3 hektare jagung di Kalidelu ini, Desa Sumberbendo diharapkan bisa jadi contoh. Sinergi polisi-petani diharapkan terus tumbuh sampai panen tiba Agustus nanti. (Septyan)








