Polres Pematangsiantar Siantar Bantah Dan Klarifikasi Pemberitaan Media Online Tentang Dugaan Penyimpangan Di SPPG Kemala Bhayangkari

- Penulis

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com, l Pematangsiantar – Dengan Adanya Pemberitaan dugaan penyimpangan pembagian SHU MBG kepada anggota Polres Pematangsiantar Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak S.H., S.I.K., M.H. yang diwakili Kasi Humas dengan tegas mengatakan itu tidak benar, perlu dijelaskan tidak ada yang namanya SHU MBG dan tidak ada pembagian dana tetapi yang benar adalah pembagian keuntungan usaha yang dikelola Koperasi Polres Pematangsiantar kepada semua anggota koperasi Polres Pematangsiantar yang dilakukan saat penutupan tahun buku yaitu SHU bersama.

Kasi Humas juga menyampaikan SPPG 1 Kemala Bhayangkari Pematangsiantar didirikan untuk mendukung program Presiden RI guna menyalurkan MBG kepada penerima manfaat, serta prosedur pelaksanaan pembangunan hingga opersional sudah sesuai Juknis BGN (Petunjuk Teknis Badan Gizi Nasional ). Yang mana tidak ada campur tangan pengelolaannya oleh Polres, semua dikelola oleh Kepala SPPG yang bekerjasama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Pematangsiantar dan mitra. Polres Pematang Siantar justru melakukan pengawasan dan memastikan tidak ada kendala hingga sampai sasaran.

Kasi humas juga menegaskan SPPG ini diawali dengan perekrutan relawan /pekerja di SPPG yang dilakukan secara terbuka (OPEN REKRUTMENT) dan melalui tahapan yang transparan serta terbuka yang diawasi oleh Satgas Gugus Tugas MBG Polres Pematangsiantar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak benar pekerja ataupun Kepala SPPG dan pengelolaan SPPG merupakan keluarga Kapolres Pematangsiantar dikarenakan Pekerja dan Pengelolaan SPPG adalah murni hasil Open rekrutmen dan Kepala SPPG ditunjuk langsung oleh BGN yang merupakan SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia).

Untuk menjadi Penyedia Bahan baku MBG juga sudah melalui proses sesuai Juknis BGN dimana Supplier SPPG adalah Koperasi. Dan untuk SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Pematangsiantar menggunakan Koperasi Polres Pematangasiantar sebagai supplier, dimana untuk penyedia bahan baku Koperasi Polres Pematangsiantar bekerja sama dengan penyedia bahan baku yang mana lebih dulu penyedia memberikan penawaran harga selanjutnya Koperasi melakukan pertimbangan dan melakukan kerjasama kepada penyedia bahan baku yang siap menyediakan dan disepakati bahan baku tidak melebihi harga pasar.

Untuk menjadi Penyedia bahan baku supplier SPPG dilakukan secara terbuka dan tidak ada negosiasi antara penyedia bahan baku dengan Kepala SPPG ataupun akuntan, penyedia bahan baku memberikan penawaran pada Koperasi dan koperasi yang pertimbangkan layak dan tidaknya menjadi Penyedia bahan baku di SPPG Kemala Bhayangkari Pematangsiantar.

Adanya pemberitaan menyampaikan pengakuan RK dan RV memberikan uang kepada Kepala SPPG dan akuntan untuk memuluskan menjadi supplier setelah dilakukan klarifikasi kepadanya tidak benar, pemberitaan tersebut sepihak serta tidak ada konfirmasi sebelumnya dari sumber RK dan RV sebagaimana penyampaian RK.

Selanjutnya di SPPG Kemala Bhayangkari tidak ada menimbun bahan baku seperti beras karena bahan baku dilakukan pengantaran apabila ada permintaan dari Koperasi sesuai kebutuhan SPPG dan selanjutnya koperasi yang melakukan pengantaran bahan baku ke SPPG Kemala Bhayangkari. Korwil BGN juga melakukan sidak secara berkala ke semua dapur Kemala Bhayangkari.

Untuk saat ini SPPG Kemala Bhayangkari telah memenuhi sertifikat SLHS dan HALAL sehingga bisa dipastikan MBG yang didistribusikan HALAL 100 % karena sudah lebih dulu di uji oleh instansi dan badan yang berwenang.

Ungkap Kasi Humas. (MNK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Kasih Sayang, Pemkab Bangli Hadirkan Pengobatan Gratis Di Empat Kecamatan
Buku Seabad Relokasi Batur Jadi Ruang Pencatatan Ingatan Kolektif
Bakti Pamlaspas Cihna Batur Let, Gubernur Bali Tegaskan Hentikan Komersialisasi Gunung Batur
Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur Hasilkan Rekomendasi Strategis Arah Baru Pengelolaan Kawasan Batur
Forum Silaturahmi LBH GADJA MADHA Indonesia di Muncar Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Bagikan KTA Anggota
Gerakan Langit Biru Menjelang HUT Ke-25, Demokrat Bali Melaksanakan Bersih Sampah Serta Menebar Benih Ikan Di Danau Beratan Dan Tamblingan 
​Prioritas Yang Dipertanyakan: Bobby Nasution Berkantor di Nias Saat Jalur Ekonomi Pantai Barat Madina Lumpuh Hampir Setahun
Jalan Rusak Madina vs Kantor Sementara Nias: Ujian Efisiensi Prabowo dan Etika Kepemimpinan Bobby Nasution

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Kasih Sayang, Pemkab Bangli Hadirkan Pengobatan Gratis Di Empat Kecamatan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Buku Seabad Relokasi Batur Jadi Ruang Pencatatan Ingatan Kolektif

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Bakti Pamlaspas Cihna Batur Let, Gubernur Bali Tegaskan Hentikan Komersialisasi Gunung Batur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur Hasilkan Rekomendasi Strategis Arah Baru Pengelolaan Kawasan Batur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Forum Silaturahmi LBH GADJA MADHA Indonesia di Muncar Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Bagikan KTA Anggota

Berita Terbaru