Garudaxpose.com | Jakarta — Dalam upaya memperkokoh keseimbangan antara nilai keimanan dan semangat kebangsaan, Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Pandapotan Sirait, secara resmi meresmikan Sekretariat Majelis Dzikir Shuhufil Ula Laskar Gibran. Peresmian ini menandai langkah strategis organisasi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya kuat secara sosial dan spiritual, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam merawat kebinekaan serta cinta tanah air.

Dalam sambutannya, Leonardo Sirait menegaskan bahwa peresmian Majelis Dzikir Shuhufil Ula ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Lebih dari itu, majelis ini didirikan sebagai wadah untuk menyemai nilai-nilai toleransi dan menangkal tumbuhnya bibit-bit intoleransi di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kita harus terus melahirkan bibit-bibit toleransi dan cinta tanah air. Jangan biarkan ruang-ruang di negeri ini diisi oleh paham intoleransi. Melalui Majelis Dzikir Shuhufil Ula yang dikomandoi oleh Haji Hariyono, kita ingin melahirkan generasi yang berakhlak mulia, mencintai perbedaan, serta memahami bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara adalah bagian dari ibadah,” ujar Leonardo Sirait.
Lebih lanjut, Leonardo Sirait mengajak seluruh jemaah dan pengurus majelis untuk senantiasa mengedepankan kesantunan, keikhlasan, dan keistikomahan dalam mendoakan para pemimpin bangsa. Secara khusus, doa bersama dipanjatkan untuk Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar senantiasa diberikan kesehatan serta kekuatan dalam memimpin bangsa.
”Mari kita terus mendoakan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan tulus dan istikamah. Semoga beliau berdua selalu diberikan kesehatan dan kelancaran untuk menjalankan program-program pembangunan demi kemajuan seluruh rakyat Indonesia,” tambahnya.
Majelis Dzikir Shuhufil Ula Laskar Gibran ini diharapkan menjadi oase spiritual yang mampu merekatkan persatuan di tengah keberagaman bangsa. Dengan mengintegrasikan doa, dzikir, dan aksi sosial, Laskar Gibran berkomitmen untuk terus mendukung stabilitas nasional serta menjadi motor penggerak kerukunan umat beragama.
Acara peresmian tersebut ditutup secara khidmat oleh Ketua Umum dengan mengucap basmalah sebagai tanda dimulainya kiprah Majelis Dzikir Shuhufil Ula.
”Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Majelis Dzikir Shuhufil Ula Laskar Gibran secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridai langkah perjuangan kita bersama untuk Indonesia yang lebih maju dan harmonis,” pungkas Leonardo Sirait.
Sementara itu, Feryandi SHDM Ketua DPW laskar Gibran Sumsel mengatakan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Pandapotan Sirait dalam kegiatan meresmikan Sekretariat Majelis Dzikir Shuhufil Ula Laskar Gibran. Peresmian ini menandai langkah strategis organisasi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya kuat secara sosial dan spiritual.
“Dan, ini akan menjadi contoh bagi kami selaku DPW Laskar Gibran Sumsel, Bahkan DPW Laskar Gibran yang ada di Indonesia,”tutupnya. (*)










