Garudaxpose.com | Probolinggo – Satlantas Polres Probolinggo turun langsung ke Alun-alun Kraksaan, Minggu (19/4/2026), untuk menggelar edukasi safety riding di tengah perayaan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo ke-280.
Sasarannya spesifik: komunitas sepeda motor dan cosplay yang ikut meramaikan rangkaian Harjakapro. Polisi mengemas sosialisasi lewat kopi darat gabungan agar pesan keselamatan lebih mengena ke anak muda.
Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Z menegaskan, ada tiga larangan utama yang disorot: konvoi liar, knalpot tidak sesuai spesifikasi, dan berkendara ugal-ugalan. Selain itu, penggunaan helm SNI dan kelengkapan surat kendaraan jadi syarat wajib.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak mau euforia Harjakapro dicoreng kecelakaan atau gangguan kamtibmas. Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan cuma karena takut ditilang,” ujar AKP Safiq, mewakili Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif.
AKP Safiq juga meminta peran orang tua dan tokoh masyarakat untuk mengawasi generasi muda. Tujuannya satu: menekan angka pelanggaran lalu lintas dan fatalitas di jalan raya selama momen perayaan.
Kegiatan ini disebut sebagai langkah preventif Polres Probolinggo Polda Jatim agar perayaan Harjakapro ke-280 tetap berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (Septyan)












