Pendidikan Bukan Warisan: Surat Terbuka dari Patia untuk Presiden Prabowo

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Pandeglang – Keresahan dari pelosok pendidikan mencuat ke permukaan. Para guru honorer di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, menyerukan keadilan melalui sebuah surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Jendral (Purn) Prabowo Subianto. Kamis (09/10/25)

 

Surat yang ditandatangani oleh Ketua Jurnalis Banten Bersatu, Kasman, itu mengungkap kekhawatiran terhadap dugaan praktik nepotisme dalam proses pengusulan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) untuk formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya di sektor pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kasus yang menjadi sorotan berawal dari SDN Ciawi 2, tempat Kepala Sekolah Ayip Nursadi diduga mengusulkan anak kandungnya sendiri sebagai TKS. Ironisnya, sang anak belum memenuhi syarat administratif, karena masih berstatus mahasiswa aktif dan hanya berijazah SLTA. Masa pengabdiannya pun baru dimulai sekitar Juli 2023.

 

Dalam sebuah wawancara di Gedung PGRI Kecamatan Patia, Ayip Nursadi mengakui pengusulan tersebut. Ia bahkan turut menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) sebagai bentuk dukungan administratif terhadap anaknya.

 

Pengusulan ini diduga dilakukan pada Oktober 2025, bersamaan dengan masa krusial seleksi PPPK, memicu gelombang kekecewaan dari kalangan guru honorer.
Suara dari Akar Rumput
“Di Kecamatan Patia saja, terdapat lebih dari 50 guru honorer aktif yang telah puluhan tahun mengabdi dalam keterbatasan. Tapi harapan mereka seolah dikalahkan oleh praktik yang tak mencerminkan keadilan,” tegas Kasman dalam pernyataan resminya.

 

Melalui surat terbuka tersebut, Kasman dan para pendidik meminta Presiden Prabowo untuk memberikan perhatian serius dan mendesak Kemendikbudristek serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengusulan TKS dan seleksi PPPK, terutama di daerah-daerah terpencil.

 

“Kami tidak ingin pendidikan dijadikan ladang warisan berdasarkan hubungan darah, bukan prestasi dan pengabdian. Dunia pendidikan harus terbebas dari praktik nepotisme dan penyalahgunaan wewenang,” tulis Kasman dalam surat tersebut.

 

Pihaknya menegaskan bahwa keberpihakan terhadap guru honorer adalah wujud nyata dari keberpihakan negara terhadap masa depan bangsa. Jika etika dan prinsip keadilan tidak dijunjung dalam proses rekrutmen tenaga pendidik, maka cita-cita Indonesia Emas 2045 akan berada dalam ancaman.

 

Surat terbuka dari Patia ini merupakan bentuk jeritan dari mereka yang telah lama mengabdi tanpa kepastian. Para guru berharap, Presiden Prabowo dapat menjadi pelindung bagi mereka yang telah mendidik anak bangsa di tengah keterbatasan.
“Keberpihakan kepada guru honorer adalah cerminan keberpihakan negara terhadap masa depan bangsa.

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haul Akbar Kunir Kidul Sukses, Kades Derajat Ali Fatoni dan Ketua Panitia Ustadz Marjuki Apresiasi Warga Sumbang Rp24 Juta Lebih
Gubernur Koster Apresiasi Prestasi Tiga Atlet Disabilitas Bali, Siapkan Bonus dan Dukungan Pendidikan
Wujud Sinergi Lintas Wilayah, Kantah Kabupaten Serang Sukseskan Program PTSL dan Bedah Rumah di Kampung Ambon
Jumat Berkah, Satlantas Polres Lumajang Bagikan Nasi Kotak kepada Sopir Truk
240 Tukang Becak Brebes Ikuti Pelatihan Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo, Sekali Cas Bisa Tempuh 60 Km – Pak Adnan Karangsari Menangis Terharu
HUT ke-75 Humas Polri, Polres Lumajang Sumbang 35 Kantong Darah untuk Masyarakat
Bagikan 1000 Sembako Libatkan 13 UMKM, KDS Probolinggo Semakin Peduli di Usia 23 Tahun
Wisata Ceria Wartawan Cilegon Bareng Anak Yatim di Avery Coconut Island Dalam Rangka HUT Ke-26 Provinsi Banten

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:07 WIB

Haul Akbar Kunir Kidul Sukses, Kades Derajat Ali Fatoni dan Ketua Panitia Ustadz Marjuki Apresiasi Warga Sumbang Rp24 Juta Lebih

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Gubernur Koster Apresiasi Prestasi Tiga Atlet Disabilitas Bali, Siapkan Bonus dan Dukungan Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Wujud Sinergi Lintas Wilayah, Kantah Kabupaten Serang Sukseskan Program PTSL dan Bedah Rumah di Kampung Ambon

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Jumat Berkah, Satlantas Polres Lumajang Bagikan Nasi Kotak kepada Sopir Truk

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:16 WIB

240 Tukang Becak Brebes Ikuti Pelatihan Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo, Sekali Cas Bisa Tempuh 60 Km – Pak Adnan Karangsari Menangis Terharu

Berita Terbaru