Pancasila Harus Jadi Fondasi Kebijakan yang Melindungi Kelompok Rentan

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"ba65b7530c0d41f5bf1d733838d07a3b","appversion":"8.0.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"retouch","originAppId":"7356","exportType":"","editType":"","alias":"","enterFrom":"enter_launch","capability_key":["portrait","edit"],"capability_extra_v2":{"edit":[{"panel":"one_key_generate"}]},"effect_type":"tool","effect_id":"portrait"},"source_type":"hypic","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"client_key":"awgvo7gzpeas2ho6","template_id":"","filter_id":[],"capability_key":["portrait","edit"],"capability_extra_v2":{"edit":[{"panel":"one_key_generate"}]}}"}

GarudaXpose.com | Lumajang – Peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat melalui kebijakan dan pembangunan yang menghadirkan keadilan sosial, bukan sekadar menjadi simbol atau slogan kebangsaan.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Senin (1/6/2026).

Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibacakannya, Yudha menegaskan bahwa kekuatan Pancasila tidak terletak pada seberapa sering ia diperingati, melainkan pada sejauh mana nilai-nilainya diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan penyelenggaraan pemerintahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan lagi menjaga Pancasila sebagai dokumen ideologis negara, tetapi menerjemahkannya menjadi kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

“Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol atau sekadar tulisan di dinding. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus hadir dalam perilaku, cara berpikir, dan tindakan kita sebagai warga negara,” ujarnya.

Dalam konteks pembangunan, hal itu berarti memastikan setiap kebijakan publik mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat luas, terutama kelompok rentan dan warga yang membutuhkan perlindungan negara.

Karena itu, pembangunan tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, keberhasilannya harus tercermin dari semakin terbukanya akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, perlindungan sosial, dan kesempatan hidup yang lebih baik.

Yudha menegaskan bahwa sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, harus menjadi orientasi utama dalam setiap proses pembangunan. Sebab di situlah Pancasila menemukan maknanya yang paling konkret dalam kehidupan masyarakat.

Di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan tantangan global yang semakin kompleks, nilai-nilai Pancasila juga menjadi jangkar moral agar pembangunan tidak meninggalkan aspek kemanusiaan.

Pemerintah, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap program dan kebijakan tidak hanya menghasilkan kemajuan, tetapi juga memperkecil kesenjangan serta memperkuat rasa keadilan di tengah masyarakat.

Momentum Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat bahwa ideologi bangsa akan tetap relevan apabila mampu diterjemahkan menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi rakyat.

Karena itu, Yudha mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Pancasila sebagai pedoman tindakan, bukan sekadar warisan sejarah.

“Pancasila harus hidup dalam setiap langkah pembangunan dan kehidupan masyarakat. Ketika keadilan sosial semakin dirasakan rakyat, saat itulah nilai-nilai Pancasila benar-benar bekerja,” tegasnya.

Melalui semangat tersebut, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi refleksi kebangsaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif, berpihak kepada rakyat, dan berlandaskan nilai-nilai keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Belum Kantongi Izin, Pembangunan Pabrik di Tengah Permukiman Warga Jambe Tuai Sorotan
Tragedi di Curug Rambu Kasang: Pelajar SMPN-2 Bulakamba Tewas Tenggelam Terseret Arus
“Pilih Sekda Profesional atau Pertaruhkan Masa Depan Banyuwangi”.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Hj. Aida Hubaedah Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026
Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Pedoman Bernegara
Polsek Cikupa Cek TKP Kebakaran Bengkel di Cikupa Sebabkan Satu Orang Meninggal
Peringati Hari Lahir PANCASILA, Ketum FORJI Lumajang: PANCASILA sebagai Pemersatu di Tengah Perbedaan
Ibadah Waisak Berlangsung Khidmat dan Aman, Polresta Tangerang Beri Pengamanan Optimal

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:35 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin, Pembangunan Pabrik di Tengah Permukiman Warga Jambe Tuai Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pancasila Harus Jadi Fondasi Kebijakan yang Melindungi Kelompok Rentan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:37 WIB

Tragedi di Curug Rambu Kasang: Pelajar SMPN-2 Bulakamba Tewas Tenggelam Terseret Arus

Senin, 1 Juni 2026 - 05:04 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Hj. Aida Hubaedah Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 04:53 WIB

Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Pedoman Bernegara

Berita Terbaru