Garudaxpose.com |Banyuwangi – Pekerjaan proyek rehabilitasi jalan aspal hotmix di ruas jalan Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, menuai sorotan. Pasalnya, jalan yang baru beberapa bulan selesai dikerjakan tersebut kini sudah mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Kondisi di lapangan menunjukkan banyaknya tambalan, aspal terkelupas, serta retakan yang mulai muncul. Hal ini menimbulkan kekecewaan bagi para pengguna jalan dan warga sekitar yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Salah seorang pengendara roda dua yang kerap melintas mengungkapkan bahwa jalan tersebut sebelumnya sempat diperbaiki dengan metode tambal sulam, namun kini kembali rusak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Awalnya aspal rusak dan mengelupas, lalu ditambal. Tapi sekarang rusak lagi. Sepertinya hanya ditambal tipis saja. Kalau dilihat dari dekat, bahkan terlihat tanah dasar berwarna kuning,” ujarnya kepada awak media, Minggu (26/4/2026).
Berdasarkan informasi dari LPSE Kabupaten Banyuwangi, pekerjaan aspal hotmix tersebut dikerjakan oleh CV Putera Gemilang dengan nilai anggaran ratusan juta rupiah, yang dilaksanakan pada akhir tahun 2025.
Sejumlah warga pun berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait terhadap kualitas pekerjaan tersebut. Salah satu tokoh masyarakat berinisial (PN) menegaskan pentingnya pengawasan dalam setiap proyek infrastruktur.
“Ini kan satu-satunya jalan yang dilalui masyarakat untuk menunjang ekonomi, apalagi juga akses menuju kawasan wisata yang menjadi ikon nasional. Kami berharap pekerjaan dilakukan dengan serius dan diawasi ketat oleh dinas terkait, jangan sampai asal dikerjakan oleh kontraktor,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh, agar jalan tersebut dapat kembali berfungsi dengan baik dan aman bagi pengguna.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana CV Putera Gemilang maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi tersebut.













