Mahasiswa UNNES Tanamkan Apresiasi Budaya Lewat Pembelajaran Seni Tari dan Wayang di SMK Negeri 1 Semarang

- Penulis

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UNNES Tanamkan Apresiasi Budaya Lewat Pembelajaran Seni Tari dan Wayang di SMK Negeri 1 Semarang (Senin, 3/11/2025)

SEMARANG,GarudaXpose.com-Kreativitas dan pelestarian budaya menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Program Latihan Kependidikan (Lantip) 5 Universitas Negeri Semarang (UNNES) tahun 2025. Salah satu peserta yang berperan aktif adalah Tsiltsi Afifah Febrianti, mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tari, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES semester 7. Bersama rekannya, Alfonza Araneki Valentine Hanadayinta, Tsiltsi melaksanakan kegiatan Lantip di SMK Negeri 1 Semarang selama 45 hari, terhitung mulai 11 Juli 2025 hingga 3 September 2025,(Senin , 3/11/2025) 

Dalam program ini, mereka mengampu mata pelajaran Seni Budaya dengan fokus utama pada materi Koreografi Tari, Analisis Kritik Tari, dan Pengetahuan Wayang. Melalui pendekatan eksploratif, siswa diajak untuk memahami elemen-elemen dasar tari seperti ruang, waktu, dan tenaga, kemudian menggabungkannya menjadi karya koreografi sederhana. Setiap kelompok diberikan kebebasan untuk mengekspresikan ide mereka, baik melalui tema tradisional maupun modern. Hal ini memungkinkan siswa untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam seni tari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Tsiltsi dan Alfonza juga memberikan materi Analisis Kritik Tari, yang mengajarkan siswa untuk menilai dan mengapresiasi sebuah karya tari dari aspek bentuk, isi, dan makna. Kegiatan ini melatih kemampuan berpikir kritis serta menumbuhkan rasa menghargai terhadap proses kreatif orang lain. Dengan demikian, siswa tidak hanya dapat menciptakan karya seni, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Pengetahuan Wayang juga menjadi bagian penting dalam program ini, di mana Tsiltsi dan Alfonza menampilkan demonstrasi tata rias perwayangan secara langsung di depan kelas. Para siswa pun dilibatkan secara aktif untuk mencoba praktik merias wajah tokoh pewayangan. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan siswa pada kekayaan budaya Nusantara, tetapi juga memberikan mereka kesempatan untuk mengembangkan keterampilan seni dan memahami nilai-nilai simbolik dalam wayang.

Kegiatan Lantip 5 ini bukan hanya menjadi ajang praktik mengajar, tetapi juga wujud nyata kontribusi mahasiswa UNNES dalam memperkenalkan nilai-nilai budaya dan kesenian di lingkungan pendidikan vokasi. Melalui pembelajaran yang inspiratif, menyenangkan, dan bermakna, Tsiltsi dan Alfonza berhasil menanamkan apresiasi budaya pada siswa SMK Negeri 1 Semarang. Program ini juga menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi sarana efektif untuk mengembangkan kreativitas, kritis, dan karakter siswa.

Mahasiswa UNNES Tanamkan Apresiasi Budaya Lewat Pembelajaran Seni Tari dan Wayang di SMK Negeri 1 Semarang (Senin, 3/11/2025)

Program ini sejalan dengan semangat “Conserve” yang diusung oleh Universitas Negeri Semarang, yakni komitmen untuk melestarikan nilai budaya, lingkungan, dan pendidikan. Tsiltsi berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga dalam kariernya sebagai calon pendidik seni yang berkompeten, berkarakter, dan berbudaya. Dengan demikian, ia dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Tsiltsi dan Alfonza juga mendapatkan bimbingan dan arahan dari guru pamong dan dosen pembimbing lapangan, yang membantu mereka meningkatkan profesionalisme mengajar. Dengan pengalaman ini, mereka diharapkan dapat menjadi pendidik yang lebih siap dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan kesenian dalam pembelajaran di sekolah*

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat Sebelum Viral, Anggota DPRD Murnaeni,S.E Tanggapi Kondisi Gedung SDN Kubangsari 03
3 Ruang Kelas SD di Brebes Ambruk Bertahun-tahun, Puluhan Siswa Terpaksa Belajar Bergiliran Sampai Sore
Nominal PIP Siswa Kelas VI SDN Pasir Muncang I Rp225 Ribu, Diduga Sesuai Tahap Pencairan
Semangat Hari Kartini Warnai Persiapan Rapat Kerja DKKT Kabupaten Tangerang
Haru dan Pesan untuk Masa Depan: SMAN 3 Brebes Lepas 11 Kelas XII Lewat Apel Pelepasan Bersama Orang Tua
Rektor IAD Probolinggo Tembus Lereng Gunung, Perkuat Pendidikan Madrasah Hingga Pelosok
Luar Biasa!, 16 Peserta Didik SMKN 1 Lumajang Lulus SNBP 2026
Bayang Luka di Balik Pintu Kelas: Kasus Perundungan Berulang di SD Brebes Ungkap Rapuhnya Pengawasan dan Kasih Sayang

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 15:00 WIB

Gerak Cepat Sebelum Viral, Anggota DPRD Murnaeni,S.E Tanggapi Kondisi Gedung SDN Kubangsari 03

Rabu, 22 April 2026 - 17:19 WIB

3 Ruang Kelas SD di Brebes Ambruk Bertahun-tahun, Puluhan Siswa Terpaksa Belajar Bergiliran Sampai Sore

Rabu, 22 April 2026 - 08:04 WIB

Nominal PIP Siswa Kelas VI SDN Pasir Muncang I Rp225 Ribu, Diduga Sesuai Tahap Pencairan

Selasa, 21 April 2026 - 11:55 WIB

Semangat Hari Kartini Warnai Persiapan Rapat Kerja DKKT Kabupaten Tangerang

Senin, 20 April 2026 - 06:54 WIB

Haru dan Pesan untuk Masa Depan: SMAN 3 Brebes Lepas 11 Kelas XII Lewat Apel Pelepasan Bersama Orang Tua

Berita Terbaru

Wisata

Menjaga Mutu Durian Lumajang di Tengah Tekanan Iklim

Senin, 27 Apr 2026 - 01:49 WIB