Kadinkes Kabupaten Tangerang Bongkar “Ketakutan” Kepala Puskesmas Jayanti: Takut Diliput Karena Banyak yang Minta Uang?

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | Kabupaten Tangerang – Pernyataan mengejutkan keluar dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, saat ditanya soal sulitnya awak media melakukan peliputan kegiatan di Puskesmas Jayanti. Bukannya memberi solusi, jawaban Kadis justru memicu tanda tanya besar: “Biasanya Kepala Puskesmas takut diliput, karena banyak yang meminta uang,” ujar Hendra lewat pesan WhatsApp, Jumat (12/12/25).

Ucapan itu langsung membuat sejumlah wartawan terperangah. Jika benar, ini berarti ada “tradisi ketakutan” di internal Puskesmas hanya karena bayang-bayang pungutan liar dari oknum tertentu. Namun jika tidak benar, apakah pernyataan Kadis ini cuma alibi untuk menutupi masalah lain yang lebih besar?

Awak media menilai jawaban tersebut tidak menyelesaikan inti persoalan: mengapa Puskesmas Jayanti begitu tertutup dan seolah alergi terhadap liputan kegiatan publik? Bukankah instansi pemerintah justru wajib terbuka, transparan, dan siap diaudit oleh media sebagai representasi masyarakat?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transparansi bukan pilihan itu kewajiban. Media hadir untuk memastikan akuntabilitas, memberi informasi publik yang benar, dan mencegah praktik penyimpangan di lapangan. Jika instansi pemerintah sampai “takut” disorot media, publik wajar bertanya: Ada apa sebenarnya di dalam Puskesmas Jayanti?

Jawaban KadinKes hanya membuka satu pintu: pintu kecurigaan. Selanjutnya, publik menunggu jawaban yang lebih jelas bukan sekadar alasan yang membuat semakin banyak tanda tanya daripada penjelasan.

 

(Spi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Layanan Khitan UPTD Puskesmas Kutabumi Dorong Akses Sunat Aman dan Terjangkau
Pemkab Tangerang Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Rembug Lansia di Banyuwangi, Ikhtiar Tingkatkan Derajat Kesejahteraan Lansia
Jadi Best Practice Daerah Inklusif, Perkins International Gelar Lokakarya di Banyuwangi
Enam Hari Terbaring Sakit, Warga Tegalrejo Diduga Terabaikan, LBH Gadjah Mada Indonesia Soroti Peran Kades dan Camat Tegalsari
LBH GADJAH MADA INDONESIA Kembali Kawal Pasien Tidak Mampu Berobat di RS Al Huda Genteng
Kapolsek Pasirian Hadiri Mini Lokakarya Lintas Sektor UPT Puskesmas Pasirian, Bahas Kesehatan dan Stunting
Berhenti Menyalahkan Budaya – Pernikahan Anak adalah Soal Uang dan Siapa yang Memegang Kendali

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:22 WIB

Layanan Khitan UPTD Puskesmas Kutabumi Dorong Akses Sunat Aman dan Terjangkau

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

Pemkab Tangerang Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:11 WIB

Rembug Lansia di Banyuwangi, Ikhtiar Tingkatkan Derajat Kesejahteraan Lansia

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:02 WIB

Jadi Best Practice Daerah Inklusif, Perkins International Gelar Lokakarya di Banyuwangi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:32 WIB

Enam Hari Terbaring Sakit, Warga Tegalrejo Diduga Terabaikan, LBH Gadjah Mada Indonesia Soroti Peran Kades dan Camat Tegalsari

Berita Terbaru