Garudaexpose | Tapanuli Selatan — Bencana longsor kembali melanda wilayah Tapanuli Selatan setelah hujan ekstrem mengguyur kawasan tersebut selama dua malam berturut-turut. Peristiwa terjadi di Desa Sibangkua, Kecamatan Angkola Barat, dan menyebabkan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Padangsidimpuan–Sibolga tertutup total sejak Selasa (25/11/2025).
Material longsor yang berasal dari tebing di sisi jalan langsung menimbun badan Jalinsum dan menyeret sebuah mobil tangki yang tengah terparkir. Kendaraan tersebut terseret hingga menghantam rumah milik Marihot Siregar (49), membuat kondisi semakin parah. Mobil yang terjepit antara timbunan tanah dan dinding rumah warga itu menutup seluruh akses jalan, mengakibatkan antrean kendaraan mengular hingga dua kilometer.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hujan turun dua malam. Bukit di samping jalan langsung longsor. Mobil tangki yang terparkir di sisi kanan jalan tidak bisa mengelak dan akhirnya menghantam rumah saya,” ungkap Marihot menceritakan detik-detik kejadian.
Hingga pukul 10.00 WIB, belum terlihat upaya pembersihan material longsor di lokasi. Tidak satu pun alat berat dari BPBD Tapanuli Selatan maupun dinas terkait tampak di area terdampak, membuat warga cemas karena jalur tersebut merupakan akses vital menuju Batang Toru dan Sibolga.
Petugas gabungan dari Sat Lantas Polres Tapsel, BPBD, dan Dishub telah ditempatkan di sekitar Kelok Lima untuk mengatur arus lalu lintas. Mereka mengimbau seluruh pengendara agar memutar balik demi menghindari antrean panjang, sebab kondisi jalur masih belum memungkinkan untuk dilalui.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan dan pembersihan material longsor masih menunggu penanganan dari tim terkait. Warga berharap alat berat segera diturunkan agar jalur utama ini bisa kembali berfungsi dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal kembali.(Red)
Penulis : Redaksi













