Jaga Lumbung Pangan, Lumajang Perkuat Sistem Irigasi Berkelanjutan

- Penulis

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa penguatan sistem irigasi menjadi kunci utama menjaga ketahanan pangan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat, di tengah meningkatnya kebutuhan air dan terbatasnya sumber daya yang tersedia.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyampaikan bahwa sektor pertanian yang menjadi tulang punggung daerah sangat bergantung pada ketersediaan air yang terkelola dengan baik.

“Air ibarat darah bagi pertanian. Jika alirannya terganggu, maka produktivitas juga akan ikut terganggu,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, tantangan ke depan semakin kompleks. Kebutuhan air terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi, sementara ketersediaan air cenderung semakin terbatas. Kondisi ini menuntut adanya sistem irigasi yang tidak hanya berfungsi teknis, tetapi juga terintegrasi dan berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Lumajang mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Irigasi sebagai landasan hukum dalam pengelolaan sumber daya air yang lebih komprehensif.

Menurutnya, regulasi ini tidak hanya mengatur distribusi air, tetapi juga memperkuat sistem secara menyeluruh, mulai dari perlindungan petani, pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), hingga pengelolaan aset irigasi.

“Ini bukan sekadar soal mengalirkan air, tetapi bagaimana kita memastikan sistemnya kuat dan berkelanjutan untuk masa depan pertanian,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga fungsi saluran irigasi dari berbagai ancaman, seperti alih fungsi lahan dan penyempitan sempadan yang dapat mengganggu distribusi air.

Jika tidak dikendalikan, kondisi tersebut berpotensi menurunkan produktivitas pertanian dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

Lebih jauh, Mas Yudha menegaskan bahwa penguatan sistem irigasi memiliki peran strategis dalam mewujudkan Lumajang sebagai lumbung pangan di Jawa Timur, sebagaimana tertuang dalam rencana pembangunan daerah.

“Ketahanan pangan tidak akan tercapai tanpa irigasi yang baik. Ini menjadi fondasi utama,” ujarnya.

Ia berharap, Raperda Irigasi dapat dibahas secara komprehensif bersama DPRD agar menghasilkan kebijakan yang kuat dan implementatif, serta mampu menjawab tantangan pengelolaan air di masa depan.

Dengan penguatan regulasi dan sistem irigasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis sektor pertanian akan semakin produktif, tangguh, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Info Denpasar Bali Soal Penertiban Baliho, Spanduk dan Rakor TP PKK 2026
Info Bali Soal Giat IBTK Pura Agung Luhur Besakih
Seluruh Fraksi DPRD Bali Dukung Dua Ranperda Strategis Usulan Gubernur Koster 
Pemprov dan OJK Sinergi Dukung Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi Bali
Kasus Dugaan Pengeroyokan Pelajar di Jember Barat Meredup, Keluarga Korban Sepakati Ganti Rugi Rp25 Juta
Komisi III DPRD Kota Tangerang Dorong Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
LSM KCBI Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Desa di Jonggol ke Kejari Bogor
KUD Wanasari Disiapkan Jadi ‘Tol’ Ekonomi Desa: Brebes Bidik Percontohan Nasional Hub Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 02:34 WIB

Info Denpasar Bali Soal Penertiban Baliho, Spanduk dan Rakor TP PKK 2026

Rabu, 15 April 2026 - 02:17 WIB

Jaga Lumbung Pangan, Lumajang Perkuat Sistem Irigasi Berkelanjutan

Rabu, 15 April 2026 - 02:00 WIB

Info Bali Soal Giat IBTK Pura Agung Luhur Besakih

Rabu, 15 April 2026 - 00:57 WIB

Pemprov dan OJK Sinergi Dukung Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi Bali

Selasa, 14 April 2026 - 15:21 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Pelajar di Jember Barat Meredup, Keluarga Korban Sepakati Ganti Rugi Rp25 Juta

Berita Terbaru

Bali

Info Bali Soal Giat IBTK Pura Agung Luhur Besakih

Rabu, 15 Apr 2026 - 02:00 WIB