IMA MADINA PEKANBARU MENGECAM KERAS DUGAAN PENGANIAYAAN DAN PEMBACOKAN DI TAMBANG, KAPOLRES MADINA SIAP BERIKAN ATENSI

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com l MANDAILING NATAL — Dugaan kasus penganiayaan dan pembacokan yang dialami Timbul Rizki dan Rama Timbul di wilayah Siarahan, Huta bargot, Desa Huta bargot Nauli, Kecamatan Huta bargot, Kabupaten Mandailing Natal, mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk IMA Madina Pekanbaru.

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi persoalan tersebut, Kapolres Mandailing Natal menyatakan siap memberikan atensi terhadap laporan korban pada tanggal 26 Agustus 2026 sekitar pukul 15.30 WIB, dengan nomor STPLP/B/137/VIII/2026/SPKT/POLSEK PANYABUNGAN/POLRES MADINA/POLDA SUMUT, terkait dugaan penganiayaan dan pembacokan yang terjadi di kawasan tambang Huta bargot tersebut.

 

 

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Madina saat kegiatan silaturahmi bersama mahasiswa dan aktivis pemuda Mandailing Natal di Mapolres Madina pada Jumat sore, 28 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, persoalan keamanan dan penegakan hukum di tengah masyarakat turut menjadi salah satu pembahasan.

 

 

“Terkait laporan polisi atas dugaan penganiayaan dan pembacokan yang di Polsek Panyabungan tersebut, saya atensi dan akan saya hubungi nanti Kapolsek Panyabungan,” tutur Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy

 

 

Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru menyatakan sikap tegas dan mengutuk keras dugaan tindakan penganiayaan dan pembacokan terhadap Timbul Rizki dan Rama Timbul di wilayah Huta bargot

 

 

Ketua umum IMA Madina Pekanbaru, Frendi Hermawan Nasution, menegaskan bahwa setiap tindakan kekerasan terhadap masyarakat tidak boleh dibiarkan dan harus ditangani melalui mekanisme hukum yang berlaku

 

 

“IMA Madina Pekanbaru mengutuk keras dugaan penganiayaan dan pembacokan terhadap saudara Timbul Rizki dan Rama Timbul. Kami mendesak aparat penegak hukum agar segera melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional, objektif, serta transparan,” tegas Frendi Hermawan Nasution

 

 

Menurut Frendi, aparat penegak hukum diharapkan tidak hanya melakukan pemeriksaan awal, tetapi juga mengusut perkara tersebut secara menyeluruh guna memastikan fakta hukum, mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab, serta memberikan kepastian hukum kepada korban

 

 

“Kami akan mengawal persoalan ini sampai menemukan titik terang. Jangan sampai dugaan kekerasan terhadap masyarakat justru berhenti tanpa kejelasan dan tanpa pertanggungjawaban hukum,” ujarnya

 

 

IMA Madina Pekanbaru juga menegaskan bahwa proses penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan tanpa pandang bulu. Apabila dalam proses penyelidikan dan penyidikan nantinya ditemukan adanya tindak pidana, pihak yang terbukti bertanggung jawab diminta diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

 

“Ini bukan semata persoalan individu, tetapi menyangkut rasa aman dan keadilan masyarakat. Kami meminta aparat menunjukkan keseriusan dalam menangani perkara ini. Hukum harus menjadi panglima dan tidak boleh kalah oleh kepentingan siapa pun,” pungkas Frendi ketua umum ima Madina Pekanbaru.

 

 

Sementara itu, adanya pernyataan Kapolres Madina yang siap memberikan atensi terhadap persoalan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memastikan laporan dugaan tindakan penganiayaan dan pembacokan di kawasan Huta bargot dapat ditangani secara profesional dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

 

 

Hingga proses hukum berjalan, seluruh pihak diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menyerahkan pengungkapan fakta kepada aparat penegak hukum.

 

 

(Tim Redaksi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apotik Anisa di Dusun Pondok Jeruk, Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang Ambruk, Menimpa Warga
DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT KE 81 DAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW.1448 H.DAN SELAMETAN/DESA JELBUK
Info Bali Seputar Penutupan Bimtek Bina Posyandu Angkatan XI 2026
Dr.Ir.H.Guntur Priambodo M.M Sambangi Delegasi PCNU Banyuwangi di Muktamar NU Jombang
Ada Dugaan Larangan dari Oknum Kepala Desa, Hendak Bagikan Sembako, Tim PT EMI Mengaku Dihambat
YAYASAN GEMILANG SAKTI JAYA GELAR TAUSIYAH DI PUSAT REHAB 6 PESERTA TUNJUK PERUBAHAN 90%, KERJASAMA DENGAN POLRES & MUI DIPERKUAT
Diduga Menjadi Kreator Konten Asusila Di Bali, WN Prancis Dideportasi Imigrasi Denpasar
Semangat Gotong Royong, MPW, MPC dan PAC Pemuda Pancasila Jakabaring Palembang Tebar Kepedulian Lewat Jumat Barokah

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Apotik Anisa di Dusun Pondok Jeruk, Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang Ambruk, Menimpa Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:34 WIB

DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT KE 81 DAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW.1448 H.DAN SELAMETAN/DESA JELBUK

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 03:04 WIB

Info Bali Seputar Penutupan Bimtek Bina Posyandu Angkatan XI 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:19 WIB

IMA MADINA PEKANBARU MENGECAM KERAS DUGAAN PENGANIAYAAN DAN PEMBACOKAN DI TAMBANG, KAPOLRES MADINA SIAP BERIKAN ATENSI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Dr.Ir.H.Guntur Priambodo M.M Sambangi Delegasi PCNU Banyuwangi di Muktamar NU Jombang

Berita Terbaru