Gubernur Koster Tegaskan Disiplin Total Demi Kesucian Karya IBTK 2026

- Penulis

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Koster Tegaskan kembali Besakih Tanpa Sampah Plastik Saat Karya IBTK 2026


Garudaxpose.com l Karangasem Bali – Menjelang puncak pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen kuat menjaga kesucian kawasan suci Pura Agung Besakih melalui kebijakan tegas pengendalian sampah, khususnya larangan total plastik sekali pakai.

Komitmen ini mengemuka dalam rapat persiapan akhir di Ruang Rapat Gedung Wyata Graha, Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Karangasem, Selasa (31/3).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur strategis, antara lain Danrem 163/Wirasatya, perwakilan Polda Bali, perwakilan Pemkab Karangasem, sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemprov Bali, Kepala Badan Pengelola Kawasan Besakih, serta prajuru Pura Agung Besakih.

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa seluruh aktivitas di kawasan parahyangan harus bebas dari sampah plastik. “Yang ke parahyangan itu semuanya non plastik. Tidak boleh ada tas kresek, botol plastik, gelas plastik. Semua harus bersih, ini soal kesucian,” tegasnya.

Seluruh pemedek yang masuk akan diperiksa. Jika masih membawa plastik sekali pakai, maka tidak diperkenankan masuk sebelum diganti. Tidak hanya itu, prinsip “bawa masuk – bawa pulang” juga diberlakukan secara ketat.

“Apa yang dibawa masuk harus dibawa pulang. Jangan buang di jalan, jangan di kawasan suci. Ini harus terus diumumkan, disampaikan, dan disebarluaskan agar seluruh masyarakat tahu” ujar Wayan Koster.

Demi suksesnya harapan mulia untuk kesucian Pura Agung Besakih dan kebersihan alam, edukasi dan sosialisasi secara Masif serta Pengawasan Ketat akan terus dilakukan. Sebagai penguatan, panitia telah menyiapkan: Sekitar 200 spanduk himbauan kebersihan, Edukasi langsung di lapangan, Pengumuman berulang melalui pengeras suara, serta Kampanye melalui media sosial.

Selain itu, pengawasan akan diperkuat dengan: Penempatan petugas di titik rawan, Pemantauan melalui CCTV, hingga Penindakan terhadap pelanggaran.

Titik rawan yang menjadi perhatian antara lain: Parkir Kedundung, Kawasan pedagang Bencingah, Jalur pergerakan pemedek, hingga beberapa area yang sering dimanfaatkan pemedek untuk beristirahat.

Isu lain yang menjadi perhatian serius adalah kebersihan pedagang dan keamanan pangan. Panitia bersama BPOM, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas akan melakukan: Edukasi pedagang, Sampling makanan, hingga Pemeriksaan rutin harian.

Sanksi Tegas. Terhadap Pelanggar


Sanksi tegas akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi kasus keracunan makanan yang dapat mencoreng pelaksanaan karya. “Kalau masih bandel, kita tutup dan blacklist. Ini menyangkut kesehatan masyarakat,” tegas Koster.

Gerakan Kolektif Jaga Kesucian

Tidak hanya pemerintah, berbagai unsur juga dilibatkan guna mendukung penyelenggaraan IBTK 2026. mulai Sekolah (SD, SMP, SMA), Komunitas relawan, Pedagang, hingga Desa adat seputaran Besakih. Gerakan ini menjadi simbol gotong royong menjaga kesucian Besakih.

Di tengah arus ribuan pemedek yang akan hadir selama 21 hari, pesan Gubernur terasa sederhana namun kuat: “Ini bukan hanya soal acara besar, ini tentang menjaga kesucian Pura Agung Besakih, kesucian upacara yang digelar. Kalau kita disiplin, Besakih tetap suci dan bersih.” pungkas Gubernur Wayan Koster.(Leonk/Gustra*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Mitigasi Banjir dari Lingkungan, Warga Mangunharjo Bersama BPBD Turun Bersihkan Drainase
Bukan Sekadar Dokumen, Wali Kota Aminuddin Dorong Arsip Jadi Fondasi Birokrasi Profesional di Probolinggo
Mangunharjo Buktikan Kualitas Tata Kelola Administrasi, Raih Posisi Kedua Lomba Tertib Arsip 2026
Antisipasi Ancaman Bencana Saat Musim Hujan, BPBD Kota Probolinggo Ajak Warga Perkuat Kesiapsiagaan
Wakapolda Bali Turun Langsung Pantau Rekayasa Lalu Lintas, Tiga Titik Strategis Jadi Sasaran Pemetaan
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem Di Sejumlah Wilayah Bali
Warga Gembong Desak Evaluasi Pengelolaan Limbah PT Mayora, Koordinator Diminta Diganti
Bupati Brebes: Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Jangan Sampai Viral Lagi Masalah Pelayanan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

Perkuat Mitigasi Banjir dari Lingkungan, Warga Mangunharjo Bersama BPBD Turun Bersihkan Drainase

Rabu, 4 November 2026 - 09:44 WIB

Mangunharjo Buktikan Kualitas Tata Kelola Administrasi, Raih Posisi Kedua Lomba Tertib Arsip 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:14 WIB

Antisipasi Ancaman Bencana Saat Musim Hujan, BPBD Kota Probolinggo Ajak Warga Perkuat Kesiapsiagaan

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIB

Wakapolda Bali Turun Langsung Pantau Rekayasa Lalu Lintas, Tiga Titik Strategis Jadi Sasaran Pemetaan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem Di Sejumlah Wilayah Bali

Berita Terbaru