BREBES,GarudaXpose.com//- Jebreeeet! Drama itu akhirnya pecah di Lapangan Sipung Jati!Laga yang ditunggu-tunggu, laga hidup mati di babak 16 besar Persaba Cup VII 2026, Sabtu (22/08/2026) sore tadi benar-benar menyajikan tontonan kelas wahid. Ratusan pasang mata memadati setiap sisi lapangan Sipung Jati Rengasbandung. Tertib, bersorak, tepuk tangan, yel-yel saling bersahutan. Sore yang cerah, tapi tensi di dalam lapangan… panas membara!
Kick Off 16.15 WIB. Dua kekuatan bertarung: KEBOGADUNG FC KEBOGADUNG vs PUTRA TERATAI KRASAK. Siapa menang dia lolos ke 8 besar, siapa kalah… harus angkat koper, harus tersingkir!
Di bawah komando pengadil lapangan yang sangat berpengalaman, Bung Sarinto sebagai wasit utama, dibantu Yoyo S dan Rendi, wasit cadangan Yatno, serta pengawas pertandingan Bung Dany Senja, laga berjalan fair, keras, dan penuh gengsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BABAK PERTAMA: TEMBOK KRASAK TAK TERTEMBUS!
Peluit panjang dibunyikan! Jebret! Kedua tim langsung tancap gas. Tensi tinggi sejak detik pertama.
Pelatih Putra Teratai Krasak, Bung Ade, memberikan instruksi yang sangat jelas kepada anak asuhnya: JANGAN KEBOBOLAN DI BABAK PERTAMA! Dan instruksi itu dijalankan dengan disiplin luar biasa oleh Pii, Agil, Riko, Sihap, dan Diki. Lini belakang Krasak menjelma menjadi tembok beton!
Di sisi lain, pelatih Kebogadung FC, Coach Fajar, harus memutar otak. Berkali-kali serangan dibangun, jual beli serangan terjadi, namun rapatnya barisan pertahanan Krasak membuat frustrasi barisan depan Kebogadung. Sampai turun minum, papan skor tak bergerak. 0-0! Masih sama kuat!
BABAK KEDUA: DRAMA, KARTU KUNING, DAN GOL PEMECAH KEBUNTUAN!
Masuk babak kedua, kedua pelatih memberikan pengarahan, bagaimana caranya mencuri gol terlebih dahulu. Menit demi menit berjalan, sampai menit ke-40… belum ada perubahan. Tensi semakin tinggi, darah muda semakin mendidih!
Wasit Bung Sarinto harus ekstra keras dan tegas! Tak segan-segan, tiga kartu kuning harus keluar dari sakunya untuk pemain Kebogadung FC. Puncaknya di menit ke-37 babak kedua, striker bernomor punggung 9, Andik Odang, diganjar kartu kuning. Odang protes, membantah, “Saya ambil bola, Bung!” teriaknya. Tapi keputusan wasit adalah mutlak! Kartu kuning tetap melayang!
Coach Fajar tak tinggal diam. Ia melakukan rotasi berani! Pemain depan Trimbil dimasukkan, Joya ditarik keluar. Dan keputusan ini… menjadi pembeda!
Pertandingan semakin hidup! Serangan demi serangan Kebogadung selalu dimentahkan oleh penampilan cemerlang penjaga gawang Putra Teratai, Dani yang tampil luar biasa hari ini!
Hingga akhirnya… menit ke-55 menjadi saksi!
Corner Kick! Bola mati! Tendangan sudut dieksekusi pemain pengganti, bola melambung indah, mengarah tepat di depan gawang. Dan di sana…
JEBREEEET! GOLLLLLL!!!
Pemain nomor punggung 2, WAGESKA, melompat lebih tinggi dari siapapun! Sundulan kepala maut! Bola tak mampu dijangkau kiper Krasak! Masuk! Gol semata wayang yang sangat mahal di menit ke-56!
Skor berubah 1-0!
Putra Teratai mencoba bangkit, mencoba membalas, tapi waktu tak berpihak. Hingga peluit panjang 2×30 menit dibunyikan wasit Bung Sarinto, skor 1-0 tak berubah untuk kemenangan Kebogadung FC!
FULL TIME: KEBOGADUNG FC 1-0 PUTRA TERATAI KRASAK
Dengan hasil ini, Kebogadung FC memastikan diri lolos ke babak 8 besar Persaba Cup VII 2026, sementara langkah Putra Teratai Krasak harus terhenti dengan kepala tegak di babak 16 besar.
Laga sore ini turut disaksikan langsung oleh Ketua Panitia H. Kasirun, S.Pd yang duduk di tribun kehormatan bersama Bendahara PSSI Kabupaten Brebes Drs. Bambang Purwanto.
Usai laga, Ketua Panitia H. Kasirun, S.Pd berpesan, untuk laga besok Minggu (23/08) selaku tuan rumah akan melakoni laga kontra Sinar Muda Klampis, seluruh panitia harus tetap solid dan menjalankan tugas sesuai arahan.
Bravo Persaba Cup VII! Bravo Sepakbola Brebes!***
(4905)














