DPC Kabupaten Tangerang Menolak Keras, Niat Budi Arie Gabung Ke Gerindra Patut Dipertanyakan : Bukan Tempat Singgah

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GarudaXpose.com | Kabupaten Tangerang – Rencana eks, Menteri Koperasi Copotan Presiden Prabowo Subianto Budi Arie Setiadi untuk bergabung ke partai gerindra mendapat penolakan keras dari Kader Partai, penolakan tersebut langsung disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tangerang H. Astayudin SE, menyatakan Budi Arie tidak layak gabung gerindra. Sabtu (08/11/25)

Ia menegaskan bahwa, partai gerindra ini dibangun dengan Idealisme ,bukan oportunisme dan bukan tempat persinggahan bagi mereka yang datang saat kondisi partai sedang cerah.Kami menjaga kemurnian arah perjuangan partai.tegasnya

“Kami DPC Kabupaten Tangerang menolak jika Budi Arie benar-benar ingin masuk ke Gerindra,” ujar Astayudin saat dikonfirmasi, Jumat (7/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang ini menegaskan, seluruh kader di tingkat kabupaten hingga ranting telah satu suara menolak rencana tersebut. Pihaknya menilai bahwa Gerindra di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto adalah partai yang memiliki karakter kuat, sehingga setiap kader yang masuk harus memiliki rekam jejak dan komitmen yang sejalan dengan visi partai.

“Gerindra bukan partai yang dibangun karena momentum politik, tetapi karena komitmen perjuangan. Untuk masuk ke Gerindra harus melalui proses panjang dan pembuktian, tidak bisa hanya karena posisi atau kedekatan dengan kekuasaan,” tandasnya.

Astayudin menilai, rencana bergabungnya Budi Arie Setiadi yang sebelumnya memimpin relawan Projo menimbulkan tanda tanya besar di kalangan kader Gerindra daerah. Ia menegaskan bahwa DPC Gerindra Kabupaten Tangerang berpegang pada prinsip kaderisasi.

“Kami ingin menjaga marwah partai. Jangan sampai Partai Gerindra menjadi tempat persinggahan tokoh yang kehilangan posisi politik,” katanya.

Astayudin menyebut bahwa penolakan terhadap Budi Arie juga merupakan bentuk aspirasi kader di daerah yang ingin mempertahankan nilai-nilai perjuangan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa sikap penolakan ini bukan bentuk kebencian pribadi, melainkan untuk menjaga garis perjuangan partai.

“Kami tetap tunduk pada keputusan DPP, tetapi kami punya hak menyampaikan aspirasi. Kami berharap DPP dapat mempertimbangkan dengan bijak setiap wacana perekrutan tokoh nasional agar tidak menimbulkan keresahan di tingkat bawah,” pungkasnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSI Kersana Siap Bertarung di Pemilu 2029
Beringin Probolinggo Kian Solid! Oka Mahendra Targetkan Tambahan Kursi di Pemilu 2030
PSI Brebes Fokus Validasi Data, Siap Hadapi 2029 dengan Kandang Gajah yang Solid
Kekecewaan Wong Cilik: Riyanto Tinggalkan PDIP, Sebut Proses Konfercab Brebes Tidak Demokratis
PAN BREBES SIAP KUASAI PETA POLITIK 2029! Siap Menerima kader Baru
Genting! PSI Jateng Deklarasi Perang Bullying, Siap Buka Ruang Konseling Anak
DPD Brebes Darwanto (Boos Wawan) Memimpin! Strategi “Kandang Gajah” PSI Jateng Dimulai dari Desa
Harlah Ke 53 PPP Fokus Penguatan Internal Bidik Penambahan Kursi Menuju Pemilu 2029

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 00:15 WIB

PSI Kersana Siap Bertarung di Pemilu 2029

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:59 WIB

Beringin Probolinggo Kian Solid! Oka Mahendra Targetkan Tambahan Kursi di Pemilu 2030

Senin, 19 Januari 2026 - 13:20 WIB

PSI Brebes Fokus Validasi Data, Siap Hadapi 2029 dengan Kandang Gajah yang Solid

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:38 WIB

Kekecewaan Wong Cilik: Riyanto Tinggalkan PDIP, Sebut Proses Konfercab Brebes Tidak Demokratis

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:00 WIB

PAN BREBES SIAP KUASAI PETA POLITIK 2029! Siap Menerima kader Baru

Berita Terbaru